Sabtu, 07 Nov 2026 - 12:04 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Pemkab Pessel Lakukan Uji Publik DTKS, Ini Sasarannya

Kiki Julnasri
Selasa, 8 Mar 2022 | 14:04 WIB
Pemkab Pessel lakukan uji publik
Share on FacebookShare on Twitter

PESSEL, KLIKPOSITIF- Pemkab Pessel (Pesisir Selatan) resmi memulai uji publik pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Uji publik sebagai langkah dalam menyaring dan memvalidasi data DTKS sesuai kriteria dan aturan yang telah pemerintah tetapkan.

Pemkab Pessel memilih Kecamatan Koto XI Tarusan menjadi lokasi pertama untuk uji publik.ย 

Uji publik dilakukan dengan cara memasang sejumlah daftar nama keluarga penerima manfaat (KPM) di titik keramaian dan perkantoran.

Baca Juga

Tumpukan Sawit di Lahan yang Disegel

1.723 Hektare Kebun Sawit di Dharmasraya Diusulkan Diremajakan, Anggaran Capai Rp103 Miliar Lebih

Sabtu, 7 Nov 2026 | 12:00 WIB

Tersandung Dugaan Ijazah Palsu, Anggota DPRD Jambi Ditahan di Rutan Painan

Sabtu, 7 Nov 2026 | 11:10 WIB

“Dengan demikian masyarakat bisa menilai secara langsung kelayakan Keluarga Penerima Manfaat (KPM),” ungkap Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pessel, Wendra Rovikto pada KLIKPOSITIF.

“Jika tidak layak bisa diproses untuk dilakukan pengusulan penghapusan ke kementerian,” terangnya.

“Karena sampai saat ini masih banyak laporan seperti perangkat nagari yang dan pihak lainya tidak diatur sebagai penerima, tapi masuk,” ulasnya.

Ia mengatakan, proses uji publik akan berlangsung sampai tuntas di seluruh kecamatan.

Pemkab mengharapkan, penerima bantuan sosial dan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Kita harap masyarakat proaktif di sini.ย  Semoga dengan adanya uji publik ini jangan ada lagi data yang tidak layak masuk,” terangnya.

Peraturannya mengacu pada Permensos RI nomor 3 tahun 2021 tentang pengelolaan DTKS dan Permensos nomor 28 tahun 2017 tentang Pedoman Umum Verifikasi dan Validasi Data Terpadu Penanganan Fakir Miskin dan Orang Tidak Mampu.

Pemkab Pessel lakukan uji publik DTKS

Pemerintah Kabupaten Pessel (Pesisir Selatan), Sumatera Barat merencanakan uji publik terhadap seluruh data Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mendapat program Perlindungan Sosial (Perlinsos).

Uji publikย  DTKS guna menyaring dan memvalidasi data KPM yang tidak tepat sasaran.

โ€œKarena masih ada laporan keluarga mampu yang kini tercatat sebagai penerima program bansos,โ€ kata Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar pada KLIKPOSITIF.

Ia menambahkan, jadi perlu melakukan validasi dengan uji publik pada tingkat nagari sampai tingkat kampung.

Uji publik DTKS dengan cara memajang data dan nama para penerima pada sejumlah kantor dan pusat keramaian hingga tingkat kampung.

Oleh sebab itu, masyarakat perlu untuk proaktif, dan melaporkan jika ada dari KPM yang tidak layak menerima.

โ€œPelaporan bisa pada kepala kampung, wali nagari atau camat,โ€ ujarnya.

โ€œYang tidak layak menerima harus keluar dan ganti dengan yang lebih layak menerima bantuan itu,โ€ terangnya.

Setelah uji publik itu, bupati juga mengusulkan data secara online pada pemerintah pusat untuk mengganti nama-nama yang telah tervalidasi.

โ€œTiap bulan data penerima akan terus ada pembaharuan, sehingga lebih efisien dan target penurunan kemiskinan lebih terukur,โ€ jelas bupati.

Berita Lainnya

Tumpukan Sawit di Lahan yang Disegel

1.723 Hektare Kebun Sawit di Dharmasraya Diusulkan Diremajakan, Anggaran Capai Rp103 Miliar Lebih

Sabtu, 7 Nov 2026 | 12:00 WIB

Tersandung Dugaan Ijazah Palsu, Anggota DPRD Jambi Ditahan di Rutan Painan

Sabtu, 7 Nov 2026 | 11:10 WIB
Hujan (ilustrasi)

Prakiraan Cuaca Sumbar 7 November 2026, Sejumlah Daerah Berpotensi Diguyur Hujan Lebat

Sabtu, 7 Nov 2026 | 10:40 WIB

Mantri BRI Dharmasraya Ikut Menggerakkan Ekonomi Pelaku Usaha

Jumat, 6 Nov 2026 | 20:40 WIB
Selanjutnya
Ilustrasi kripto

Kenapa OJK Melarang Transaksi Kripto, Bagaimana dengen Asuransi Bermasalah?

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • ๐ŸŒŽ KlikPositif
  • ๐ŸŒŽ KataSumbar
  • ๐ŸŒŽ Classy FM
  • ๐ŸŒŽ Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

ยฉ 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara