Sabtu, 07 Nov 2026 - 13:12 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News

Kematian Tragis Harimau Sumatera Bayangi Perjalanan GTD 2024

Muhammad Haikal
Senin, 29 Jul 2024 | 14:05 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF — Eksistensi Harimau Sumatera kian terancam. Kehidupannya semakin terdesak oleh pelbagai ancaman. Habitat kian menyusut, membuat populasinya semakin berkurang. Konflik-konflik yang terjadi berujung pada kematian pun, tak terhindarkan.

Masih segar dalam ingatan, seekor Harimau Sumatera ditemukan mati terlilit sling jerat babi di area perkebunan warga di Jorong Tikalak, Nagari Tanjung,Beringin Selatan, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, Selasa 16 Mei 2023.

Hasil nekropsi, disimpulkan terjadinya pendarahan dibeberapa organ seperti rongga dada, paru-paru, dan pendarahan pada leher. Harimau ini, juga terpapar panas matahari yang sangat tinggi dan hipoksia akut.

Kamis 25 Juli 2024, kejadian serupa terulang. Satu individu ditemukan mati. Penyebabnya sama, sling jerat. Nagari Sungai Pua, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, tempat ditemukan bangkai Harimau itu.

Founder yayasan Jejak Harimau Sumatera, Andri Mardiansyah menilai bahwa peristiwa tragis kematian dua Harimau Sumatera akibat sling jerat dalam dua tahun terakhir di Sumatera Barat, kembali menjadi cerminan dari ancaman serius keberlangsungan hidup satwa pemuncak itu.

Kata Andri, meski rekam jejak kehidupan Harimau Sumatera diwarnai dengan tradisi dan mitologi kuat yang kemudian mampu menghantarkan pada stratifikasi hewan tertinggi, namun belum mampu menjadi benteng kuat untuk membendung kasus serupa agar tidak lagi terjadi.

“Jika disebut harimau ini sudah menjadi salah satu bagian integral dari identitas budaya yang mencerminkan kekayaan tradisi dan nilai-nilai kearifan lokal, seharusnya kejadian serupa tidak terulang lagi. Dijaga betul agar tidak punah,”kata Andri Mardiansyah, Senin 29 Juli 2024.

Andri bilang, terjadinya jalinan protagonis dan antagonis yang memunculkan dua pemaknaan terhadap harimau Sumatera yakni, sebagai sosok yang disakralkan bahkan dianggap memiliki nilai atau dimensi spiritual serta, sebagai sosok yang mengancam jiwa keselamatan, menjadi tantangan besar konservasi harimau saat ini.

“Bicara soal konservasi Harimau Sumatera, tidak bisa ditopangkan ke Pemerintah saja, Kementerian LHK melalui BKSDA misalnya. Butuh sinergi yang kuat termasuk dengan seluruh lapisan masyarakat. Pergerakan penyadartahuan, edukasi dan sebagainya harus lebih masif lagi. Tidak stop di acara seremonial saja,”ujar Andri.

Baca Juga

BKSDA Imbau Waspada Usai Sapi Warga Lubuk Betung Pessel Tewas Diduga Diterkam Harimau

Kamis, 15 Jan 2026 | 16:02 WIB

Harimau Sumatera Masuk Perangkap di Agam, Dievakuasi ke TMSBK

Rabu, 12 Mar 2025 | 14:19 WIB

Peringatan Global Tiger Day alias Hari Harimau Sedunia yang jatuh pada 29 Juli setiap tahunnya, harus dijadikan momentum penting, ajang refleksi upaya pelestarian dengan serius dan keberlanjutan.

“Ancaman nyata yang dihadapi Harimau Sumatera, termasuk perburuan liar, deforestasi, alih fungsi lahan dan apapun itu namanya yang dapat berujung pada hilangnya habitat alami, menjadi PR besar kita bersama. Perlu kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi lingkungan untuk melindungi populasi harimau agar tidak mengikuti jejak saudaranya dari tanah Bali dan Jawa yang sudah punah,”tutup Andri Mardiansyah.

Tags: Harimau

Berita Lainnya

BKSDA Imbau Waspada Usai Sapi Warga Lubuk Betung Pessel Tewas Diduga Diterkam Harimau

Kamis, 15 Jan 2026 | 16:02 WIB

Harimau Sumatera Masuk Perangkap di Agam, Dievakuasi ke TMSBK

Rabu, 12 Mar 2025 | 14:19 WIB

Seorang Pria Luka-luka Diserang Harimau saat Mancing Ikan

Jumat, 29 Nov 2024 | 09:45 WIB
Lepas liar harimau Sumatera Surya Manggala dan Citra Kartini

Surya Manggala dan Citra Kartini, 2 Ekor Harimau Sumatera Dilepasliarkan

Kamis, 9 Jun 2022 | 11:52 WIB
Selanjutnya

Bupati Epyardi Asda dan Hj Emiko Ayah Bunda Pengayom GenRe Sumbar 2024

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara