PASAMAN, KLIKPOSITIF — Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Barat terus memperkuat pengembangan komoditas hortikultura unggulan sebagai bagian dari upaya
meningkatkan kesejahteraan petani dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Pengembangan Tanaman Durian yang dilaksanakan di Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pasaman Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pemerintah provinsi dalam meningkatkan produktivitas serta kualitas komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi.
Kegiatan dihadiri oleh Kepala Bidang Tanaman Hortikultura Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Barat Vera Yusrial, Kepala Bidang Tanaman Hortikultura Kabupaten Pasaman Barat, Koordinator dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Kinali dan Koto Balingka, serta menghadirkan narasumber dari BRMP Buah Tropika Solok, Titin Purnama, SP., M.Si.
Sebanyak 22 orang petani penerima bantuan benih durian mengikuti kegiatan ini secara aktif.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyalurkan 480 batang benih durian unggul varietas MK Hortimart (Musang King) kepada dua kelompok tani di Kabupaten Pasaman Barat, yakni Kelompok Tani Karya Sejati Nagari Sigunanti dan Kelompok Tani Sapokat Trans Nagari Pamatang Panjang. Masing-masing kelompok memperoleh 240 batang benih siap tanam dengan tinggi minimal 150 cm.
Bantuan benih ini tidak hanya bertujuan meningkatkan luas tanam durian unggul, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi peningkatan pendapatan petani. Dengan penerapan teknik budidaya yang tepat, tanaman durian diproyeksikan mulai berproduksi optimal pada usia sekitar lima tahun dan memiliki prospek pasar yang sangat menjanjikan, baik untuk memenuhi kebutuhan domestik maupun pasar ekspor.
Selain penyaluran benih, para petani juga memperoleh pembekalan mengenai Good Agricultural Practices (GAP) sebagai bekal dalam mengelola kebun durian secara profesional. Materi yang disampaikan meliputi persiapan lahan, teknik penanaman, pemupukan, pengairan, pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT), hingga teknik penyerbukan untuk meningkatkan produktivitas buah.
Kepala Bidang Tanaman Hortikultura Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Barat Vera Yusrial, menjelaskan bahwa keberhasilan pembangunan pertanian tidak hanya ditentukan oleh bantuan sarana produksi, tetapi juga oleh peningkatan kapasitas petani dalam menerapkan budidaya yang baik.
“Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berkomitmen menghadirkan program yang tidak hanya memberikan bantuan benih, tetapi juga memastikan petani memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk mengelola tanaman secara optimal. Harapannya, durian dapat menjadi salah satu komoditas unggulan yang mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani di Sumatera Barat,” ujarnya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi dalam pengembangan komoditas hortikultura. Bantuan benih durian unggul dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat kawasan hortikultura sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
Sebagai bagian dari proses penyaluran bantuan yang akuntabel, seluruh benih diperiksa oleh Tim Teknis sebelum diserahterimakan kepada kelompok tani. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kualitas benih sesuai spesifikasi serta siap ditanam di lapangan.
Melalui sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, penyuluh pertanian, lembaga penelitian, dan kelompok tani, Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera
Barat terus mendorong pembangunan hortikultura yang maju, produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Pengembangan komoditas hortikultura seperti durian merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam meningkatkan nilai tambah sektor pertanian. Dengan produktivitas yang terus meningkat serta penerapan budidaya yang baik, diharapkan komoditas hortikultura mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani Sumatera Barat.






