Selasa, 01 Sep 2026 - 00:08 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Pessel Bakal Miliki Pabrik Minyak Atsiri di Lunang, Ini Produksinya

Kiki Julnasri
Senin, 20 Jun 2022 | 17:06 WIB
Kepala Dinas Perdagangan dan Transmigrasi, Mimi Riarty Zainul.

Kepala Dinas Perdagangan dan Transmigrasi, Mimi Riarty Zainul.

Share on FacebookShare on Twitter

PESSEL, KLIKPOSITIF- Pemerintah Kabupaten Pessel (Pesisir Selatan) akan bangun pabrik minyak atsiri di Kawasan transmigrasi Kecamatan Lunang.

Minyak atsiri sendiri merupakan bahan dasar dari wangi-wangian atau minyak gosok (untuk pengobatan) alami.

Pembangunan ini merupakan buah dari usulan Pemkab ke Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sehingga dapat bantuan dari APBN.

“Alhamdulillah, usul itu berbuah manis dan telah terealisasi,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan dan Transmigrasi, Mimi Riarty Zainul.

Ia menjelaskan, pembangunan pabrik berkat usulan Pemkab Pessel ke Kemenperin.

“Pabrik ini memiliki nilai investasi sebesar Rp4 miliar. Biaya melalui DAK Kemenperin yang bersumber dari APBN 2022,” terang Mimi.

Menurutnya, pembangunan ini akan menggunakan lahan seluas lebih kurang 9.960 meter persegi, dengan luas bangunan lebih kurang 1.300 meter persegi.

Produksi Pabrik

Mimi Riarty Zainul mengatakan, pabrik ini nanti bisa memproduksi minyak kayu putih, minyak pala dan minyak sereh wangi, dan lainnya.

Produksi tersebut menggunakan enam unit tangki suling, tiga unit dengan kapasitas 1.000 liter, dua unit kapasitas 500 unit dan satu unit 50 liter.

“Jika tidak ada aral melintang, kegiatan pembangunan bakal rampung pada 31 Desember tahun ini. Semoga semuanya lancar,” tutur Mimi.

Siapkan Lembaga Pengelola

Selain menyiapkan pembangunan, saat ini Pemkab kini tengah menyiapkan lembaga sebagai pengelola sekaligus penanggung jawab operasional pabrik.

Baca Juga

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Mohamad Abdul Majid Ikram

BI Catat Transaksi dan Komitmen Usaha Capai Angka Rp 2,75 Miliar di SCF 2026

Senin, 31 Agu 2026 | 06:43 WIB

Sertifikasi Halal Jadi Modal Strategis UMKM Sumbar Perluas Pasar

Minggu, 30 Agu 2026 | 13:15 WIB

Adapun sejumlah opsi yang muncul antara lain Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Selain itu, juga bisa dalam bentuk Koperasi yang dinilai layak dari tim penilai dan memiliki pengalaman di industri sejenis.

“Nanti kami dari pemerintah kabupaten akan carikan operator yang benar-benar mampu. Operator yang berstandar nasional,” sebutnya.

Peluang Besar bagi Kesejahteraan Petani

Pemerintah kabupaten optimis keberadaan industri pengolahan minyak atsiri mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat transmigrasi Lunang-Silaut dan sekitarnya.

Apalagi minyak atsiri hingga kini masih tercatat sebagai salah satu komoditi penyumbang terbesar dalam struktur ekspor non-migas Sumatera Barat setiap tahunnya.

Mimi Riarty Zainul mengatakan, ekspor non-migas Ranah Minang yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor minyak atsiri, kosmetik dan wangi-wangian periode Januari-April 2022 mencapai USD7,61 juta.

Capaian tersebut terkonfirmasi mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang hanya tercatat sebesar USD 7,57 juta.

“Artinya, prospek bisnisnya cukup bagus. Nah, jika selama ini masyarakat mengelola hanya skala rumahan, kini sudah sentranya,” ujarnya.

Tags: ApbnBisnisdaerahDakEkonomiMinyak AtsiriNasionalpabrik minyak atsiriPesselSumbar

Berita Lainnya

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Mohamad Abdul Majid Ikram

BI Catat Transaksi dan Komitmen Usaha Capai Angka Rp 2,75 Miliar di SCF 2026

Senin, 31 Agu 2026 | 06:43 WIB

Sertifikasi Halal Jadi Modal Strategis UMKM Sumbar Perluas Pasar

Minggu, 30 Agu 2026 | 13:15 WIB

BI Sumbar Hadirkan SCF 2026, Angkat Potensi UMKM dan Ekonomi Kreatif

Rabu, 26 Agu 2026 | 12:24 WIB

Qori Kebanggaan Kota Solok Wakili Sumbar di MTQ Korpri Makassar 2026

Kamis, 20 Agu 2026 | 14:56 WIB
Selanjutnya

PLN Mutakhirkan Data Pelanggan, Berikut Alasannya

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara