KLIKPOSITIF- Lomba penyelenggaraan salat jenazah antar majelis taklim yang digelar Ikatan Penyuluh Agama Islam (IPARI) Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), resmi ditutup, Selasa (16/9/2025) di Masjid Nurul Ikhlas, Nagari Lakitan Utara.
Dalam ajang yang memperebutkan piala bergilir ini, Taklim Aisyiyah Talang Kambang Barat berhasil meraih Juara 1. Sementara, juara 2 diraih Taklim Arrahmanurrahim Pasie Lawe, juara 3 Taklim Aisyiyah Aqso Karang Tangah.
Sedangkan, harapan 1 jatuh kepada Aisyiyah Nurul Haq Koto Raya, harapan 2 Khairul Amal Pacuan, dan harapan 3 Taklim Cendikia. Untuk kategori favorit, Taklim Yasinan Talang Tan Saidi meraih Favorit 1, Taklim Aisyiyah Nurul Islam Pasar Gompong Favorit 2, dan Taklim Aisyiyah Nurul Islam Seberang Tarok Favorit 3.
Ketua IPARI Lengayang, Syafridoni, menyampaikan, lomba ini diikuti oleh 22 majelis taklim dari berbagai nagari. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan implementasi dari tiga program IPARI Lengayang, yakni Taklim Magrib Sampai Isya (Tamasya), Gerakan Milenial Anti Narkotika (Gemantika), dan Lengayang Terapi Aqidah (Lentera).
“Lomba ini merupakan bagian dari program Lentera. Kami menamakannya Lentera I, nanti akan berlanjut dengan Lentera II. Melalui lomba ini, kami ingin menumbuhkan semangat keagamaan di kalangan majelis taklim, sekaligus menjadi ajang tahunan dengan piala bergilir,” ungkap Syafridoni.
Ia menambahkan, antusiasme majelis taklim cukup tinggi dalam mengikuti lomba tersebut. “Alhamdulillah, ibu-ibu majelis taklim sangat bersemangat. Insyaallah kegiatan ini akan menjadi agenda rutin tahunan,” katanya.
Lomba penyelenggaraan salat jenazah ini dibuka sebelumnya oleh Anggota DPRD Sumbar, Muhayatul, serta dihadiri oleh Wali Nagari Lakitan Utara, Camat Lengayang, Kapolsek, Danramil, dan pihak KUA Lengayang. Acara penutupan turut diisi dengan tausiyah oleh Buya Aprisal dan zikir bersama.
Muhayatul dalam sambutannya mengapresiasi IPARI Lengayang yang telah mengusung berbagai program keagamaan di tengah masyarakat. Ia menilai kegiatan ini penting untuk memperkuat nilai keagamaan di era kontemporer.
“Kami sangat mendukung apa yang dilakukan IPARI Lengayang. Harapannya program ini terus dilanjutkan, sehingga menjadi pilar keagamaan yang berguna bagi masyarakat,” ujarnya.


