Rabu, 09 Sep 2026 - 14:28 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News

Beda Jauh Data Kualitas Udara Padang dan IQAir, Ini Penjelasan GAW Koto Tabang Agam

Kiki Julnasri
Rabu, 9 Sep 2026 | 10:23 WIB
Kondisi polusi udara di Padang, Kamis (3/9/2026)

Kondisi polusi udara di Padang, Kamis (3/9/2026)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF- Data kualitas udara Kota Padang yang dirilis IQAir dan Stasiun Pemantau Atmosfer Global (GAW) Bukit Koto Tabang menunjukkan hasil berbeda dalam beberapa hari terakhir.

Perbedaan paling mencolok terlihat pada Selasa (8/9/2026) malam.

Berdasarkan data IQAir, indeks kualitas udara Kota Padang sempat mencapai 538 AQI pada pukul 22.00 WIB. Angka tersebut menunjukkan kualitas udara pada kategori sangat buruk.

Namun, pada Rabu (9/9/2026) pukul 09.00 WIB, indeks tersebut turun drastis menjadi 158 AQI, dengan polutan utama yang terdeteksi adalah PM10.

Sementara itu, data yang dirilis GAW Bukit Koto Tabang menunjukkan kondisi berbeda.

Hingga Selasa malam hingga Rabu (9/9/2026), konsentrasi partikulat yang dipantau berada pada kisaran 21 hingga 30,4 mikrogram per meter kubik dan masuk kategori sedang.

Kepala Stasiun GAW Bukit Koto Tabang, Sugeng Nugroho, menjelaskan perbedaan tersebut berkaitan dengan parameter dan metode yang digunakan.

Menurutnya, informasi yang berasal dari IQAir merupakan indeks kualitas udara yang menggabungkan enam parameter.

“Informasi tersebut merupakan indeks kualitas udara berdasarkan enam parameter, yakni PM2.5, PM10, CO, SO2, NO2 dan O3 yang diintegrasikan menjadi satu nilai indeks,” jelas Sugeng.

Baca Juga

Kondisi polusi udara di Padang, Kamis (3/9/2026)

GAW Ungkap Kualitas Udara Padang Masih Kategori Sedang

Rabu, 9 Sep 2026 | 11:27 WIB
Bagi masker ke Pengendara di 50 Kota dipimpin Kasatlantas IPTU Zarwiko Irzal

Udara Sumbar Memburuk, Dirlantas Imbau Pengendara Pakai Masker dan Berkendara Aman

Rabu, 9 Sep 2026 | 11:10 WIB

Sedangkan informasi kualitas udara yang dirilis GAW Bukit Koto Tabang mengacu pada Peraturan BMKG Nomor 8 Tahun 2022.

“Informasi kualitas udara yang kami rilis mengacu pada PERBAN BMKG Nomor 8 Tahun 2022, yaitu berdasarkan parameter PM2.5 saja,” katanya.

Sugeng mengatakan, berdasarkan hasil pengamatan dan prakiraan menggunakan data ECMWF, kualitas udara Kota Padang pada 9 September 2026 berada dalam kategori sedang.

GAW Bukit Koto Tabang juga memantau konsentrasi PM2.5 secara berkala untuk melihat perkembangan kualitas udara di wilayah Sumatera Barat.

Di sisi lain, IQAir merupakan platform pemantauan kualitas udara yang menyediakan data real-time dari lebih dari 80 ribu stasiun pemantauan di berbagai negara.

Perbedaan angka tersebut menunjukkan bahwa indeks kualitas udara dari berbagai platform tidak selalu dapat dibandingkan secara langsung. Parameter yang digunakan serta metode penghitungan indeks menjadi salah satu faktor yang memengaruhi hasil pemantauan.

Karena itu, masyarakat perlu memperhatikan sumber data, parameter polutan, serta waktu pengukuran ketika membaca informasi mengenai kualitas udara.

Tags: Beda Jauh Data Kualitas Udara Padang dan IQAirGAW Bukit Koto Tabang Prediksi Udara Mulai Tidak Sehat di DharmasrayaGAW Koto TabangKualitas Udara

Berita Lainnya

Kondisi polusi udara di Padang, Kamis (3/9/2026)

GAW Ungkap Kualitas Udara Padang Masih Kategori Sedang

Rabu, 9 Sep 2026 | 11:27 WIB
Bagi masker ke Pengendara di 50 Kota dipimpin Kasatlantas IPTU Zarwiko Irzal

Udara Sumbar Memburuk, Dirlantas Imbau Pengendara Pakai Masker dan Berkendara Aman

Rabu, 9 Sep 2026 | 11:10 WIB
Ilustrasi (KLIKPOSITIF.com)

Kualitas Udara Sejumlah Wilayah Sumbar Berbatasan Riau Cenderung Tidak Sehat

Selasa, 8 Sep 2026 | 12:19 WIB
Ilustrasi (KLIKPOSITIF.com)

IQAir Catat Udara Payakumbuh dan Batusangkar Tidak Sehat, Padang-Bukittinggi Masuk Kategori Sensitif

Rabu, 26 Agu 2026 | 13:00 WIB
Selanjutnya
Bagi masker ke Pengendara di 50 Kota dipimpin Kasatlantas IPTU Zarwiko Irzal

Udara Sumbar Memburuk, Dirlantas Imbau Pengendara Pakai Masker dan Berkendara Aman

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara