KLIKPOSITIF – Air fryer semakin populer sebagai peralatan dapur modern yang menawarkan cara memasak makanan dengan tekstur renyah tanpa harus menggunakan banyak minyak. Perangkat ini menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin menikmati makanan goreng dengan kandungan lemak dan kalori yang lebih rendah.
Berbeda dengan metode menggoreng konvensional yang merendam makanan dalam minyak panas, air fryer bekerja dengan mengalirkan udara panas bersuhu tinggi hingga sekitar 200 derajat Celsius ke seluruh permukaan makanan. Sirkulasi udara tersebut membuat bagian luar makanan menjadi renyah dan berwarna kecokelatan, sementara bagian dalam tetap lembut. Selama proses memasak, sisa lemak dari makanan akan menetes ke wadah penampung di bagian bawah alat.
Air fryer dapat digunakan untuk mengolah berbagai jenis makanan yang umumnya digoreng, seperti ayam, nugget, kentang goreng, onion ring, sayuran, ikan, pizza, hingga stik keju. Beberapa model juga dilengkapi fitur memanggang dan membakar, sehingga dapat digunakan untuk membuat kue, memanggang ayam utuh, maupun mengolah berbagai hidangan lainnya. Namun, kapasitas keranjang yang relatif kecil pada sebagian besar model menjadi salah satu keterbatasan, terutama untuk memasak dalam jumlah besar.
Dari sisi kesehatan, penggunaan air fryer dinilai lebih baik dibandingkan menggoreng dengan minyak. Karena makanan tidak menyerap minyak sebanyak proses penggorengan biasa, kandungan kalori pada makanan dapat berkurang secara signifikan. Selain itu, metode ini juga dapat mengurangi pembentukan akrilamida, yaitu senyawa yang dapat terbentuk saat makanan bertepung digoreng pada suhu tinggi dan dikaitkan dengan peningkatan risiko beberapa jenis penyakit.
Dilansir dari laman WebMd, para ahli gizi mengingatkan bahwa penggunaan air fryer bukan berarti semua makanan yang dimasak otomatis menjadi sehat. Makanan tinggi gula, garam, atau lemak tetap perlu dikonsumsi secara bijak meskipun diolah menggunakan air fryer. Peralatan ini sebaiknya dimanfaatkan sebagai bagian dari pola memasak yang lebih sehat, bersama metode lain seperti mengukus, merebus, atau memanggang.
Dari segi cita rasa, makanan yang dimasak menggunakan air fryer memiliki tekstur renyah yang menyerupai hasil gorengan, meskipun tidak sepenuhnya sama. Penggorengan dengan minyak memberikan rasa, aroma, dan tekstur yang khas karena minyak meresap ke dalam lapisan makanan. Sementara itu, hasil masakan air fryer cenderung lebih ringan dengan tekstur yang sedikit berbeda.
Untuk memperoleh hasil yang optimal, pengguna disarankan tidak mengisi keranjang air fryer terlalu penuh agar sirkulasi udara dapat bekerja secara merata. Dengan penggunaan yang tepat, air fryer dapat menjadi salah satu pilihan praktis untuk mendukung pola makan yang lebih sehat tanpa mengurangi kenikmatan menikmati makanan favorit.






