Solok, Klikpositif – Pemerintah Kabupaten Solok mencatatkan kebaikan penerimaan dari sektor Pendapatan Asli Daerah. Realisasi PAD Kabupaten Solok pada tahun 2025 berhasil naik Rp25 miliar dibanding pendapatan pada tahun 2024 silam.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Solok, Hendriyanto, SE mengatakan, PAD Kabupaten Solok pada tahun 2024 ditargetkan sebesar Rp. 120,9 miliar dan terealisasi 78 persen atau sekitar Rp. 94,3 miliar.
Sementara pada tahun 2025, target PAD meningkat menjadi Rp.145,5 miliar dengan realisasi mencapai 85 persen atau sebesar Rp 123,5 miliar.
โCapaian ini menunjukkan peningkatan yang signifikan. PAD tahun 2025 naik lebih kurang Rp 25 miliar dibandingkan realisasi tahun 2024,โ ujar Hendriyanto, Kamis (22/1/2026) di Arosuka.
Ia menjelaskan, Bapenda Kabupaten Solok bertugas pada sub keuangan dalam pengelolaan Pendapatanย PAD yang meliputi pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta lain-lain PAD yang sah.
Menurut Hendriyanto,SE peningkatan PAD tahun 2025 tidak terlepas dari sejumlah strategi yang dijalankan. Di antaranya peningkatan sinergitas antar OPD dan mitra. Mulai dari pihak Perbankan, Notaris dan pihak ketiga lainnya, dalam menggali potensi pendapatan, termasuk melalui program ekstensifikasi.
Selain itu, Bapenda juga gencar melakukan edukasi dan sosialisasi kepada pelaku usaha, baik restoran, penginapan, maupun pelaku usaha lainnya. Sosialisasi juga dilaksanakan pada pemilik kendaraan yang memiliki kewajiban membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
โBapenda juga mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan digitalisasi melalui aplikasi online yang terintegrasi dengan perbankan,โ jelasnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison, mengapresiasi kinerja Bapenda yang dinilai telah memberikan kontribusi signifikan terhadap stabilitas keuangan daerah. Menurutnya, capaian tersebut juga merupakan hasil dari pemisahan bidang pendapatan yang sebelumnya berada di bawah Badan Keuangan Daerah (BKD) menjadi OPD definitif.
โKita tentu sangat mengapresiasi kerja keras jajaran Bapenda. Kontribusinya sangat signifikan bagi stabilitas keuangan Pemkab Solok di tahun 2025. Ini merupakan hasil dari kebijakan menjadikan bidang pendapatan sebagai OPD definitif,โ kata Sekda.







