Sabtu, 07 Nov 2026 - 13:13 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Politik

Dibalik Megah dan Kokohnya Kelok 9, Mulyadi Ternyata Punya Peran Penting Saat Pengerjaannya

Calon Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) nomor urut 1 Mulyadi telah dikenal masyarakat luas sebagai aktor dibalik percepatan pembangunan Jembatan Kelok 9.

redaksi
Minggu, 22 Nov 2020 | 13:47 WIB
Jembatan Layang Kelok 9 di Sumbar

Jembatan Layang Kelok 9 di Sumbar (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Calon Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) nomor urut 1 Mulyadi telah dikenal masyarakat luas sebagai aktor dibalik percepatan pembangunan Jembatan Kelok 9. Mantan Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Kementerian PU, Ir. H. Dahler yang saat ini sudah pensiun membeberkan kesaksiannya yang saat itu sebagai orang yang bertanggung jawab penuh atas pembangunan Jembatan Kelok 9 tersebut.

Dia buka siapa sebenarnya sosok Mulyadi yang disebut-sebut kandidat kuat pada Pilgub Sumbar 2020. Sebagai orang yang lama berkecimpung di pembangunan Jembatan Kelok 9, Dahler tahu persis siapa sesungguhnya Mulyadi itu.

Dahler yang lebih dikenal sebagai Pimpinan Proyek Jembatan Kelok 9 ini menyebut, Jembatan Kelok 9 dimulai pembangunan pada 2003. Namun pada pelaksanaannya tidak berjalan mulus karena minimnya anggaran yang dikucurkan tiap tahunnya untuk pembangunan Kelok 9.

Dahler mengungkapkan, dari tahun 2003-2010 atau sekitar tujuh tahun anggaran untuk membangun Jalan Kelok 9 baru Rp200 miliar. Sedangkan, untuk menyelesaikan mega proyek di Limapuluhkota tersebut dibutuh sekitar Rp650 miliar.

“Ini karena kurangnya kekuatan politik di tingkat pusat sehingga jembatan yang dibangun dengan tenaga lokal tersebut tersendat-sendat pembangunannya,” beber Dahler.

Dan dia dan kawan-kawan yang menangani proyek yang kini menjadi daya tarik dunia itu, sempat frustasi karena tidak adanya dukungan dana yang memadai.

“Jadi kita karena kucuran dana yang terbatas dan hampir kita frustasi. Bangunan yang berdiri seperti sudah menjadi monumen di tengah hutan itu,” ucap Dahler.

Dia menjelaskan, dikasih dana Rp5 miliar setahun, paling banyak sekitar Rp30 miliar. Padahal ini perlu dana lebih kurang Rp400 miliar lagi.

Baca Juga

Mulyadi: Kasus Penyadapan Jangan Buat Rakyat Takut kepada Negara

Kamis, 5 Nov 2026 | 08:56 WIB

Anggota DPR RI Mulyadi Minta Segera Tertibkan Tambang Emas Ilegal Pakai Alat Berat

Kamis, 28 Mei 2026 | 11:38 WIB

Sekitar tahun 2010, Dahler bertemu dengan Mulyadi pada sebuah acara di gubernuran. Dia sempat berbincang dengan Mulyadi terkait pembangunan di Sumbar. Pada saat itu, Dahler menyebut Mulyadi mengeluarkan ucapan yang membuat dirinya kagum dengan pria kelahiran Bukittinggi tersebut. Yakni, Mulyadi menyampaikan komitmennya untuk membantu masyarakat karena telah diberikan amanah di Senayan.

“Pertama kali bertemu saat dia mengadakan pertemuan di gubernuran dan dia menyatakan berkomitmen daerah pemilihannya. Jadi dia (Mulyadi) bertanya apa yang harus dia bangun? Pertama kali, kita memang mengharapkan Kelok 9 ini selesai dengan cepat,” kenang Dahler.

Dahler pun menyampaikan kepada Mulyadi kenapa penting Jembatan Kelok 9 tersebut. Mengingat jalur tersebut merupakan jalur utama dari Sumbar ke Riau yang akan menggerakkan ekonomi kedua provinsi tidak boleh lagi hanya difasilitasi dengan jalan yang kecil atau jalan lama yang sering macet. Apalagi jika terjadi kecelakaan di jalur lama Kelok 9, akan menyebabkan lumpuhnya akses Sumbar-Riau dan ekonomi masyarakat pun akan terganggu karena banyak hasil bumi dijual ke Riau.

“Setelah kita sampaikan kegunaannya. Penghematannya kalau selesai nanti. Pak Mulyadi langsung semangat. Karena waktu itu Pak Mulyadi, Wakil Ketua Komisi V DPR langsung menelepon Pak Menteri PU dan meminta komitmen Menteri PU untuk diselesaikan dalam waktu dekat,” tutur Dahler.

Tak sampai di situ, Dahler mengatakan Mulyadi terus mengawal anggaran untuk Kelok 9 dari Senayan. Semasa menjadi pimpinan Komisi V tersebut, Mulyadi terus menghubungi Dahler untuk memantau dan melihat perkembangan pembangunan Kelok 9.

“Setiap tahun Pak Mulyadi tanya, apalagi? Berapa lagi perlu untuk selesai?. Kita sudah siap dengan schedule dan planningnya kan dan berapa yang kita butuhkan dia kasih. Kita pun melaksanakan dengan penuh tanggungjawab, enggak asal-asalan,” ujarnya.

Mulai saat itulah, Kelok 9 digenjot pelaksanaannya dari 2010, 2011, 2012, 2013 sampai diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Dahler menjelaskan Mulyadi yang dia kenal selama menjadi Anggota DPR sangat punya komitmen yang kuat membangun tanah kelahirannya dan memperjuangkan kepentingan masyarakat sesuai amanah yang diberikan. Dahler mengatakan, tanpa peran Mulyadi saat itu dan hanya mengacu pada anggaran biasa, tanpa kerja politik di Senayan, Jembatan Kelok 9 belum akan selesai hingga saat ini.

“Kita merasakan dan kita bisa lihat dari anggaran itu. Sudah 7 tahun belum 50 persen tapi Pak Mulyadi dalam tiga tahun sampai 2013 itu tuntas. Kalau nggak ada Pak Mulyadi nggak selesai itu barang sampai sekarang. Alhamdulillah untuk ada Pak Mulyadi, selesai dan berdampak nyata di semua sektor khususnya ekonomi dan akses daerah,” ucapnya. (*)

Tags: Ali MukhniMulyadiPilgubPilgub 2020pilgub sumbarpilgub2020Pilkada SumbarPilkada Sumbar 2020

Berita Lainnya

Mulyadi: Kasus Penyadapan Jangan Buat Rakyat Takut kepada Negara

Kamis, 5 Nov 2026 | 08:56 WIB

Anggota DPR RI Mulyadi Minta Segera Tertibkan Tambang Emas Ilegal Pakai Alat Berat

Kamis, 28 Mei 2026 | 11:38 WIB

Mulyadi Dorong Edukasi dan Literasi Digital untuk Perangi Judi Online

Kamis, 23 Apr 2026 | 13:30 WIB

Mulyadi Alokasikan 20 Persen Dana Pokir untuk Pendidikan di Sumbar

Rabu, 17 Des 2025 | 19:11 WIB
Selanjutnya
Ilustrasi

Pertama Kalinya Jasad Seorang Tentara Abad Pertengahan Ditemukan Didasar Danu di Lituania

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara