Rabu, 09 Sep 2026 - 07:50 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News

Tradisi Rakik-rakik di Maninjau Diusulkan Masuk Kharisma Event Nusantara 2025

Tradisi ini berlangsung sejak lama

Hatta Rizal
Selasa, 8 Okt 2024 | 13:23 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

AGAM,KLIKPOSITIF – Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) mengusulkan tradisi rakik- rakik untuk masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2025.

Tradisi yang melibatkan atraksi rakit hias ini telah menjadi bagian dari budaya masyarakat di sekitar Danau Maninjau sejak zaman penjajahan Belanda.

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disparpora Agam, Adek Ariani, menyampaikan bahwa rakik-rakik sudah terdaftar dalam kalender acara tahunan Kabupaten Agam.

“Tahun ini kami mengusulkan agar rakik- rakik masuk KEN, sehingga kedepan, penyelenggaraan bisa mendapatkan stimulus pembiayaan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI,” ujarnya dikutip dari AMCNews, Selasa 8 Oktober 2024.

Adek menjelaskan bahwa tradisi ini biasanya diselenggarakan untuk meramaikan bulan Syawal.

“Jika mendapat stimulus, tentu iven ini dapat dihelat lebih meriah. Dinas Pariwisata telah melakukan presentasi proposal KEN di hadapan kurator provinsi dan kini menunggu hasil seleksi untuk tahap kurasi terakhir,” tambahnya.

Tradisi rakik-rakik melibatkan rakit yang dibuat dari bambu, dihias menyerupai bangunan tradisional Minangkabau dan masjid, serta dilengkapi dengan badia batuang, sejenis meriam bambu.

Adek menuturkan bahwa tradisi ini berakar sejak masa penjajahan Belanda, ketika kegiatan ini dibuat untuk mengadu domba masyarakat lokal.

“Pada saat itu, setiap jorong dan nagari membuat rakit dengan badia batuang. Pertandingan suara dari rakit-rakit tersebut menjadi hiburan bagi para pemimpin Belanda,” terang Adek.

Dia menambahkan bahwa selain rakit, kapal tongkang juga digunakan dalam tradisi ini, mencerminkan semangat gotong royong masyarakat dalam proses pembuatan rakit dan pelaksanaan acara.

Tahun ini, hanya dua nagari yang menggelar rakik-rakik, yaitu Nagari Maninjau dan Tanjung Sani.

Baca Juga

Bupati Agam Temui Kepala BNPB, Bahas Percepatan Huntap Mandiri dan Dana Tunggu Hunian Tahap II

Selasa, 14 Jul 2026 | 10:54 WIB

Agam Bakal Rehab Puluhan Ruas Jalan yang Rusak Pasca Bencana Hidrometeorologi

Kamis, 25 Jun 2026 | 12:39 WIB

Namun, jika proposal ini diterima KEN, Adek berencana untuk melibatkan seluruh nagari di sekitar danau pada tahun mendatang.

Daerah salingka Danau Maninjau juga memiliki beragam atraksi budaya dan kesenian tradisional, termasuk pacu biduak, talempong uwaik-uwaik, dan permainan tradisional lainnya.

“Kami menggelar berbagai iven setiap tahun untuk mengenalkan potensi daerah, melestarikan budaya, serta kearifan lokal melalui festival seni budaya salingka Danau Maninjau,” jelasnya.

(*)

Tags: Danau ManinjauPemkab AgamTradisi Rakik Maninjau

Berita Lainnya

Bupati Agam Temui Kepala BNPB, Bahas Percepatan Huntap Mandiri dan Dana Tunggu Hunian Tahap II

Selasa, 14 Jul 2026 | 10:54 WIB

Agam Bakal Rehab Puluhan Ruas Jalan yang Rusak Pasca Bencana Hidrometeorologi

Kamis, 25 Jun 2026 | 12:39 WIB

Pasca Galodo, Agam Kebut Pemulihan Infrastruktur

Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:31 WIB

Pemkab Agam Hentikan Pencarian 72 korban Bencana Alam

Selasa, 23 Des 2025 | 15:21 WIB
Selanjutnya

Dharmasraya Komit Dukung Upaya Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara