Sabtu, 21 Feb 2026 - 11:21 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Perpanjang Masa Tanggap Darurat, Pemkab Agam FokusPembersihan Longsor

Fitria Marlina
Selasa, 23 Des 2025 | 12:10 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Pemerintah Kabupaten Agam resmi memperpanjang masa tanggap darurat bencana banjir bandang dan longsor selama 14 hari ke depan. Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Agam, Ir H Benni Warlis MM Dt Tan Batuah, dalam rapat evaluasi tanggap darurat yang dipimpin Gubernur Sumatera Barat secara virtual dari Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Alam Kabupaten Agam, Senin (22/12).

Bupati Benni Warlis menjelaskan, keputusan perpanjangan masa tanggap darurat diambil setelah Pemkab Agam menggelar rapat bersama organisasi perangkat daerah (OPD) dan Forkopimda.

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kondisi di lapangan pada sejumlah wilayah terdampak masih membutuhkan penanganan intensif.

Penanganan tersebut meliputi pembersihan puing-puing rumah warga, jalan yang masih tertutup lumpur, serta tebing-tebing rawan longsor yang hingga kini hanya dapat dilalui satu kendaraan.

Baca Juga

Ketika Ranah Minang Ditantang Zaman: Dari Alam Yang Menghidupi, Kini Alam Yang Meminta Dipulihkan

Jumat, 13 Feb 2026 | 09:34 WIB

PLN Bergerak Bersama Pemerintah, Percepat Pembangunan Hunian Tetap di Pauh Padang

Senin, 2 Feb 2026 | 15:45 WIB

Selain itu, lumpur dan sedimen di sejumlah ruas jalan serta aliran sungai masih cukup tebal dan berpotensi memicu bencana lanjutan saat curah hujan tinggi.

β€œMasih banyak pekerjaan yang harus kita selesaikan. Lumpur dan sedimen di jalan serta sungai masih cukup tebal, dan beberapa titik sangat berpotensi kembali longsor saat hujan,” ujar Bupati.

Ia juga menyampaikan bahwa dalam beberapa hari terakhir masih terjadi bencana susulan di sejumlah kecamatan, di antaranya Kecamatan Tanjung Raya dan Matur.

Kondisi tersebut semakin menguatkan perlunya perpanjangan masa tanggap darurat agar upaya pemulihan dapat berjalan maksimal serta risiko bencana lanjutan dapat diminimalisir.

Masa tanggap darurat sebelumnya ditetapkan sejak 22 November dan berakhir pada 22 Desember 2025. Melalui kesepakatan bersama dalam rapat evaluasi tersebut, masa tanggap darurat kemudian diperpanjang selama 14 hari ke depan guna mempercepat proses penanganan dan pemulihan pascabencana.

Selama masa perpanjangan ini, Bupati Agam menegaskan, Pemkab Agam akan terus bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, Basarnas, BNPB, serta instansi terkait lainnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pendampingan BNPB yang telah berlangsung selama satu bulan terakhir.

β€œKami sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu hingga kondisi hari ini. Kami juga berharap dukungan tersebut terus berlanjut agar pemulihan bisa berjalan lebih cepat,” katanya.

Dalam rapat tersebut, Bupati Agam juga mengungkapkan bahwa pembangunan jembatan darurat masih menunggu bantuan dari pemerintah provinsi dan pusat.

Saat ini, Kabupaten Agam membutuhkan sebanyak 13 unit jembatan bailey untuk menggantikan jembatan yang rusak akibat bencana, sementara beberapa jembatan sementara lainnya telah mulai dikerjakan.

Selain infrastruktur jembatan, Pemkab Agam juga masih membutuhkan dukungan alat berat untuk penanganan lumpur, sedimen, serta normalisasi sungai, khususnya pada sungai-sungai yang berpotensi meluap dan mengancam permukiman warga.

Kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak juga masih menjadi perhatian serius karena belum sepenuhnya terpenuhi.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Agam melaporkan bahwa pencarian korban bencana secara resmi telah dihentikan.

Keputusan tersebut diambil setelah pihak keluarga korban menyatakan telah mengikhlaskan dan sepakat untuk tidak melanjutkan proses pencarian.

β€œDengan kondisi yang ada, kami menilai perpanjangan masa tanggap darurat selama 14 hari ke depan sangat diperlukan agar seluruh upaya penanganan dan pemulihan dapat dituntaskan dengan baik,” tutup Bupati Agam.

Tags: BencanaPemkab Agam

Berita Lainnya

Ketika Ranah Minang Ditantang Zaman: Dari Alam Yang Menghidupi, Kini Alam Yang Meminta Dipulihkan

Jumat, 13 Feb 2026 | 09:34 WIB

PLN Bergerak Bersama Pemerintah, Percepat Pembangunan Hunian Tetap di Pauh Padang

Senin, 2 Feb 2026 | 15:45 WIB

Ratusan Huntara yang Dibangun BNPB di Sumbar Resmi Ditempati Warga

Sabtu, 24 Jan 2026 | 22:51 WIB

PLN UID Sumbar Kembali Kirim Relawan ke Aceh, Batch 3 Resmi Dilepas Manajemen PLN

Senin, 19 Jan 2026 | 20:10 WIB
Selanjutnya

Pemprov Apresiasi Tiga Atlet Sumbar Peraih Medali SEA Games 2025

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Β© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara