Rabu, 09 Sep 2026 - 17:06 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Gubernur Sumbar: Kearifan Lokal Ajarkan Nilai Kepemimpinan Sejak Dini

Menurutnya dengan memiliki pondasi kuat, maka pengembangan potensi diri untuk menjadi seorang pemimpin akan lebih mudah saat memasuki pendidikan formal belajar berorganisasi

redaksi
Senin, 8 Nov 2021 | 19:01 WIB
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah (Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

PADANG PARIAMAN, KLIKPOSITIF – Kearifan lokal di tingkat nagari di Sumatera Barat adalah pondasi pembentukan jiwa kepemimpinan di daerah karena itu keberadaannya harus terus dilestarikan.

“Salah satu kearifan lokal itu adalah pendidikan di surau (mushalla) milik kaum atau suku. Selain ilmu keagamaan, surau di Sumbar juga berfungsi memberikan pendidikan silat dan adat. Dua hal itu adalah pondasi untuk membangun jiwa kepemimpinan,” kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat memberi sambutan pada acara Batagak Kudokudo Surau Lubuak Tajun, Kaum Sikumbang Datuak Putiah, di Jorong Sarang Gagak, Nagari Pakandangan Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Senin (8/11/2021).

Menurutnya dengan memiliki pondasi kuat, maka pengembangan potensi diri untuk menjadi seorang pemimpin akan lebih mudah saat memasuki pendidikan formal belajar berorganisasi.

Saat ini tidak semua kaum atau suku di Minangkabau yang masih memiliki surau. Perannya mulai terdegradasi, sebagian besar digantikan oleh pendidikan formal di sekolah. Meskipun di masjid tetap ada pendidikan keagamaan, tetapi dibandingkan peran surau pada masa lalu, posisinya tidak sama lagi.

Karena itu ia mengapresiasi suku-suku yang masih mempertahankan surau untuk mendidik generasi mudanya untuk bisa menjadi pemimpin masa mendatang.

“Pada masa perjuangan dan awal kemerdekaan, sejarawan mencatat ada sekitar 2000 tokoh asal Minangkabau yang berperan di tingkat nasional. Sesungguhnya peran kearifan lokal di tingkat nagarilah yang menciptakannya. Karena itu dengan adanya gerakan kembali ke nagari, sesungguhnya hal itu pula yang ingin dibangkitkan,” ujarnya.

Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur mengatakan Surau Lubuak Tajun selain berfungsi sebagai surau kaum juga dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat terutama saat puluhan ribu peziarah mendatangi Surau Lubuak yang berada tidak jauh dari lokasi.

Baca Juga

Hangat dan Penuh Kebersamaan, Harneli Mahyeldi Rayakan Hari Jadi Sumbar Bersama Penghuni Panti Jompo

Rabu, 9 Sep 2026 | 13:42 WIB

Pemprov Sumbar Serius Tertibkan Data dan Tunggakan Pajak Kendaraan

Selasa, 8 Sep 2026 | 19:34 WIB

“Saat jadwal ziarah, Surau Lubuak akan penuh oleh jemaah. Sebagian bisa memanfaatkan Surau Lubuak Tajun untuk beribadah dan sekadar melepas penat,” katanya.

Tokoh masyarakat sekaligus ulama Padang Pariaman, Bagindo M Letter mengatakan pada awalnya setiap suku di Minangkabau memiliki satu surau dan setiap nagari ada masjid. Karena itu jumlah surau di Minangkabau sangat banyak sampai sekarang.

“Kita berharap surau tempat pendidikan generasi muda ini tetap bisa dipertahankan di masing-masing suku,” ujarnya.

Turut hadir pada acara itu, Bupati Padang Pariaman, Staf ahli, asisten, dan Kepala perangkat daerah dilingkungan Pemkab. Padang Pariaman, Ulama Sumbar, buya H. Bagindo muhammad letter, M.Z. Datuak bungsu rangkayo rajo mangkuto niniak mamak ulakan, Pimpinan Bank Nagari Cab. Lubuk Alung, Camat dan Walinagari sekabupaten padang pariaman, niniak mamak, tokoh masyarakat se kabupaten padang pariaman serta undangan lainnya.

Tags: Gubernur SumbarHms-PemprovKepemimpinan DigitalMasyarakatNagariPadang PariamanPemprov Sumbar

Berita Lainnya

Hangat dan Penuh Kebersamaan, Harneli Mahyeldi Rayakan Hari Jadi Sumbar Bersama Penghuni Panti Jompo

Rabu, 9 Sep 2026 | 13:42 WIB

Pemprov Sumbar Serius Tertibkan Data dan Tunggakan Pajak Kendaraan

Selasa, 8 Sep 2026 | 19:34 WIB

Gubernur Mahyeldi Perintahkan SPPG Palupuh Agam Ditutup Sementara

Jumat, 4 Sep 2026 | 08:00 WIB

Gubernur Mahyeldi: Pariwisata Ramah Muslim Harus Berdampak bagi Masyarakat

Jumat, 28 Agu 2026 | 21:46 WIB
Selanjutnya
Pemilihan Uda Uni Sumbar 2021

Disparpora Pessel Protes Terkait Hasil Pemilihan Uda-Uni Sumbar 2021, Ini Alasannya

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara