Sabtu, 07 Nov 2026 - 11:11 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Nasional

Mengenal Kopi Pasir Jogja Milik Urang Awak

Kopi Pasir Jogja sendiri terletak di Jalan Kaliurang Km 12.5, Candi Dukuh, Sardonoharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

redaksi
Minggu, 14 Feb 2021 | 11:08 WIB
Romi Saputra, urang awak yang membuka usaha Kopi Pasir ala Turki di Yogyakarta

Romi Saputra, urang awak yang membuka usaha Kopi Pasir ala Turki di Yogyakarta (Ade Suhendra)

Share on FacebookShare on Twitter

YOGYAKARTA, KLIKPOSITIF – Mendengar Kota Yogyakarta, sepertinya tidak lepas dari pariwisata dan kuliner yang telah dikenal oleh banyak orang. Sebut saja Alun-Alun, Keraton, Taman Sari, Malioboro, Pasar Beringharjo, Tugu Pal Putih, Nol Kilometer, Gudeg, Oseng-oseng dan aneka hiburan lainnya yang siap memanjakan wisatawan yang berkunjung ke Kota Gudeg tersebut.

Namun, di balik itu semua terdapat salah satu tempat nongkrong dan destinasi favorit bagi penikmat kopi. Tempat tersebut dikenal dengan nama Kopi Pasir Jogja yang ternyata dikelola oleh Urang Awak asal Padang, Sumatera Barat.

Kopi Pasir Jogja sendiri terletak di Jalan Kaliurang Km 12.5, Candi Dukuh, Sardonoharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Salah seorang pemiliknya bernama Romi Saputra (32 tahun) asal Padang yang beralamat di Jalan Pagang Dalam, Kurao Pagang, Nanggalo Padang.

“Saya asli Padang dan kini menetap di Jogja mengelola Kopi Pasir Jogja ini. Tempat ini saya kelola bersama dua orang teman yaitu Humam dan Chairul Imam dengan sajian khusus Kopi Pasir ala Turki dan perpaduan dengan Timur Tengah,” kata alumni Pondok Pesantren Gontor tahun 2009 tersebut.

Baca Juga

Farm Field Day Sekolah Lapang Tanaman Kopi di Agam, Dorong Pemulihan Ekonomi Petani Pascabencana

Kamis, 5 Nov 2026 | 12:26 WIB

Field Day Panen Kopi di Paninggahan, Disbuntanhor Sumbar Dorong Penguatan Kelompok Tani Ulu Coffee

Selasa, 3 Nov 2026 | 13:53 WIB

Saat dihubungi KLIKPOSITIF via WhatsApp, Romi menjelaskan bahwa usaha Kopi Pasir Jogja ini mulai ditekuninya sejak satu tahun terakhir, tepatnya di akhir 2020 lalu. Ia mengaku banyak melihat tren anak muda, khususnya usaha kopi di Jogja yang sudah banyak berkembang dengan konsep yang pada umumnya hampir sama.

“Melihat tren di Jogja maka kami mencoba melakukan hal yang anti mainstream dan mengusung konsep kopi yang berbeda dengan warung kopi di Jogja lainnya. Sehingga tercetuslah konsep Kopi Pasir ala Turki ini dan kami pun memadukan konsep Timur Tengah, salah satunya ada Shisha Yang cukup unik dan berbeda dibandingkan Shisha lainnya,” kata Romi yang dulunya pernah kuliah satu semester di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) tersebut.

Ia menyebutkan bahwa baginya selain kampung halaman, Yogyakarta adalah kota yang istimewa dan membuatnya memutuskan untuk mengadu nasib di sana. Lebih lanjut, Romi menambahkan bahwa Jogja sangat dirindukan dan akhirnya membuat Urang Awak ini kembali ke Jogja.

“Kebetulan kawan-kawan juga banyak di Jogja dan kotanya pun cocok untuk mulai merintis usaha untuk anak-anak muda. Sebelumnya saya juga sempat buka usaha lain seperti lontong sayur, rendang kemasan, dan kini berakhir di Kopi Pasir Jogja yang sebelumnya Burjo Point,” kata Romi, Minggu 14 Februari 2021.

Melihat kondisi pandemi COVID-19 saat ini, diakuinya usaha yang digelutinya tersebut mengalami penururan. Apalagi dikatakannya saat awal Pandemi dimana kondisi perekonomian cukup redup sebelum akhirnya seperti sekarang ini dan mulai berjalan kembali walaupun belum normal.

“Harapannya semoga perekonomian kembali normal, COVID-19 ini segera berakhir. Kemudian juga nantinya banyak Urang Awak Minang dari Padang atau Sumatera Barat mampir ke Kopi Pasir Jogja,” ujarnya.

Tags: KopiYogyakarta

Berita Lainnya

Farm Field Day Sekolah Lapang Tanaman Kopi di Agam, Dorong Pemulihan Ekonomi Petani Pascabencana

Kamis, 5 Nov 2026 | 12:26 WIB

Field Day Panen Kopi di Paninggahan, Disbuntanhor Sumbar Dorong Penguatan Kelompok Tani Ulu Coffee

Selasa, 3 Nov 2026 | 13:53 WIB

Pulihkan Ekonomi Pascabencana, Sumbar Perkuat Hilirisasi Kopi Pasaman

Kamis, 29 Okt 2026 | 11:53 WIB

Disbuntanhor Sumbar Gelar Sosialisasi dan Salurkan Bantuan Alat Pascapanen Kopi dan Mesin Pencacah Sawit untuk Petani Agam

Rabu, 14 Okt 2026 | 17:28 WIB
Selanjutnya
Ilustrasi

Napi Asimilasi Covid Terlibat Narkoba, Ini Penjelasan Kalapas Pariaman

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara