KLIKPOSITIF – Selama operasi patuh singgalang 2022 selama 14 hari di Pariaman, pihak kepolisian setempat mencatat 345 teguran atau tilang.
Dari angka tersebut prioritas pelanggar oleh pengguna jalan tidak menggunakan helm, melawan arus dan pengemudi di bawah umur, serta penyelesaian surat sepeti SIM dan STNK.
Operasi patuh singgalang 2022 terhitung mulai tanggal 13 sampai dengan 26 Juni 2022.
Namun dari angka teguran tersebut, pihak kepolisian setempat menjelaskan pelanggaran lalulintas mengalami penurunan.
“Pelanggaran lalulintas selama operasi singgalang 2022, mengalami penurunan”, kata Kasat lantas Polres Pariaman Iptu Anggi Prasetiyo STK, SIK melalui Kasi humas Polres pariaman AKP Syafrudin.L.
“Selama operasi ini, terdapat juga pengguna jalan yang melanggar, ini lebih pelanggaran dari anak pelajar yang belum cukup untuk mengemudikan kendaraan bermotor”, katanya.
menurutnya, beruntung tidak ada kecelakaan dengan korban jiwa akibat anak di bawah umur yang nekat menggunakan kendaraan bermotor.
Rata-rata mereka melakukan pelanggaran dalam berkendara dengan tidak memenuhi surat-surat kelengkapan mengemudi atau SIM.
“Mayoritas anak yang terlbat pelanggaran merupakan anak-anak pelajar tingkat SMP dan SMA yang nekat menggunakan sepeda motor di jalan raya,” tulisnya.
Ia menambahkan, tentu saja akan meningkatkan giat beberapa titik jalan raya yang rawan kecelakaan.
Utamanya pagi hari, banyak pelajar yang berangkat ke sekolah menggunakan sepeda motor dan berkendara secara ugal-ugalanugal-ugalan.






