Sabtu, 07 Nov 2026 - 13:06 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Pengerjaan Proyek Abrasi Pantai Muaro Lasak Abaikan Keselamatan Warga

Pertengahan Januari banyak menguning tanah arah ke jembatan Purus sampai ke depan tugu Merpati. Bahkan ada polisi yang datang untuk melihat kondisi itu,

redaksi
Jumat, 5 Feb 2021 | 11:49 WIB
Kondisi jalan di kawasan Tugu Merpati Pantai Muaro Lasak, Jumat, 5 Februari 2021

Kondisi jalan di kawasan Tugu Merpati Pantai Muaro Lasak, Jumat, 5 Februari 2021 (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

Share on FacebookShare on Twitter

PADANG, KLIKPOSITIF – Pengerjaan proyek abrasi Tugu Merpati, Pantai Muaro Lasak, Kota Padang mengabaikan keselamatan masyarakat. Pasalnya tanah bekas angkutan mobil proyek berisi batu menguning di badan jalan objek wisata itu.

Selain licin saat musim hujan, bekas tanah yang tersebut juga memicu debu saat musim panas. Dampaknya tentu saja masyakarat sekitar yang berjualan di pantai dan pengendara jalan yang melewati kawasan tersebut.

Ima (32) warga setempat mengeluhkan debu dari bekas tanah yang masih bertaburan di badan jalan. Dia yang berjualan di kawasan itu merasakan sekali dampaknya.

Dia menjelaskan, awal pengerjaan proyek sekitar pertengahan Januari 2021, jalan itu dipenuhi tanah bekas material yang melekat pada batu yang diangkut truk proyek untuk dipasang di pantai.

“Pertengahan Januari banyak menguning tanah arah ke jembatan Purus sampai ke depan tugu Merpati. Bahkan ada polisi yang datang untuk melihat kondisi itu, lalu beberapa hari belakangan disiram namun hanya sekadar dan asal siram, sekali lalu saja,” ungkapnya, Jumat, 5 Februari 2021.

Disampaikannya, beberapa hari belakangan tidak pernah disiram lagi sehingga dari pagi hingga sore kawansan tersebut dipenuhi debu. Dampaknya pendapatnya dan beberapa pedagang sekitar menurun tajam, pengunjung tidak mau singgah karena debu.

“Ada yang singgah, tapi hanya sebentar karena pengunjung tidak mau makan dan minum ditengah debu. Tidak hanya itu, kami yang punya bayi juga cemas dengan kondisi ini, anak kami mulai batuk-batuk,” ungkapnya.

Ima mengaku senang dengan upaya pemerintah untuk menyelamatkan kawasan Muaro Lasak dari abrasi. Tetapi, harus tetap mengedepankan keselamatan masyarakat dalam pengerjaan.

“Kami jelas senang dengan adanya pemasangan batu ini, tapi jangan seperti ini juga. Siram dong bekas tanah sampaikan habis jangan asal siram,” pintanya.

Baca Juga

Kalaksa BPBD Sumbar, Era Sukma Munaf

Pusat Setujui Rp17,89 Triliun untuk Pemulihan Pascabencana Sumbar, Target Tuntas 2028

Jumat, 5 Jun 2026 | 13:18 WIB

Ratusan Huntara yang Dibangun BNPB di Sumbar Resmi Ditempati Warga

Sabtu, 24 Jan 2026 | 22:51 WIB

Sebelumnya persoalan tanah yang memiliki debu dikawasan ini sudah menjadi perhatian Kalaksa BPBD Sumbar Erman Rahman. Bahkan, Kamis, (28/1) Erman Rahman sudah memngagil anggotanya yang bertanggung jawab atas proyek tersebut untuk segera melakukan penyiraman.

Namun hasil dilapangan masih banyak tanah di badan jalan yang memicu debu dan lumpur saat hujan.

Erman Rahman menyampaikan, proyek penanganan transisi darurat ke pemulihan abrasi pantai Kota Padang sedan berjalan.

Mengunakan Dana Siap Pakai (DSP) BNPB sebesar Rp19 miliar itu untuk tiga titik abrasi. Penganganan darurat abrasi Pantai Padang Padang Kawasan Tugu Merpati, Kawasan Masjid Al Hakim dan Pasir Jambak.

“Pengerjaan sedang berjalan dengan target 70 hari kerja selesai,” ungkapnya.

Erman Rahman menjelaskan, penanganan abrasi dilakukan dengan pemasangan batu seawall, grip, ground T atau penghalang ombak, sehingga masjid dan Tugu Merpati tetap berdiri kokoh.

“Agar Tugu Merpati, Masjid Al Hakim dan Pasir Jambak akan terbebas dari abrasi,” terangnya.

Untuk diketahui, Penganganan darurat abrasi Pantai Padang Padang Kawasan Tugu Merpati memakan anggaran Rp5,9 miliar dengan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) terhitung 11 Januari 2021.

Paket ini dikerjakan oleh PT. Graha Bangun Persada dengan konsultan pengawas PT. Yasa Kreasindo Cemerlang.

Pantauan KLIKPOSITIF hingga 10:21 WIB menjelang siang ini belum dilakukan penyiraman. Walaupun sudah ada mobil yang membawa tenk air untuk penyiraman.

Dislokasi terpantau juga terpantau plang tulisan untuk berhati – hati karena kendaraan proyek keluar masuk. (*)

Tags: Abrasi PantaiBnpbBpbd SumbarPantai Padang

Berita Lainnya

Kalaksa BPBD Sumbar, Era Sukma Munaf

Pusat Setujui Rp17,89 Triliun untuk Pemulihan Pascabencana Sumbar, Target Tuntas 2028

Jumat, 5 Jun 2026 | 13:18 WIB

Ratusan Huntara yang Dibangun BNPB di Sumbar Resmi Ditempati Warga

Sabtu, 24 Jan 2026 | 22:51 WIB

Tindak Lanjut Pasca Bencana, Kota Solok Serahkan R3P ke BNPB

Kamis, 8 Jan 2026 | 20:19 WIB

Ratusan Rumah Hanyut dan Rusak di Kabupaten Solok, Pemerintah Daerah Targetkan Pembangunan Huntap Awal Tahun 2026

Jumat, 26 Des 2025 | 17:41 WIB
Selanjutnya
Walikota Payakumbuh Riza Falepi didampingi Rektor UMSB Riki Saputra saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid di Kampus IV UMSB Payakumbuh

Setelah Fakultas Kedokteran, UMSB Kini Miliki Masjid di Kampus IV Payakumbuh

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara