PESSEL, KLIKPOSITIF– Sejumlah siswa SMA di Kecamatan Bayang, Kabupaten Pessel (Pesisir Selatan), Sumatera Barat mengikuti pengisian angket Bawaslu Pessel, Kamis 16 Juni 2022.
Pengisian angket dalam rangka pengawasan Bawaslu untuk Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB), terkait pemetaan potensi pemilih pemula.
Dua siswa SMA berbeda mengikuti pengisian angket ini, yakni SMA 1 Negeri Bayang dan SMA 2 Negeri Bayang.
Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Pessel, Syafrijal Chan mengatakan, kegiatan ini merupakan pemetaan terhadap pemilih pemula untuk pengawasan PDPB.
Pengisian angket terhadap siswa ini sasarannya adalah siswa yang berumur 16 hingga 17 tahun.
“Pemetaan terhadap pemilih pemula yang berstatus siswa di Sekolah Menengah Atas kami lakukan untuk memaksimalkan pengawasan PDPB,” ujar Syafrijal Chan.
Selain pengisian angket, Bawaslu juga melakukan koordinasi dengan pihak SMA 1 Negeri dan SMA 2 Negeri Bayang.
Dari hasil angket tersebut, data siswa yang sudah berumur 17 tahun akan mereka rekomendasikan ke KPU Pesisir Selatan.
Harapannya, data tersebut nantinya akan masuk dalam daftar pemilih berkelanjutan.
“Karena data tersebut merupakan data pemilih yang sudah memenuhi syarat sesuai dengan regulasi yang mengatur,” terangnya.
Selain SMA 1 Negeri Bayang dan SMA 2 Negeri Bayang, kegiatan pengisian angket tersebut juga bakal berlangsung di sejumlah SMA sederajat lainnya.
Ia mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka memaksimalkan pengawasan PDPB menuju pemilu 2024.
“Secara berkelanjutan, Bawaslu Pessel akan melanjutkannya ke Sekolah Menengah Atas lainnya yang ada di Pessel, sesuai dengan kebutuhan,” tutupnya.
KPU Temukan 11 Ribu Pemilih Baru di Pessel
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pessel (Pesisir Selatan), Sumatera Barat catat ada penambahan pemilih baru dalam pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan (PDPB).
KPU Pessel mencatat data pemilih itu bertambah berdasarkan hasil pemutakhiran data Mei 2022. Data pemilih baru tersebut bertambah sebanyak 11 ribu.
“Data pemilih baru tersebut rata-rata didominasi oleh kalangan pelajar seperti anak Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat,” Komisioner KPU Pessel, Medo Patria.
Ia menjelaskan, pemutakhiran data Mei 2022 sesuai dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) 2020.
DPT 2020 sebanyak 338.912 pemilih, setelah dimutakhirkan hingga Mei 2022 lalu, data itu menjadi 349.314 data pemilih.
“Ini akan terus kita mutakhirkan setiap bulannya. Jika dibanding pemilihan lalu DPT kita bertambah 11 ribu. Itu dari data terakhir bulan Mei 2022,” katanya.
Selain mendata pemilih baru pada pemutakhiran data berkelanjutan, pihak KPU juga mendata dan melakukan cross check terhadap data pemilih yang meninggal dunia.
“Untuk pemilih meninggal dunia, kita meminta informasi data tersebut melalui Wali Nagari, unit layanan kerja catatan sipil di kecamatan,” ujarnya.







