Jumat, 17 Apr 2026 - 08:56 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home Ekonomi Bisnis

Emas Dunia Bergerak Melemah, Terpicu Menguatnya Dolar AS

Harga emas di pasar spot turun 0,3 persen menjadi USD1.787,04 per ounce.

redaksi
Rabu, 3 Nov 2021 | 12:18 WIB
Emas

Emas (net)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Harga emas dunia melemah terpicu penguatan dolar dan ekuitas AS Dilansir dari CNBC, Rabu (3/11/2021) harga emas di pasar spot turun 0,3 persen menjadi USD1.787,04 per ounce.

Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup melemah 0,4 persen menjadi USD1.789,40 per ounce. “Penguatan pasar ekuitas menjelang pernyataan The Fed, Rabu waktu setempat, terus membebani logam safe-haven itu. Namun kekhawatiran baru-baru ini atas inflasi membatasi kejatuhan emas dan membantu minat beli,”kata Jim Wyckoff, analis Kitco Metals.

Kendati emas digunakan sebagai lindung nilai terhadap inflasi, pengurangan stimulus dan kenaikan suku bunga cenderung mendorong imbal hasil obligasi pemerintah, meningkatkan opportunity cost memegang logam kuning yang tidak memberikan bunga. The Fed diperkirakan menyetujui rencana untuk mengurangi program pembelian obligasi, Rabu, ketika menyimpulkan pertemuan kebijakan dua hari.

Baca Juga

OJK dan Unand Teken MoU Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan

Rabu, 15 Apr 2026 | 19:25 WIB

Butuh Cetak Buku Terdekat? Apix F18 Tawarkan Proses Mudah dan Cepat

Rabu, 4 Mar 2026 | 15:53 WIB

“Saya memperkirakan The Fed akan mengumumkan dimulainya tapering tetapi saya tidak melihat mereka bakal memberikan waktu spesifik seputar kenaikan suku bunga. Itu dapat menyebabkan beberapa kekecewaan karena pelaku pasar memperkirakan sesuatu yang lebih spesifik yang dapat mendorong emas menuju USD1.800 per ounce atau bahkan lebih dari itu,” katanya.

Indeks Dolar (Indeks DXY) menguat, membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Pasar juga akan mengawasi pertemuan kebijakan Bank of England, Kamis.

Tags: BisnisDuniaEmasGlobal

Berita Lainnya

OJK dan Unand Teken MoU Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan

Rabu, 15 Apr 2026 | 19:25 WIB

Butuh Cetak Buku Terdekat? Apix F18 Tawarkan Proses Mudah dan Cepat

Rabu, 4 Mar 2026 | 15:53 WIB

Jumat Pagi, Harga Emas Kembali Naik 28 Ribu Menjadi Rp2.944 Juta

Jumat, 20 Feb 2026 | 10:01 WIB

Rupiah Melemah 9 Poin pada Pembukaan Perdagangan Jumat

Jumat, 20 Feb 2026 | 09:20 WIB
Selanjutnya
ilustrasi

Apple Sematkan Teknologi Wifi 6 Pada Headset AR/VR

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara