PADANG, KLIKPOSITIF — Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, secara resmi membuka Turnamen Bola Tangan Antar Kecamatan se-Kota Padang kategori U-17 Tahun 2026 di Rafhely Futsal Bypass, Rabu (14/10/2026). Turnamen ini menjadi bagian dari upaya pembinaan atlet sejak usia sekolah sekaligus menjaring bibit-bibit potensial yang dipersiapkan untuk memperkuat prestasi olahraga Kota Padang pada tingkat yang lebih tinggi.
Pembukaan turnamen tersebut dihadiri Anggota DPD RI, Cherint Iralloza Tasya, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang, Izmi Maylendra, Ketua Umum Pengurus Cabang (Pengcab) Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Kota Padang, Manufer Putra Firdaus, serta Ketua Dewan Pembina Pengcab ABTI Kota Padang, Argi Putra Finalo.
Turut hadir Ketua Pelaksana Turnamen Bola Tangan Antar Kecamatan se-Kota Padang kategori U-17 Tahun 2026, Seprinaldi, bersama para kepala sekolah dan guru pembina SMP negeri maupun swasta se-Kota Padang.
Kehadiran berbagai unsur pemerintah, pengurus cabang olahraga, serta pihak sekolah tersebut menunjukkan pentingnya sinergi dalam membangun pembinaan olahraga yang berkelanjutan. Sekolah menjadi salah satu tempat strategis untuk menemukan dan mengembangkan potensi atlet muda, sedangkan organisasi olahraga berperan dalam mengarahkan kemampuan mereka melalui latihan dan kompetisi yang terukur.
Dalam sambutannya, Maigus Nasir berharap turnamen bola tangan kategori U-17 ini dapat melahirkan atlet-atlet muda potensial yang mampu meneruskan prestasi para seniornya. Ia menilai, pembinaan sejak usia dini menjadi salah satu kunci untuk menjaga kesinambungan prestasi olahraga Kota Padang, sehingga tidak hanya berjaya pada kompetisi saat ini, tetapi juga memiliki atlet andalan untuk menghadapi berbagai kejuaraan pada masa mendatang.
Menurut Maigus, kompetisi antarkecamatan seperti ini tidak boleh hanya dipandang sebagai ajang untuk memperebutkan kemenangan. Lebih dari itu, turnamen merupakan ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan kemampuan, mengasah mental bertanding, serta mempelajari nilai-nilai positif yang terkandung dalam olahraga.
“Selamat bertanding dan junjung sportivitas. Mari jaga persahabatan, dan semoga ananda semua menjadi generasi penerus yang membawa olahraga Kota Padang semakin jaya,” ujar Maigus.
Ia menegaskan, olahraga memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui pertandingan, para atlet belajar menghormati lawan, bekerja sama dengan rekan satu tim, mematuhi aturan, serta menerima hasil pertandingan dengan sikap yang dewasa.
“Olahraga bukan sekadar mengejar kemenangan, tetapi juga membentuk karakter. Melalui Padang Balomba kita mendorong generasi muda Kota Padang untuk terus berprestasi di bidang masing-masing, termasuk olahraga,” katanya.
Maigus menjelaskan, pengembangan olahraga usia muda sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Padang melalui program Padang Balomba, yang merupakan aktivasi dari Program Unggulan (Progul) Padang Juara. Program tersebut diarahkan untuk mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, agar terus mengembangkan potensi dan meraih prestasi sesuai bidang yang ditekuni.
Melalui penyelenggaraan turnamen seperti ini, Pemko Padang berharap semakin banyak pelajar yang tertarik menekuni olahraga secara serius. Selain memberikan ruang berkompetisi, kegiatan tersebut juga dapat menjadi pintu masuk bagi proses pembinaan yang lebih terarah, mulai dari pengenalan cabang olahraga, pengembangan teknik dasar, hingga persiapan menghadapi kompetisi tingkat daerah maupun provinsi.
Dukungan terhadap pembinaan atlet muda juga disampaikan Ketua Umum Pengcab ABTI Kota Padang, Manufer Putra Firdaus. Ia menyebut turnamen U-17 tersebut sebagai bagian dari langkah berkelanjutan untuk menyiapkan generasi penerus atlet bola tangan Kota Padang, terutama setelah tim daerah itu mencatatkan hasil membanggakan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI Tahun 2026.
Manufer mengungkapkan, kontingen bola tangan Kota Padang berhasil meraih lima medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu pada Porprov Sumbar XVI 2026. Capaian tersebut menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi pengurus untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan agar prestasi yang telah diraih dapat dipertahankan.
“Kontingen bola tangan Kota Padang berhasil meraih lima medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada Porprov Sumbar XVI 2026. Prestasi ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk membina atlet muda sebagai penerus atlet senior pada kompetisi mendatang,” ujar Manufer.
Menurutnya, keberhasilan mempertahankan prestasi tidak dapat dilepaskan dari proses regenerasi yang dilakukan secara konsisten. Atlet yang saat ini menjadi andalan Kota Padang pada berbagai kejuaraan nantinya akan memasuki fase ketika dibutuhkan pemain-pemain baru untuk melanjutkan perjuangan. Karena itu, pembinaan dari tingkat sekolah menjadi investasi penting bagi masa depan bola tangan daerah.
Turnamen antarkecamatan ini diharapkan mampu memberikan gambaran mengenai perkembangan kemampuan atlet pelajar, sekaligus menjadi kesempatan bagi pelatih dan pengurus ABTI untuk mengidentifikasi pemain yang memiliki potensi menonjol. Dengan adanya kompetisi, kemampuan teknis, kekompakan tim, kedisiplinan, serta mental bertanding para peserta dapat dinilai dalam situasi pertandingan yang sesungguhnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Turnamen, Seprinaldi, menjelaskan bahwa turnamen bola tangan kategori U-17 Tahun 2026 diikuti 18 tim putra yang berasal dari SMP negeri dan swasta se-Kota Padang. Seluruh tim mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menguji hasil latihan yang telah dijalani sebelum mengikuti kompetisi tersebut.
“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wadah pembinaan sekaligus penjaringan atlet-atlet bola tangan berbakat yang dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi pada jenjang berikutnya,” kata Seprinaldi.
Ia menambahkan, keterlibatan pelajar dari berbagai sekolah menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan pembinaan bola tangan di Kota Padang. Semakin banyak pelajar yang memperoleh kesempatan bertanding, semakin terbuka pula peluang untuk menemukan atlet potensial yang selama ini belum mendapatkan ruang untuk menunjukkan kemampuannya.
Turnamen ini juga memperkuat peran sekolah dalam mendukung pengembangan olahraga prestasi. Dukungan kepala sekolah dan guru pembina dibutuhkan agar siswa dapat menyeimbangkan kegiatan pendidikan dengan aktivitas olahraga, sekaligus memperoleh pendampingan yang baik dalam mengembangkan bakat dan minatnya.
Melalui kompetisi tersebut, para peserta diharapkan tidak hanya berorientasi pada hasil akhir pertandingan, tetapi juga mampu menunjukkan kedisiplinan, semangat juang, kekompakan, dan rasa saling menghormati. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi atlet muda dalam perjalanan mereka menuju kompetisi yang lebih kompetitif.
Pemerintah Kota Padang bersama Pengcab ABTI Kota Padang berharap turnamen ini menjadi salah satu fondasi untuk memperkuat pembinaan bola tangan secara berkesinambungan. Dengan dukungan pemerintah, organisasi olahraga, sekolah, pelatih, dan orang tua, atlet-atlet muda diharapkan dapat berkembang secara optimal dan memiliki kesiapan menghadapi tantangan pada level yang lebih tinggi.
Penyelenggaraan Turnamen Bola Tangan Antar Kecamatan se-Kota Padang kategori U-17 Tahun 2026 pun menjadi momentum untuk melanjutkan capaian prestasi yang telah diraih Kota Padang. Melalui pembinaan yang konsisten dan kompetisi berjenjang, Kota Padang menargetkan lahirnya generasi atlet bola tangan yang mampu mempertahankan prestasi daerah sekaligus mengharumkan nama kota di tingkat provinsi maupun nasional.






