KLIKPOSITIF- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengeluarkan prakiraan cuaca maritim untuk wilayah perairan Sumatera Barat pada 4-7 September 2026.
Dalam prakiraan tersebut, sejumlah wilayah perairan Sumbar berpotensi mengalami gelombang tinggi hingga 4 meter.
Prakiraan berlaku mulai 4 September 2026 pukul 07.00 WIB hingga 5 September 2026 pukul 06.00 WIB.
Pada periode tersebut, cuaca diperkirakan cerah berawan hingga hujan ringan. Potensi hujan ringan terdapat di Perairan Padang-Padang Pariaman, Perairan Pesisir Selatan, Perairan Timur Pagai, dan Perairan Timur Sipora.
Angin bertiup dari arah tenggara hingga timur dengan kecepatan 3-18 knot.
Kondisi gelombang umumnya rendah hingga sedang. Namun, gelombang sedang dengan ketinggian 1,25-2,50 meter berpotensi terjadi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Agam-Pasaman Barat, Perairan Barat Pagai, Perairan Barat Siberut, Perairan Barat Sipora, Perairan Padang-Padang Pariaman, Perairan Pesisir Selatan, serta sejumlah perairan di Kepulauan Mentawai.
Memasuki 5 September 2026 pukul 07.00 WIB hingga 6 September 2026 pukul 06.00 WIB, kondisi gelombang diperkirakan meningkat menjadi sedang hingga tinggi.
Gelombang tinggi 2,50-4 meter berpotensi terjadi di Perairan Pesisir Selatan, Perairan Timur Pagai, Perairan Barat Siberut, Perairan Barat Sipora, dan Perairan Barat Pagai.
Sementara itu, angin diperkirakan bertiup dari tenggara hingga timur dengan kecepatan 8-18 knot.
Pada 6 September pukul 07.00 WIB hingga 7 September 2026 pukul 06.00 WIB, BMKG kembali memprakirakan kondisi gelombang sedang hingga tinggi.
Gelombang tinggi 2,50-4 meter masih berpotensi terjadi di Perairan Pesisir Selatan, Perairan Timur Pagai, Perairan Barat Siberut, Perairan Barat Sipora, dan Perairan Barat Pagai.
Kecepatan angin juga meningkat dengan arah tenggara hingga selatan, yakni 10-22 knot.
BMKG turut memprakirakan potensi hujan ringan di Perairan Agam-Pasaman Barat, Perairan Padang-Padang Pariaman, dan Perairan Pesisir Selatan.
Sementara itu, potensi udara kabur diprakirakan terjadi di Perairan Barat Pagai, Perairan Barat Siberut, Perairan Barat Sipora, Perairan Timur Pagai, dan Perairan Timur Siberut.
Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bagi masyarakat yang beraktivitas di laut, khususnya nelayan dan pengguna jasa transportasi laut.
Masyarakat diimbau memperhatikan perkembangan informasi cuaca dan gelombang dari BMKG sebelum melakukan aktivitas pelayaran.






