Kamis, 15 Okt 2026 - 10:12 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home Life Health

Kopi Pagi Hari dan Risiko Kematian akibat Penyakit Jantung yang Lebih Rendah

Fitria Marlina
Kamis, 15 Okt 2026 | 06:22 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF — Kebiasaan minum kopi pada pagi hari berpotensi berkaitan dengan risiko kematian yang lebih rendah, baik akibat penyakit kardiovaskular maupun penyebab lainnya. Sebaliknya, orang yang minum kopi sepanjang hari tidak menunjukkan penurunan risiko kematian yang sama dibandingkan mereka yang tidak minum kopi.

Temuan tersebut berasal dari penelitian yang dipublikasikan dalam European Heart Journal pada 21 Februari 2025. Studi ini menganalisis hubungan antara waktu konsumsi kopi dan risiko kematian dalam jangka panjang.

Baca Juga

Ini Diet Terbaik untuk Menurunkan Berat Badan

Kamis, 15 Okt 2026 | 07:41 WIB

Tidak Ada Satu Pola Makan Paling Sehat

Kamis, 15 Okt 2026 | 07:04 WIB

Penelitian melibatkan hampir 41.000 orang dewasa dengan usia rata-rata 47 tahun, dengan proporsi perempuan sekitar 52 persen. Para peserta merupakan bagian dari survei kesehatan dan gizi nasional Amerika Serikat (National Health and Nutrition Examination Survey).

Peserta diminta melaporkan makanan dan minuman yang dikonsumsi, termasuk jenis kopi, jumlah konsumsi, serta waktu meminumnya. Kopi yang diteliti mencakup kopi berkafein maupun tanpa kafein. Selain itu, peneliti menganalisis data dari sekitar 1.500 orang dewasa yang mencatat konsumsi makanan dan minuman secara terperinci selama tujuh hari.

Data konsumsi tersebut kemudian dihubungkan dengan catatan kematian peserta selama periode tindak lanjut rata-rata hampir 10 tahun.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekitar 36 persen peserta merupakan peminum kopi pada pagi hari, sedangkan 16 persen lainnya mengonsumsi kopi sepanjang hari. Adapun 48 persen peserta tidak minum kopi.

Dibandingkan dengan orang yang tidak minum kopi, kelompok peminum kopi pada pagi hari memiliki risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular 31 persen lebih rendah. Risiko kematian dari semua penyebab pada kelompok ini juga tercatat 16 persen lebih rendah selama periode penelitian.

Sebaliknya, kelompok yang minum kopi sepanjang hari tidak menunjukkan perbedaan risiko kematian yang berarti dibandingkan kelompok yang tidak mengonsumsi kopi.

Waktu Minum Kopi Perlu Diperhatikan

Temuan ini mengindikasikan bahwa waktu konsumsi kopi mungkin berkaitan dengan manfaat kesehatan, selain jumlah kopi yang diminum. Namun, penelitian tersebut belum dapat memastikan alasan di balik perbedaan risiko antara peminum kopi pada pagi hari dan mereka yang mengonsumsinya sepanjang hari.

Peneliti juga mengingatkan bahwa studi ini bersifat observasional. Artinya, penelitian hanya menemukan hubungan antara kebiasaan minum kopi dan risiko kematian, bukan membuktikan bahwa minum kopi pada pagi hari secara langsung menyebabkan penurunan risiko tersebut.

Faktor lain, seperti pola tidur, pola makan, aktivitas fisik, dan kebiasaan hidup peserta, mungkin turut memengaruhi hasil penelitian.

Meski demikian, hasil ini memberikan perspektif tambahan mengenai kebiasaan konsumsi kopi dan kesehatan jantung. Bagi masyarakat yang terbiasa minum kopi, menjaga pola konsumsi yang sesuai dengan kondisi tubuh serta menerapkan gaya hidup sehat tetap menjadi hal penting.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memastikan apakah waktu minum kopi benar-benar memengaruhi kesehatan jantung dan bagaimana mekanisme yang mendasarinya.

Tags: HealthKopi Pagi

Berita Lainnya

Ini Diet Terbaik untuk Menurunkan Berat Badan

Kamis, 15 Okt 2026 | 07:41 WIB

Tidak Ada Satu Pola Makan Paling Sehat

Kamis, 15 Okt 2026 | 07:04 WIB

Empat Cara Menurunkan Kolesterol melalui Pola Makan Sehat

Kamis, 15 Okt 2026 | 05:29 WIB

Studi Sebut Jalan Kaki Lebih Lama Erat Kaitannya dengan Umur Panjang

Rabu, 14 Okt 2026 | 14:39 WIB
Selanjutnya

Tidak Ada Satu Pola Makan Paling Sehat

Tinggalkan komentar
Sumatera Pulih

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara