Sabtu, 07 Nov 2026 - 11:14 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News

Turunkan Angka Stunting, Apa Inovasi BBKN?

7 Daerah Angka Stunting Masih Tinggi

Eko Fajri
Rabu, 2 Feb 2022 | 12:40 WIB
stunting

stunting

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) perlu membuat program yang inovasif untuk menurunkan angka stunting.

“Terget penurunkan angka stunting tahun ini sebanyak 10,4 persen sebagai upaya pemenuhan target penurunan stunting dari 24,4 persen menjadi 14 persen pada tahun 2024,” kata Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena dalam rapat dengar pendapat Komisi IX DPR RI dengan BKKBN dan Dirjen Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan beberapa hari lalu.

Baca Juga

IDI Padang Gelar PIT 2026, Tingkatkan Kompetensi Dokter Tangani Kegawatdaruratan

Kamis, 29 Okt 2026 | 16:04 WIB

Teh Hijau Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan Jantung

Kamis, 22 Okt 2026 | 07:58 WIB

Ia juga mendesak BBKN meningkatkan koordinasi dan sinkronisasi antara Kementerian atau Lembaga sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2001 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

β€œDan memastikan pemenuhan kesejahteraan dan kesehatan kader keluarga berencana, termasuk keiikutsertaan dalam kepesertaan BPJS Kesejahteraan dan BPJS Ketenagakerjaan,” jelasnya.

BBKB Lakukan Intervensi Khusus

Sementara itu, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengatakan akan melakukan intervensi khusus pada provinsi yang angka stunting-nya masih tinggi.

BKKBN telah merampungkan Rencana Aksi Nasional percepatan penurunan stunting (RAN Pasti), antara lain melalui pendekatan keluarga, penyediaan data keluarga berisiko stunting, dan pendampingan keluarga berisiko stunting.

7 Daerah Angka Stunting Masih Tinggi

BKKBN mengungkap ada tujuh daerah yang angka stunting masih tinggi.

7 daerah itu adalah

  • Nusa Tenggara Timur
  • Sulawesi Barat
  • Aceh
  • Nusa Tenggara Barat
  • Sulawesi Tenggara
  • Kalimantan Selatan
  • Kalimantan Barat dan
  • Sulawesi Tengah.

Selain itu ada 5 daerah terbesar jumlah penduduknya yang menjadi perhatian pemerintah, karena secara absolut kasus stuntingnya akan tinggi yaitu; Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, dan Sumatra Utara.

“Jadi ada 12 daerah prioritas,” imbuh Hasto.

Tags: angka stuntingBkkbndprkesehatanNasionalStunting

Berita Lainnya

IDI Padang Gelar PIT 2026, Tingkatkan Kompetensi Dokter Tangani Kegawatdaruratan

Kamis, 29 Okt 2026 | 16:04 WIB

Teh Hijau Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan Jantung

Kamis, 22 Okt 2026 | 07:58 WIB

Bunda, Ini Lima Resep Alpukat Sehat untuk Buah Hati

Rabu, 14 Okt 2026 | 09:34 WIB

BKKBN Perkuat Implementasi Penggerakan Kampung Keluarga Berkualitas

Rabu, 7 Okt 2026 | 19:59 WIB
Selanjutnya
Tubuh sehat bisa terjaga dengan langah kaki yang cukup

Tubuh Sehat Ternyata Bisa Dijaga dengan Jalan Kaki

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Β© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara