PADANG, KLIKPOSITIF — Sekitar 400 anak di Kota Padang mengikuti sunatan massal gratis yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Padang berkolaborasi dengan Indo Jalito Peduli (IJP) di Bagindo Aziz Chan Youth Center, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan kesehatan sekaligus membantu masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan. Tidak hanya mendapatkan layanan sunat secara gratis, ratusan peserta juga menerima sejumlah bantuan berupa uang tunai, makanan, obat-obatan, sarung, serta berbagai kebutuhan lainnya.
Suasana kegiatan terlihat semarak sejak pagi. Anak-anak peserta sunatan datang bersama orang tua dan keluarga masing-masing untuk mengikuti rangkaian pelayanan yang telah disiapkan panitia. Di tengah suasana tersebut, tenaga kesehatan memastikan seluruh proses berjalan dengan baik sehingga peserta mendapatkan pelayanan yang aman dan nyaman.
Wali Kota Padang Fadly Amran saat membuka kegiatan menyampaikan apresiasi kepada IJP yang secara konsisten menghadirkan berbagai kegiatan sosial bagi masyarakat Sumatera Barat, khususnya Kota Padang.
Menurutnya, kegiatan sunatan massal tersebut tidak hanya memberikan manfaat dari sisi kesehatan, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian sosial kepada masyarakat. Kehadiran organisasi sosial dan para perantau, kata Fadly, menjadi bagian penting dalam memperkuat pembangunan daerah.
βTerima kasih kepada Indo Jalito Peduli atas kegiatan-kegiatan bakti sosialnya, khususnya sunatan massal tahun ini di Kota Padang. Kami berharap Indo Jalito Peduli terus eksis dan menghadirkan kegiatan sosial lainnya di Kota Padang dan Sumatera Barat,β kata Fadly.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dengan berbagai organisasi, komunitas, dunia usaha, serta masyarakat merupakan kekuatan penting dalam memperluas jangkauan pelayanan kepada warga.
Pemerintah, lanjutnya, tidak mungkin berjalan sendiri dalam menjawab seluruh kebutuhan masyarakat. Karena itu, sinergi berbagai pihak harus terus dibangun agar program-program sosial dapat memberikan dampak yang lebih luas.
βSinergi dan kolaborasi menjadi kunci membangun daerah karena pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kita bersyukur para perantau terus hadir dan berkontribusi, baik saat daerah membutuhkan dukungan maupun ketika menghadapi bencana,β ujarnya.
Fadly juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Mulai dari panitia pelaksana, jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat dan Dinas Kesehatan Kota Padang, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, para tenaga kesehatan, hingga seluruh pihak yang ikut mendukung terselenggaranya sunatan massal gratis tersebut.
Menurutnya, dukungan lintas sektor seperti itu menunjukkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat dapat diwujudkan melalui kerja bersama. Terlebih, pelayanan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan keluarga memiliki arti penting dalam membantu meringankan beban masyarakat.
Sementara itu, Ketua Umum IJP Astri Asgani mengatakan sunatan massal gratis tersebut merupakan wujud kepedulian dan rasa persaudaraan IJP sebagai organisasi sosial perempuan perantau Minangkabau terhadap masyarakat di Ranah Minang.
Ia menyebut kegiatan tersebut bukan sekadar memberikan layanan sunat gratis kepada anak-anak. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara para perantau dengan kampung halaman sekaligus menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
βKegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan rasa persaudaraan kita. Di balik setiap bantuan, ada senyum dan harapan yang ingin kami hadirkan sebagai bentuk cinta kepada kampung halaman,β ujar Astri.
Astri menambahkan, kepedulian sosial menjadi salah satu bentuk kontribusi yang dapat diberikan para perantau untuk daerah asal. Melalui kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung, IJP berupaya terus mengambil bagian dalam berbagai kegiatan sosial di Sumatera Barat.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan pengalaman positif bagi anak-anak peserta maupun keluarganya. Selain layanan kesehatan, bantuan yang diberikan diharapkan turut membantu memenuhi kebutuhan peserta setelah menjalani proses sunat.
Kegiatan sunatan massal itu turut dihadiri Ketua TP-PKK Kota Padang Ny. Dian Puspita Fadly Amran, Ketua DWP Kota Padang Ny. Nova Raju Minropa, Ketua Umum IJP Astri Asgani beserta jajaran pengurus, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat Aklima, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova, serta camat se-Kota Padang.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut memperlihatkan kuatnya dukungan lintas sektor terhadap kegiatan pelayanan sosial dan kesehatan masyarakat. Pemko Padang berharap pola kolaborasi semacam itu dapat terus dikembangkan dalam berbagai program lainnya.
Bagi keluarga peserta, sunatan massal gratis tersebut juga menjadi bentuk bantuan yang dirasakan langsung. Selain terbantu dari sisi biaya, anak-anak juga mendapatkan perlengkapan dan kebutuhan pendukung sehingga proses setelah sunat dapat dijalani dengan lebih baik.
Pemko Padang menilai keberadaan organisasi sosial seperti IJP merupakan mitra strategis pemerintah dalam memperkuat kepedulian terhadap masyarakat. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, berbagai program sosial diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi dapat berkembang menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
Melalui kegiatan tersebut, semangat gotong royong antara pemerintah daerah dan masyarakat kembali diperkuat. Sunatan massal gratis bukan hanya menghadirkan layanan kesehatan bagi ratusan anak, tetapi juga menjadi ruang bertemunya kepedulian, solidaritas, dan kontribusi para perantau untuk kampung halaman.






