Sabtu, 07 Nov 2026 - 09:39 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Banjir Rusak Lagi 30 Hektare Sawah Rehabilitasi di Padang

Kiki Julnasri
Rabu, 5 Agu 2026 | 21:00 WIB
Lahan sawah terdampak banjir

Lahan sawah terdampak banjir

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF- Banjir yang melanda Kota Padang pada Senin (3/8/2026) kembali merusak lahan pertanian yang sebelumnya telah direhabilitasi pascabencana. Sekitar 30 hektare sawah kembali tertimbun lumpur dan material banjir.

Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Yoice Yulianti, mengatakan lahan yang terdampak merupakan bagian dari 102 hektare sawah yang direhabilitasi melalui program Kementerian Pertanian setelah bencana besar pada akhir 2025.

“Di Kelurahan Kuranji saja ada lima kelompok tani yang terdampak dengan luas sekitar delapan hektare. Secara keseluruhan, sekitar 30 hektare sawah kembali tertimbun material banjir,” kata Yoice, Rabu (5/8/2026).

Ia menjelaskan, sawah yang terdampak tersebar di sejumlah kelompok tani di Kelurahan Kuranji. Lahan tersebut sebelumnya telah kembali produktif dan ditanami padi.

Usia tanaman padi yang terdampak bervariasi, mulai sekitar satu pekan hingga dua bulan. Kondisi itu dikhawatirkan memicu gagal panen bagi para petani.

Menurut Yoice, Pemerintah Kota Padang akan membawa persoalan tersebut dalam pembahasan bersama Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Barat untuk mencari langkah penanganan.

Namun, ia menilai rehabilitasi lahan tidak akan menjadi solusi jangka panjang jika penyebab utama banjir belum diatasi. Kawasan persawahan berada di sekitar daerah aliran sungai (DAS) yang mengalami pendangkalan akibat bencana sebelumnya.

“Kalau sungainya masih dangkal, meskipun sawah direhabilitasi, banjir akan tetap berulang. Yang paling mendesak sekarang adalah pengerukan sedimentasi sungai dan pembangunan dam pengendali,” ujarnya.

Ia berharap normalisasi sungai segera dilakukan agar lahan pertanian yang telah direhabilitasi tidak kembali rusak setiap kali hujan deras mengguyur Kota Padang.

Baca Juga

Sawah di Padang yang Kembali Tertimbun Banjir

Sawah di Padang Kembali Tertimbun Banjir, Anggaran Rehabilitasi Diusulkan ke Kementan

Rabu, 4 Nov 2026 | 13:30 WIB
Rumah Sakit Siti Rahmah Padang Kebanjiran, Senin (3/8/2026)

Pemko Padang Siapkan Solusi Jangka Panjang Atasi Banjir Berulang

Senin, 19 Okt 2026 | 13:40 WIB

Sementara itu, Emi, petani di Lapau Munggu, Kelurahan Kuranji, mengatakan sawah miliknya yang baru selesai direhabilitasi kembali tertimbun lumpur dan bebatuan akibat banjir.

“Ada sekitar empat petak sawah. Sudah ditanam, tapi sekarang tertimbun lagi,” katanya.

Emi berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata karena bertani menjadi sumber penghidupan utama masyarakat di kawasan tersebut.

“Kalau tidak bertani lagi mau jadi apa. Bertani satu-satunya sumber ekonomi kami saat ini,” tuturnya.

Tags: Banjir di PadangBencana di PadangDinas Pertanian

Berita Lainnya

Sawah di Padang yang Kembali Tertimbun Banjir

Sawah di Padang Kembali Tertimbun Banjir, Anggaran Rehabilitasi Diusulkan ke Kementan

Rabu, 4 Nov 2026 | 13:30 WIB
Rumah Sakit Siti Rahmah Padang Kebanjiran, Senin (3/8/2026)

Pemko Padang Siapkan Solusi Jangka Panjang Atasi Banjir Berulang

Senin, 19 Okt 2026 | 13:40 WIB
BRI Branch Office (BO) Khatib Sulaiman dan BO Padang menyerahkan bantuan di Padang

BRI Peduli Bantu Korban Banjir di Kampung Guo dan Lubuk Minturun Kota Padang

Rabu, 14 Okt 2026 | 13:00 WIB
Banjir di Kampung Bukit Kaciak, Nagari Amping Parak Timur, Kecamatan Sutera, masih merendam, Jumat (9/10/2026), malam.

Banjir Lumin Park Berulang, Ketua Komisi III DPRD Padang Soroti Pembangunan di Sempadan Sungai

Selasa, 13 Okt 2026 | 14:02 WIB
Selanjutnya

Bulog dan Pemkab Pasaman Percepat Sertifikasi Aset Tanah Milik Bulog

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara