PESSEL, KLIKPOSITIF– Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Langkisau, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, mengaku belum mampu membuat bisnis pengelolaan air minum dalam kemasan sebagai produk baru PDAM.
Direktur PDAM Tirta Langkisau, Herman Budiarto mengaku, belum melakukan kajian bisnis tentang air minum dalam kemasan. Sebab, katanya, hingga kini keuangan PDAM masih sulit.
Selain sulit, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau Perusda tersebut, untuk tahun ini dan tahun depan tidak ada suntikan modal dari pemerintah kabupaten melalui APBD.
“Belum, belum masuk dalam rencana bisnis tahun depan,” ungkapnya belum lama ini saat di wawancara.
Sementara itu, sebelumnya, Wakil Bupati Pesisir Selatan Rudi Hariyansyah menyampaikan direktur harus punya langkah konkrit terkait usaha dan pelayanan bagi masyarakat. Berbagai upaya pembaruan harus dilakukan, sehingga bisa berkembang dan mandiri.
Sudah saatnya direktur baru melakukan terobosan dari sisi pengembangan usaha perseroan seperti memproduksi air mineral, serta usaha lain dengan memanfaatkan potensi bahan baku air.
Pengembangan usaha ini, diharapkan akan berdampak kepada kesejahteraan bagi karyawan di PDAM dan juga tentunya nanti bermuara pada peningkatan pendapatan daerah.
“Untuk itu ada beberapa hal yang harus dilakukan dan menjadi perhatian saudara,” tegas Wabup.
Adapun yang harus dilakukan antara lain meningkatkan jumlah ketersedian air bagi pelanggan dengan memelihara sumber air baku untuk kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang berkelanjutan.
Meningkatan kualitas air yang sampai ke rumah-rumah pelanggan melalui uji klinis, sehingga target kesehatan masyarakat dapat tercapai dengan baik, seiring misi kesehatan kepala dan wakil kepala daerah.
“Pemerintah kabupaten meminta PDAM dapat berkontribusi positif, baik dari sisi pelayanan air minum, maupun penerimaan dalam bentuk Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelasnya.





