Sabtu, 07 Nov 2026 - 13:25 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Setelah 5 Bulan Rehabilitasi, Harimau Sumatera Puti Maua Agam Mati

Eko Fajri
Kamis, 9 Jun 2022 | 11:33 WIB
Harimau Sumatera Puti Maua Agam Mati (PRHSD ARSARI)

Harimau Sumatera Puti Maua Agam Mati (PRHSD ARSARI)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Harimau Sumatera Puti Maua Agam mati pada hari Rabu (8 Juni 2022) oleh Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya (PRHSD ARSARI).

Yayasan ARSARI yang merawat harimau tersbebut setelah masuk kandang jebak di Nagari Salareh Aia Kecamatan Palembayan Kabupaten Agam, Sumatera Barat pada Senin (10/1/2022).

Melaliu unggahan di media sosial instagramnya, yayasan tesebut menjelaskan penyebab kematian harimau Sumatera Puti Maua Agam karena sakit.

Baca Juga

Tumpukan Sawit di Lahan yang Disegel

1.723 Hektare Kebun Sawit di Dharmasraya Diusulkan Diremajakan, Anggaran Capai Rp103 Miliar Lebih

Sabtu, 7 Nov 2026 | 12:00 WIB
Warga Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat sedang memanfaatkan bantuan air bersih dari pemerintah. Foto: Tim Media Satgas PRR.

Pemerintah Perbaiki Saluran Pamsimas dan Bangun Sumur Bor di Lambung Bukik Padang

Sabtu, 31 Okt 2026 | 11:35 WIB

Berikut penjelasan yayasn ARSARI terkait matinya harimau Sumatera Puti Maua Agam

“Kabar duka menyelimuti dunia konservasi Harimau Sumatera. Hari ini, Rabu, 8 Juni 2022 sekitar pukul 5.00 WIB.

Harimau Sumatera Puti Maua Agam setelah direhabilitasi sejak 12 Januari 2022 di PR-HSD ARSARI, tidak dapat diselamatkan nyawanya.

Tim medis PR-HSD ARSARI menyatakan Puti terpantau sakit sejak 18 Mei 2022 dan mulai membaik pada 27 Mei.

Namun mendadak kembali sakit pada 6 Juni sampai akhirnya kematian menjemputnya, 8 Juni 2022.

BKSDA Sumatera Barat memutuskan nekropsi (bedah bangkai) dilakukan di hari yang sama untuk mendapatkan informasi lebih rinci mengenai penyebab kematian Puti.

Sejatinya PR-HSD ARSARI dan BKSDA Sumbar tengah merencanakan proses lepas liar Puti, paralel menunggu kesembuhannya.

Walaupun hal ini merupakan kehilangan yang besar bagi pegiat pelestarian Harimau Sumatera.

Semoga hal ini tidak menyurutkan, tetapi justru semakin membakar semangat kita untuk tak gentar dan maju terus dalam upaya pelestarian satwa liar di Indonesia,”

Nama Puti Maua Agam

Sebelumnya saat tertangkap Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam, Ade Putra mengatakan Puti berarti putri raja karena betina.

Kemudian Maua berarti nama jorong (dusun) lokasi tertangkap.

“Tidak ada filosofi khusus, namun nama ini sudah kesepakatan bersama dengan niniak mamak, tokoh masyarakat dan alim ulama setempat,” katanya.

Ia menyebut Puti Maua yang masuk kandang jebak pada Senin sekitar pukul 13.00 WIB itu berjenis kelamin betina, berusia sekitar tiga tahun.

Masuk kepemukiman warga

Evakuasi Puti Maua karena satwa tersebut masuk ke pemukiman warga dan sempat memangsa seekor anak sapi dan melukai induk sapi milih warga waktu itu.

 

Tags: AgamdaerahDharmasrayaHarimauHarimau SumaterahewanNasionalsatwaSumbar

Berita Lainnya

Tumpukan Sawit di Lahan yang Disegel

1.723 Hektare Kebun Sawit di Dharmasraya Diusulkan Diremajakan, Anggaran Capai Rp103 Miliar Lebih

Sabtu, 7 Nov 2026 | 12:00 WIB
Warga Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat sedang memanfaatkan bantuan air bersih dari pemerintah. Foto: Tim Media Satgas PRR.

Pemerintah Perbaiki Saluran Pamsimas dan Bangun Sumur Bor di Lambung Bukik Padang

Sabtu, 31 Okt 2026 | 11:35 WIB
Normalisasi dan pembangunan tanggul Sungai Batang Lasi, di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Sungai ikut diperlebar, dan dilakukan pengecoran. Tanggul menggunakan sistem berundak dua tingkat. Foto: Tim Media Satgas PRR.

Normalisasi Sungai Batang Lasi Agam Rp1,59 Miliar Ditargetkan Rampung Akhir 2026

Sabtu, 31 Okt 2026 | 11:22 WIB

Disaksikan Ribuan Pengunjung, Wagub Vasko dan Bupati Annisa Launching Nagari Creative Hub Sungai Duo Dharmasraya

Sabtu, 31 Okt 2026 | 10:44 WIB
Selanjutnya
Lepas liar harimau Sumatera Surya Manggala dan Citra Kartini

Surya Manggala dan Citra Kartini, 2 Ekor Harimau Sumatera Dilepasliarkan

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara