PADANG, KLIKPOSITIF — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga TP-PKK Kelurahan Olo, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang menerima kunjungan Tim Penilai Lomba Gerakan PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026 yang dipimpin langsung Ketua TP-PKK Sumbar Ny. Harneli Mahyeldi bersama rombongan, di Kantor Lurah Olo, Senin (25/5/2026)
Turut hadir dalam kegiatan itu Wali Kota Padang Fadly Amran, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Ketua TP-PKK Kota Padang Ny. Dian Puspita Fadly Amran, Ketua Bidang I TP-PKK Kota Padang Ny. Sri Hayati Maigus Nasir, Ketua Bidang II TP-PKK Kota Padang Ny. Nova Raju Minropa, pengurus TP-PKK Kota Padang, TP-PKK Kecamatan Padang Barat, serta pengurus TP-PKK Kelurahan Olo.
Selain pemaparan program dan administrasi, tim penilai juga melakukan wawancara langsung dengan kader serta meninjau berbagai indikator lapangan yang menjadi fokus penilaian.
Ketua TP-PKK Sumbar Ny. Harneli Mahyeldi mengatakan, lomba Gerakan PKK merupakan agenda rutin tahunan untuk mengevaluasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
βTahun ini ada lima aspek penilaian yang menjadi fokus, yakni kelembagaan dan tertib administrasi PKK, PAAREDI Pokja I, UP2K Pokja II, Aku Hatinya PKK Pokja III, serta PHBS Plus Pokja IV,β ujarnya.
Menurut Harneli, keberhasilan sebuah daerah dalam menjalankan program PKK tidak hanya dilihat dari administrasi, tetapi juga dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat melalui pemberdayaan keluarga, peningkatan kesehatan lingkungan, hingga penguatan ekonomi rumah tangga.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras kader PKK Kelurahan Olo yang dinilai mampu menghadirkan berbagai inovasi dan program pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Ia optimistis TP-PKK Kelurahan Olo mampu memberikan hasil terbaik bagi Kota Padang pada tingkat provinsi.
βSemoga kerja keras seluruh kader PKK bersama masyarakat dan seluruh pihak yang terlibat membuahkan hasil terbaik. Kita berharap Kelurahan Olo bisa menjadi juara,β kata Fadly Amran.
Fadly menyebut, keberadaan kader PKK selama ini menjadi salah satu kekuatan penting dalam membantu pemerintah daerah menyentuh langsung kebutuhan masyarakat hingga tingkat keluarga. Karena itu, Pemerintah Kota Padang terus mendukung penguatan program PKK di seluruh kelurahan.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menegaskan bahwa kehadiran TP-PKK bukan semata-mata untuk mengikuti lomba ataupun mengejar prestasi seremonial. Menurutnya, yang lebih penting adalah bagaimana gerakan PKK mampu terus hadir memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.
βHadirnya TP-PKK sejalan dengan visi Kota Padang, yakni menggerakkan seluruh potensi untuk mewujudkan Kota Padang sebagai kota pintar (smart city) dan kota sehat,β ujar Maigus Nasir.
Ia menambahkan, tantangan sosial masyarakat saat ini semakin kompleks, terutama di tengah perkembangan teknologi dan digitalisasi yang begitu cepat. Karena itu, peran PKK sangat penting dalam membina ketahanan keluarga.
βMulai dari pembinaan anak usia dini, keluarga hingga masyarakat. Termasuk membina pola asuh anak dan remaja dalam menyikapi dampak negatif era digitalisasi,β tambahnya.
Menurut Maigus, pembinaan keluarga yang kuat menjadi fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang sehat, produktif, dan memiliki karakter yang baik. Hal tersebut sejalan dengan berbagai program pembangunan yang tengah dijalankan Pemerintah Kota Padang.
Ketua TP-PKK Kota Padang Ny. Dian Puspita Fadly Amran mengatakan, pihaknya akan terus memperkuat implementasi 10 Program Pokok PKK di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan pemberdayaan dan pembinaan keluarga.
βKami akan terus berupaya mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di tengah masyarakat demi mewujudkan keluarga yang beriman, berakhlak mulia, sehat dan sejahtera lahir batin,β katanya.
Ia juga berharap capaian dan inovasi yang ditunjukkan TP-PKK Kelurahan Olo dapat menjadi inspirasi bagi seluruh TP-PKK kelurahan lainnya di Kota Padang untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Penilaian lomba tersebut berlangsung hangat dan interaktif. Tim penilai tampak meninjau langsung berbagai program unggulan, mulai dari administrasi kelembagaan, pengelolaan lingkungan, pemanfaatan pekarangan melalui program Aku Hatinya PKK, hingga kegiatan peningkatan ekonomi keluarga melalui UP2K.





