Rabu, 09 Sep 2026 - 14:40 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Nasional

Dies Natalis ke-17 FATETA Unand Angkat Tema Inovasi Pangan dan Teknologi Pertanian Pintar di Era Pasar Global

Andika
Sabtu, 31 Mei 2025 | 10:25 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF — Dalam rangka peringatan Dies Natalis ke-17, Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) Universitas Andalas menggelar seminar bertema “Inovasi Industri Pangan dan Teknologi Pertanian Pintar di Era Pasar Global” yang bertempat di Ruang Seminar Gedung E, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber ternama dari berbagai latar belakang strategis, yaitu Wakil Rektor IV Universitas Andalas Prof. Dr. Henmaldi, S.T., M.Eng.Sc., Direktur Utama PT Alam Anugerah Esensi Dasril, M.M., dan Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis, S.TP. Acara dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Andalas yang diwakili oleh Wakil Rektor, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa “Fakultas Teknologi Pertanian merupakan fakultas yang berdampak langsung kepada masyarakat dari segi teknologi dan inovasi yang bersifat positif, apalagi Indonesia memiliki lahan yang luas serta kekayaan sumber daya alam yang melimpah.”

Dipandu oleh moderator dosen fateta seminar ini membahas berbagai topik strategis terkait inovasi pangan, pemanfaatan teknologi digital, dan tantangan global di sektor pertanian dan industri pangan.

Dalam paparannya, Dasril, M.M., yang juga merupakan anggota DPRD dan alumni teknik, menyampaikan tren global industri pangan yang kini mengarah pada konsumsi makanan sehat, organik, dan berkelanjutan. Ia menyoroti pentingnya menciptakan nilai tambah pada produk lokal seperti gambir, yang potensinya besar namun harganya masih belum stabil di pasar.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa tantangan global seperti perubahan iklim, pertumbuhan penduduk, krisis pangan, hingga fluktuasi harga dan keterbatasan penyimpanan, membutuhkan solusi melalui inovasi teknologi. Salah satu produk unggulan yang telah dikembangkan perusahaannya adalah minyak bawang berbasis teknologi pengolahan modern, yang kini diproduksi hingga 5 ton per hari dan telah dipasarkan hingga ke Malang.

“Pemanfaatan teknologi seperti IoT, big data, kecerdasan buatan, drone, hingga sistem pertanian vertikal dan hidroponik adalah kunci dari pertanian pintar yang bisa meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani,” ungkap Dasril.

Sementara itu, Prof. Dr. Henmaldi, S.T., M.Eng.Sc., dalam presentasinya menyoroti tantangan yang dihadapi pelaku UMKM di sektor pangan, terutama dari sisi desain produk, penempatan pasar, dan sertifikasi. “Banyak UMKM hanya mengandalkan label halal, padahal untuk bersaing di pasar yang lebih luas, mereka harus mulai bergeser ke sertifikasi MD dan memperhatikan kemasan serta strategi pemasaran,” ujarnya.

Baca Juga

Dies Natalis “70 Tahun Mencerdaskan Bangsa” Unand Hadirkan Praktisi Neuroparenting Skill Dr. Aisah Dahlan

Kamis, 20 Agu 2026 | 19:14 WIB

Peringati HUT RI ke -81, Rektor Unand: Perguruan Tinggi Tulang Punggung Kebangkitan Indonesia

Senin, 17 Agu 2026 | 13:28 WIB

Ia menegaskan bahwa inovasi pangan berbasis bahan lokal adalah langkah krusial agar Indonesia tidak tertinggal dalam kompetisi global. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan sektor swasta sangat diperlukan untuk membangun sistem pertanian dan industri pangan yang inovatif dan tangguh.

Menutup sesi seminar, Prof. Henmaldi menyampaikan pesan inspiratif kepada para peserta, “Jangan salahkan badai, atur layar sendiri,” sebagai ajakan untuk beradaptasi secara aktif terhadap perubahan dan tantangan zaman.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi sivitas akademika Fateta Unand dan masyarakat umum untuk memperkuat pemahaman serta semangat kolaborasi dalam menghadapi era globalisasi di sektor pangan dan pertanian.

Tags: Fakultas Peternakan UnandUniversitas Andalas

Berita Lainnya

Dies Natalis “70 Tahun Mencerdaskan Bangsa” Unand Hadirkan Praktisi Neuroparenting Skill Dr. Aisah Dahlan

Kamis, 20 Agu 2026 | 19:14 WIB

Peringati HUT RI ke -81, Rektor Unand: Perguruan Tinggi Tulang Punggung Kebangkitan Indonesia

Senin, 17 Agu 2026 | 13:28 WIB

40 Hari KKN di Parambahan, Mahasiswa Unand Jalankan Program Pendidikan, Kesehatan hingga Pertanian

Minggu, 16 Agu 2026 | 15:19 WIB

Unand Gandeng BTN Cabang Padang Bantu Penyediaan Sarana Air Bersih di Lambung Bukik

Senin, 27 Jul 2026 | 15:45 WIB
Selanjutnya

Menyatukan Langkah Negara: Sinergi Jasa Raharja dan Jampidum dalam Perlindungan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara