KLIKPOSITIF- Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pemkab Pessel) memastikan dukungan terhadap kontingen daerah yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026.
Namun, persiapan kontingen menghadapi tantangan lantaran pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2026 baru dijadwalkan lima hari sebelum Porprov dimulai.
Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Pesisir Selatan, Ronald Bernando mengatakan, Pemkab Pessel telah menyiapkan anggaran sebesar Rp2,2 miliar untuk mendukung keikutsertaan kontingen pada Porprov Sumbar 2026.
βPemkab Pessel sangat mendukung pelaksanaan Porprov Sumbar tahun ini. Dukungan itu juga sudah diwujudkan dengan anggaran yang telah dimasukkan dalam APBD Perubahan sebesar Rp2,2 miliar,β kata Ronald di Painan, Minggu (13/9/2026).
Ia menegaskan, persoalan yang dihadapi saat ini bukan terkait ada atau tidaknya dukungan pemerintah daerah. Tantangannya terletak pada rentang waktu pengesahan APBD-P dengan jadwal pembukaan Porprov yang sangat berdekatan.
APBD-P Pesisir Selatan dijadwalkan disahkan pada 27 September 2026. Sementara Porprov Sumatera Barat dijadwalkan mulai digelar pada 2 Oktober 2026.
Dengan demikian, Pemkab Pessel hanya memiliki waktu sekitar lima hari setelah pengesahan anggaran untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan kontingen sebelum pertandingan dimulai.
Ronald menjelaskan, keikutsertaan kontingen dalam Porprov bukan hanya berkaitan dengan keberadaan atlet. Berbagai kebutuhan administrasi, perlengkapan atlet dan kontingen, hingga persiapan teknis lainnya juga harus diselesaikan.
Dengan waktu yang relatif singkat, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri. Di sisi lain, pemerintah daerah tetap harus memastikan seluruh penggunaan anggaran dilakukan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
βKita tentunya harus mengikuti mekanisme dan ketentuan yang berlaku dalam penggunaan anggaran. Karena itu, persoalan waktu ini memang menjadi tantangan yang harus dicarikan solusi,β ujarnya.
Menurut Ronald, persoalan serupa juga dihadapi sejumlah daerah lain di Sumatera Barat. Berdasarkan informasi yang diterimanya, sedikitnya 12 kabupaten/kota menghadapi persoalan yang relatif sama terkait penyesuaian waktu penganggaran dengan jadwal pelaksanaan Porprov.
Ia berharap kondisi tersebut tidak dipandang sebagai bentuk ketidaksiapan Pesisir Selatan mengikuti Porprov.
Sebaliknya, Pemkab Pessel tetap menunjukkan komitmen terhadap pembinaan olahraga dan keikutsertaan atlet daerah melalui dukungan anggaran yang telah disiapkan.
Sementara itu, Ketua KONI Pesisir Selatan M. Adli memastikan pihaknya bersama para atlet telah melakukan persiapan menghadapi Porprov Sumatera Barat 2026.
βKami sangat siap. Data atlet Pesisir Selatan yang akan bertanding pada Porprov juga sudah kami persiapkan. Tentunya kami ingin atlet-atlet kita bisa tampil dan membawa nama baik Pesisir Selatan,β kata M. Adli.
Ia mengaku memahami persoalan yang dihadapi pemerintah daerah terkait waktu penganggaran. Menurutnya, alokasi Rp2,2 miliar dalam APBD-P 2026 merupakan bentuk keseriusan Pemkab Pessel dalam mendukung kontingen daerah.
Namun, persoalan waktu antara pengesahan anggaran dan dimulainya Porprov tetap perlu dicarikan jalan keluar bersama.
M. Adli mengatakan, KONI Pessel sebelumnya juga telah menyampaikan harapan agar pelaksanaan Porprov, apabila memungkinkan, dapat dipertimbangkan pada November atau Desember 2026.
Menurutnya, usulan tersebut bukan karena Pesisir Selatan tidak siap mengikuti Porprov, melainkan agar seluruh kontingen memiliki waktu yang lebih memadai untuk mempersiapkan kebutuhan atlet dan teknis pertandingan.
βKami tentu menghormati jadwal dan keputusan yang telah ditetapkan. Harapan tersebut semata-mata merupakan masukan agar daerah memiliki waktu persiapan yang lebih memadai, apalagi persoalan penyesuaian waktu penganggaran ini juga dialami sejumlah kabupaten/kota lainnya,β tuturnya.
M. Adli menegaskan, hal terpenting saat ini adalah mencari solusi terbaik tanpa mengurangi semangat para atlet yang telah mempersiapkan diri.
Dengan kesiapan KONI dan para atlet serta dukungan anggaran yang telah disiapkan Pemkab Pessel, ia berharap kontingen Pesisir Selatan tetap dapat tampil maksimal dan membawa nama baik daerah pada Porprov Sumatera Barat 2026.





