Jumat, 22 Mei 2026 - 00:07 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home Life Health

Menilik Manfaat Sarapan Pagi yang Dianggap Sepele

Fitria Marlina
Sabtu, 8 Nov 2025 | 07:36 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Sepotong roti panggang dengan olesan selai kacang mungkin terasa cukup mengenyangkan. Namun, menurut ahli gizi Crandall, menu seperti itu sering kali tidak memenuhi kebutuhan tubuh β€” terutama bagi mereka yang berusia di atas 40 tahun, yang kerap bertanya-tanya mengapa massa otot menurun sementara lingkar pinggang justru bertambah.

Dilansir dari laman WebMd, berikut manfaat sarapan pagi untuk Anda.

1. Menjaga Kadar Gula Darah Tetap Stabil

Sarapan membantu menjaga stabilitas gula darah sepanjang hari, baik bagi penderita diabetes maupun yang tidak. Bagi orang sehat, kebiasaan ini bisa membantu mencegah insulin resistance β€” kondisi yang dapat berkembang menjadi diabetes. Fluktuasi kadar gula darah juga bisa memengaruhi suasana hati, membuat seseorang mudah cemas, tersinggung, atau cepat marah.

Menurut Dr. Osama Hamdy dari Joslin Diabetes Center, penderita diabetes sebaiknya tidak melewatkan sarapan. Saat perut kosong di pagi hari, kadar gula bisa turun terlalu rendah (*hipoglikemia*), yang berpotensi berbahaya.

β€œHipoglikemia bukan hal sepele. Kondisi ini bisa membuat Anda lemas, gugup, gemetar, bahkan berisiko mengalami detak jantung tidak teratur atau kejang,” jelasnya.

Ia menyarankan sarapan dengan karbohidrat rendah, disertai protein dan lemak sehat, seperti oatmeal dengan susu, atau telur dan roti gandum utuh. Asosiasi Diabetes Amerika juga merekomendasikan asupan serat 7–10 gram dan 400–500 kalori untuk menu sarapan ideal.

2. Menjaga Kesehatan Jantung

Riset menunjukkan bahwa orang yang rutin sarapan memiliki jantung lebih sehat. Sebuah studi tahun 2017 di Journal of the American College of Cardiology menemukan bahwa mereka yang sering melewatkan sarapan cenderung mengalami aterosklerosis β€” penyempitan dan pengerasan pembuluh darah akibat penumpukan plak β€” yang dapat memicu serangan jantung dan stroke.

Mereka juga umumnya memiliki lingkar pinggang lebih besar, tekanan darah dan kolesterol lebih tinggi. Hal ini bisa jadi karena kadar gula darah yang tidak stabil atau karena asupan serat harian yang kurang tercapai.

Meski belum jelas apakah masalah tersebut murni disebabkan oleh kebiasaan tidak sarapan atau faktor gaya hidup lain, Dr. Iva Smolens, ahli bedah jantung dan toraks, berpendapat bahwa pola hidup modern turut berperan besar.

β€œKita semua menjalani hidup yang serba cepat. Kita terburu-buru, melewatkan sarapan, makan cepat di mobil, dan tanpa sadar berat badan naik 10 kilo. Mungkin bukan hanya sarapan yang salah, tapi keseluruhan gaya hidup kita,” paparnya.

Baca Juga

Konten tidak tersedia
3. Meningkatkan Konsentrasi dan Produktivitas

Dr. Hamdy menambahkan, alasan lain mengapa sarapan penting adalah karena tubuh membutuhkan dorongan energi di pagi hari agar metabolisme berjalan optimal.

Mereka yang rutin sarapan cenderung memiliki daya fokus dan memori lebih baik. Anak-anak dan remaja yang sarapan teratur juga terbukti lebih jarang terlambat atau absen, serta mendapat nilai akademik yang lebih tinggi.

Tanpa sarapan, tubuh masuk ke mode hemat energi, di mana otak memperlambat kinerja karena kekurangan bahan bakar. Penelitian terus dilakukan untuk memahami lebih dalam bagaimana sarapan memengaruhi fungsi otak dan kinerja mental.

4. Menyiapkan Diri untuk Hari yang Sukses

Kuncinya adalah memadukan karbohidrat dan protein, misalnya sereal gandum utuh dengan susu dan buah, atau roti dengan telur. Jika tidak sempat makan di rumah, bawalah bekal sarapan ringan seperti pisang dan segenggam trail mix dengan susu kotak.

Sedikit persiapan bisa membuat pagi Anda lebih mudah β€” potong bahan sarapan saat menyiapkan makan malam, atau siapkan alat makan sejak malam sebelumnya. Pada akhir pekan, rebus telur untuk stok satu minggu.

Meski makanan instan seperti protein bar atau shake bisa menjadi pilihan darurat, ahli gizi Jo mengingatkan agar tidak menjadikannya kebiasaan. β€œGunakan sesekali saja. Makanan olahan tidak akan memberi rasa kenyang yang sama dengan makanan segar,” paparnya.

Tags: Sarapan Pagi

Berita Lainnya

Konten tidak tersedia
Selanjutnya
Politeknik Negeri Padang Gelar Workshop Pengenalan Vacuum Brake Bleeder untuk Bengkel Kendaraan Ringan di Kota Padang

PNP Teknik Mesin Laksanakan PKM Dorong Profesionalisme Bengkel Kendaraan Ringan di Kota Padang

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Β© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara