Solok, Klikpositif – Masyarakat di 23 Nagari Kabupaten Solok menyampaikan suaranya untuk Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak, Rabu (9/9/2026). Pemilihan dilakukan di masing-masing tempat pemungutan suara (TPS) yang sudah ditetapkan oleh Panitia Pemilihan Wali Nagari (P2WN).
Pelaksanaan Pilwana secara serentak dilakukan di Nagari Panyakalan, Gantung Ciri, Simanau, Batu Bajanjang, Salimpek, Alahan Panjang, Aie Dingin, Lolo, Surian, Kampuang Batu Dalam, Aia Luo, Kinari, Bukik Tandang, Muaro Paneh, Paninggahan, Kuncie, Sibarambang, Paninjauan, Sulik Aie, Jawi-Jawi, Batang Baruih, Koto Sani, dan Nagari Aripan.
Memastikan pelaksanaan Pilwana berjalan lancar, Pemerintah Kabupaten Solok pun turun langsung mengawal pelaksanaan pesta demokrasi di tingkat nagari. Tim diturunkan ke 23 nagari yang melaksanakan Pilwana.
Di Nagari Muaro Paneh, tim monitoring dipimpin Asisten II Pemkab Solok, Jefrizal dan didampingi Kadis Kominfo, SusiΒ Sofianti Saidani. Dalam peninjauan, tim melihat langsung tahapan pemungutan suara yang dilakukan oleh KPPS.
Dalam kesempatan itu, Jefrizal mengatakan, pelaksanaan Pilwana serentak merupakan momentum penting bagi masyarakat nagari untuk menentukan pemimpin yang akan membawa pemerintahan nagari ke arah yang lebih baik.
βYang terpenting adalah bagaimana seluruh tahapan Pilwana dapat berjalan dengan aman, tertib dan demokratis. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dengan baik serta tetap menjaga suasana kondusif selama proses pemilihan,β ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Solok, Susi Sofianti Saidani, menekankan pentingnya penyampaian informasi yang benar kepada masyarakat selama pelaksanaan Pilwana. Masyarakat diharapkan memperoleh informasi yang akurat dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Pemerintah Kabupaten Solok mengapresiasi seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan pelaksanaan Pilwana serentak, mulai dari panitia pemilihan, pemerintah nagari, aparat keamanan, tokoh masyarakat, hingga seluruh masyarakat yang turut menjaga ketertiban.
Dengan terlaksananya Pilwana serentak di 23 nagari, diharapkan dapat terpilih Wali Nagari yang mampu menjalankan amanah masyarakat serta bersama-sama membangun nagari dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.






