Sabtu, 28 Feb 2026 - 00:56 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News

Sinergi Multidisiplin dalam Penanganan Kanker, RS UNAND Hadirkan Tiga Pakar pada Seminar Awam

Muhammad Haikal
Jumat, 27 Feb 2026 | 09:09 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

PADANG, KLIKPOSITIF — Dalam rangka memperingati hari jadi ke-9, Rumah Sakit Universitas Andalas (RS UNAND) menggelar Seminar Awam bertema “Sinergi Penanganan Kanker: Dari Diagnosis Hingga Pemulihan.”

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni ulang tahun, melainkan momentum refleksi sekaligus penegasan komitmen rumah sakit dalam menghadirkan layanan onkologi terpadu yang komprehensif dan berpusat pada pasien. Di antara deretan kursi, tampak para survivor kanker duduk berdampingan dengan mahasiswa kedokteran, tenaga kesehatan, dan masyarakat umum.

Seminar tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan World Cancer Day 2026 yang tahun ini mengusung tema United By Unique, sebuah pesan bahwa setiap pasien memiliki perjalanan unik, namun tetap terhubung dalam solidaritas dan harapan yang sama.

Momentum Refleksi dan Penguatan Layanan

Acara dibuka oleh Direktur Umum RS UNAND, dr. Rozi Abdullah, MARS, Sp.FK. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa usia sembilan tahun merupakan fase penting dalam perjalanan institusi pelayanan kesehatan tersebut.

“Sejak berdiri pada 29 Maret 2017, RS UNAND telah mendeklarasikan layanan onkologi terpadu sebagai salah satu unggulan. Ini bukan sekadar layanan medis, tetapi komitmen kemanusiaan,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa penanganan kanker tidak bisa dilakukan secara parsial. Deteksi dini, edukasi berkelanjutan, serta kolaborasi multidisiplin menjadi fondasi utama pelayanan yang efektif. Menurutnya, keberhasilan terapi tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh sinergi tim medis dan dukungan psikososial bagi pasien.

Gizi, Gerbang Pencegahan dan Pemulihan

Paparan pertama disampaikan oleh Prof. dr. Nur Indrawaty Lipoeto, MSc., Ph.D., Sp.GK. Dengan bahasa yang komunikatif, ia menjelaskan bahwa gizi memegang peran krusial dalam dua fase penting: pencegahan dan pemulihan.

Pola makan seimbang, konsumsi sayur dan buah, pembatasan makanan olahan, serta pengendalian berat badan disebut sebagai strategi nyata menurunkan risiko kanker. Bagi pasien yang tengah menjalani terapi, asupan nutrisi yang tepat membantu memperkuat daya tahan tubuh dan mempercepat proses pemulihan.

Baca Juga

RS UNAND Gelar Khitan Massal Anak Berkebutuhan Khusus

Kamis, 28 Agu 2025 | 22:00 WIB
Kerjasama Bank Nagari dengan RS Unand

Bank Nagari Jalin Kerjasama dengan RS Unand, Sepakati Peningkatan Kesehatan dan Keuangan

Kamis, 10 Jul 2025 | 20:40 WIB

“Terapi medis harus berjalan beriringan dengan terapi nutrisi. Tubuh membutuhkan energi dan zat gizi yang cukup untuk melawan penyakit,” jelasnya, seraya mengingatkan pentingnya konsultasi gizi yang terarah dan individual.

Deteksi Dini: Jangan Abaikan Gejala Awal

Sesi berikutnya menghadirkan dr. Aldeno Wahyu Anandi, Sp.B, Subsp.Onk(K), yang membedah persoalan kanker dari sisi bedah onkologi. Ia menyoroti kanker rongga mulut sebagai salah satu kasus yang kerap datang dalam stadium lanjut akibat kurangnya kesadaran terhadap gejala awal.

Luka yang tidak sembuh dalam dua minggu, bercak putih atau merah di rongga mulut, hingga benjolan yang menetap menjadi tanda yang tak boleh diabaikan. Menurutnya, pemeriksaan sejak dini dapat membuka peluang kesembuhan yang jauh lebih besar.

“Jangan menunggu rasa sakit yang berat. Ketika ada kelainan, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan pilihan terapi yang tersedia, mulai dari tindakan pembedahan hingga terapi lanjutan, yang disesuaikan dengan stadium dan kondisi pasien. Pendekatan individual menjadi prinsip utama dalam setiap pengambilan keputusan medis.

Akurasi Diagnosis, Fondasi Terapi Tepat

Melengkapi rangkaian paparan, dr. Aswiyanti Asri, M.Si, Med., Sp.PA(K), menjelaskan peran vital patologi anatomi dalam memastikan diagnosis kanker. Melalui pemeriksaan jaringan di laboratorium, dokter dapat menentukan jenis kanker secara presisi, yang kemudian menjadi dasar penentuan terapi.

“Tanpa diagnosis yang akurat, terapi tidak akan tepat sasaran. Patologi anatomi adalah fondasi dari seluruh proses penanganan kanker,” paparnya.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara klinisi dan ahli patologi untuk memastikan setiap pasien mendapatkan terapi yang paling sesuai.

Suara Harapan dari Para Survivor

Seminar berlangsung interaktif. Sejumlah peserta mengajukan pertanyaan seputar pola makan selama kemoterapi, tanda kekambuhan, hingga dukungan psikologis. Momen paling menyentuh terjadi ketika beberapa survivor kanker berbagi kisah perjuangan mereka—tentang rasa takut saat pertama kali didiagnosis, tentang efek samping terapi, hingga tentang kekuatan doa dan dukungan keluarga yang menjaga semangat tetap menyala.

Kehadiran para survivor menjadi bukti nyata bahwa kanker bukan akhir dari segalanya. Dengan penanganan yang tepat dan dukungan yang kuat, harapan itu tetap ada.

Komitmen untuk Sumatera Barat

Melalui seminar ini, RS UNAND berharap kesadaran masyarakat terhadap pencegahan dan deteksi dini kanker semakin meningkat. Lebih dari itu, momentum HUT ke-9 menjadi pengingat bahwa pelayanan kesehatan harus terus berkembang tidak hanya unggul secara teknologi, tetapi juga humanis dan kolaboratif.

Di tengah meningkatnya angka kasus kanker secara global, langkah sinergis lintas disiplin menjadi kebutuhan mendesak. RS UNAND menegaskan tekadnya untuk terus menjadi pusat layanan onkologi terpadu di Sumatera Barat, menghadirkan harapan dari ruang diagnosis hingga masa pemulihan.

Di aula itu, hari ini, pesan itu terasa nyata: kanker boleh datang tanpa diduga, tetapi melawannya harus dilakukan bersama.

Tags: Rs Unand

Berita Lainnya

RS UNAND Gelar Khitan Massal Anak Berkebutuhan Khusus

Kamis, 28 Agu 2025 | 22:00 WIB
Kerjasama Bank Nagari dengan RS Unand

Bank Nagari Jalin Kerjasama dengan RS Unand, Sepakati Peningkatan Kesehatan dan Keuangan

Kamis, 10 Jul 2025 | 20:40 WIB

Gubernur Sumbar Resmikan Jembatan untuk Permudah Akses ke RS Unand

Selasa, 17 Jun 2025 | 14:09 WIB

Kepala BNPB Letjen Suharyanto: RS Unand Alternatif Evakuasi Megatrust

Rabu, 7 Mei 2025 | 19:32 WIB
Selanjutnya

Gerakan Pangan Murah Way Kanan, Bantu Warga Hadapi Ramadan dan Idul Fitri 1447 H

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara