KLIKPOSITIF- Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, memperketat pengawasan kesehatan hewan ternak menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 guna mencegah penyebaran penyakit.
Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Yoice Yulianti, menyebut kebutuhan sapi kurban di Kota Padang setiap tahun mencapai sekitar 8.000 ekor. Namun, ketersediaan dari dalam daerah hanya sekitar 3.000 ekor, sehingga sisanya dipasok dari luar daerah.
โUntuk kebutuhan di Kota Padang itu kurang lebih 8.000 ekor. Namun yang tersedia di dalam kota hanya sekitar 3.000 ekor,โ ungkapnya, Rabu (21/4/2026).
Ia menjelaskan, sekitar 3.000 ekor sapi tersebut tersebar di 64 kandang penampungan di Kota Padang. Sementara sekitar 5.000 ekor lainnya didatangkan dari sejumlah daerah, seperti Batusangkar, Padang Pariaman, dan Solok Selatan.
Secara persentase, hanya sekitar 30 persen kebutuhan sapi kurban yang dipenuhi dari dalam Kota Padang, sedangkan 70 persen lainnya bergantung pada pasokan luar daerah.
Meski begitu, Dinas Pertanian memastikan seluruh hewan kurban yang masuk akan melalui pemeriksaan ketat untuk mencegah penularan penyakit, termasuk Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
โJika ditemukan ternak yang sakit, akan dilakukan penanganan dan pengobatan terlebih dahulu sebelum dinyatakan layak kurban. Vaksinasi PMK juga terus dilakukan sebagai langkah antisipasi,โ tutupnya.






