Sabtu, 07 Nov 2026 - 12:49 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

BP3MI Sumbar: Myanmar Bukan Negara Tujuan Resmi PMI, Waspadai Modus Kerja Ilegal

Kiki Julnasri
Kamis, 16 Jul 2026 | 11:39 WIB
Kepala BP3MI Sumbar, Jupriyadi

Kepala BP3MI Sumbar, Jupriyadi

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF- Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Barat menyayangkan dugaan penyekapan terhadap dua perempuan warga negara Indonesia (WNI) yang videonya viral di media sosial dan diduga terjadi di Myanmar.

Kepala BP3MI Sumbar, Jupriyadi, mengatakan pihaknya mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur tawaran kerja ke Myanmar maupun negara lain yang bukan menjadi tujuan resmi penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Pemanfaatan tenaga kerja Indonesia di Myanmar dilarang karena negara tersebut bukan tujuan penempatan resmi PMI dan tidak memiliki perjanjian kerja sama ketenagakerjaan dengan Indonesia,” ungkap Jupriyadi kepada Katasumbar, Kamis (16/7/2026).

Baca Juga

Video WNI yang minta pulang dari Myanmar diduga jadi TPPO (screenshot)

Kabar Baik! WNI Asal Agam Korban Penyekapan di Myanmar Sudah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 30 Jul 2026 | 19:59 WIB
Video WNI yang minta pulang dari Myanmar diduga jadi TPPO (screenshot)

WNI asal Agam Disekap di Myanmar, Pemerintah Upayakan Pemulangan Tanpa Tebusan

Kamis, 16 Jul 2026 | 15:52 WIB

Menurutnya, warga yang berangkat bekerja ke negara yang tidak memiliki kerja sama resmi dengan Indonesia berisiko tinggi menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), penyekapan, hingga berbagai bentuk penipuan oleh sindikat internasional.

“Myanmar merupakan negara dengan risiko tinggi. Selain Myanmar, masyarakat juga perlu mewaspadai tawaran kerja ke Kamboja yang tidak melalui jalur resmi,” terangnya.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi lowongan kerja yang beredar di media sosial tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.

“Kalau mendapat informasi lowongan kerja dari media sosial, pastikan dikonfirmasi terlebih dahulu. Jangan sampai tergiur iming-iming gaji besar lalu menjadi korban penipuan,” katanya.

Bagi masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri, Jupriyadi meminta agar mengurus seluruh proses melalui jalur resmi.

“Silakan datang ke Dinas Ketenagakerjaan kabupaten/kota atau langsung ke BP3MI Sumbar. Kami bersama Dinas Ketenagakerjaan, Imigrasi, dan instansi terkait terus berkoordinasi untuk memastikan masyarakat dapat bekerja ke luar negeri secara aman dan sesuai prosedur,” jelasnya.

Sebelumnya, sebuah video permohonan pertolongan dari dua perempuan yang mengaku disekap di Myanmar viral di media sosial. Salah satu perempuan dalam video tersebut diketahui merupakan warga Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Dalam video itu, keduanya meminta bantuan agar dapat dipulangkan ke Indonesia. Mereka mengaku menjadi korban penyekapan dan diminta membayar uang tebusan hingga ratusan juta rupiah untuk bisa dibebaskan.

Tags: BP3MIBP3MI SumbarBP3MI Sumbar Sebut Myanmar Bukan Negara Tujuan Resmi PMIPekerja Migran Indonesia

Berita Lainnya

Video WNI yang minta pulang dari Myanmar diduga jadi TPPO (screenshot)

Kabar Baik! WNI Asal Agam Korban Penyekapan di Myanmar Sudah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 30 Jul 2026 | 19:59 WIB
Video WNI yang minta pulang dari Myanmar diduga jadi TPPO (screenshot)

WNI asal Agam Disekap di Myanmar, Pemerintah Upayakan Pemulangan Tanpa Tebusan

Kamis, 16 Jul 2026 | 15:52 WIB
Video WNI yang minta pulang dari Myanmar diduga jadi TPPO (screenshot)

Viral! Warga Agam Disekap di Myanmar Minta Dipulangkan, Ini Kata BP3MI Sumbar

Kamis, 16 Jul 2026 | 11:07 WIB

Hadir bagi Pekerja Migran Indonesia: BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Kematian kepada Keluarga PMI Musthakfirin

Rabu, 23 Apr 2025 | 20:28 WIB
Selanjutnya
Pengacara yang akan melaporkan Wali Nagari Amping Parak terkait tandatangani surat jual beli tanah yang bersengketa (Its)

Wali Nagari Amping Parak Pessel Terancam Dilaporkan, Teken Surat Jual Beli Tanah Bersengketa dan Terikat Putusan Pengadilan

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara