Rabu, 16 Sep 2026 - 18:59 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Minta Tak Beroperasi, Ratusan Masyarakat Salido Ketek dan Koto Rawang Pessel Demo Perusahaan Galian C

Kiki Julnasri
Jumat, 31 Mei 2024 | 13:14 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

PESSEL, KLIKPOSITIF- Ratusan masyarakat Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat meminta pihak perusahaan galian C di Nagari Koto Rawang menghentikan aktivitasnya, Jumat 31 Mei 2024.

Permintaan penghentian aktivitas galian C ini dilakukan warga dengan berdemo ke lokasi tambang. Warga tersulut amarah, karena sejak pasca banjir pihak perusahaan tetap beroperasi, meski warga masih berduka.

Pantauan Katasumbar, aksi ratusan masyarakat berlangsung sejak pukul 09.00 WIB. Mulai dari long march, warga meminta aktivitas galian dengan berorasi di lokasi tambang galian C dan bubar sekitar pukul 11.30 WIB.

Tokoh masyarakat setempat, Tasril mengungkapkan, demo yang dilakukan warga dari Kampung Salido Ketek dan Nagari Koto Rawang itu adalah bentuk penolakan warga terhadap aktivitas galian di kawasan itu.

Menurutnya, sejak adanya aktivitas galian C hingga kini, masyarakat jadi sulit menanam padi di sawah. Pasal nya, hampir sekitar 50 areal sawah tiga nagari di sekitar area tambang itu menjadi kering.

β€œKalau kita sawah terdampak masuk Salido Ketek dan Koto Rawang ada sekitar 50 hektar lebih kurang. Bahkan sudah ada yang ditimbun batu semua akibat banjir kemarin. Sehingga masyarakat tidak bisa mengolah,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, dengan adanya dampak yang terjadi itu. Pihaknya dari perwakilan masyarakat meminta pihak perusahaan untuk tidak melanjutkan aktivitas. Karena menurut, aktivitas sudah merusak lingkungan.

β€œJadi dari sini kami minta kerendahan hati perusahaan mendengarkan aspirasi masyarakat. Kami ingin tidak ada lagi aktivitas galian C. Harus dihentikan,” ujarnya.

Sementara itu, Pengelola PT. Tigo Padusi, Abdul Kadir membantah tuduhan masyarakat terhadap aktivitas galian C yang dilakukannya.

Menurut, fasilitas dan areal persawahan yang rusak di nagari itu rusak akibat dampak bencana yang terjadi di nagari itu.

β€œItu bohong. Nggak ada. Itu sawah di depan. Saya di sini setiap mengadakan penggalian. Orang tetap ke sawah.

Baca Juga

Viral Bocah Menangis Usai Terjatuh Jemput Ompreng MBG di Pessel, Mengaku Harus Ganti Rp80 Ribu Jika Hanyut

Rabu, 29 Jul 2026 | 10:04 WIB

Heboh, Bangunan Mirip Klenteng di Kawasan Pulau Cubadak Tuai Reaksi

Senin, 20 Apr 2026 | 17:30 WIB

Kalau itu kita sudah tau secara umum. Bukan di sini saja terjadi. Masjid terkena longsor itukan bencana alam. Bukan karena kita,” terangnya.

Meski demikian dengan adanya pertemuan pihak Galian dan Warga yang juga dihadiri pejabat Polres dan Polsek dan Ketua KAN, dengan kesempatan bersama akhirnya aktivitas tambang dihentikan untuk hari ini.

β€œSetelah itu kami diminta berhenti menjelang hasil mediasi sampai izin betul-betul dicabut. Tapi, kalau izin masih ada tentu kita mempertahankan hak kita juga,” jelasnya.

Tags: Pemkab PesselSalido KetekTambang Galian C

Berita Lainnya

Viral Bocah Menangis Usai Terjatuh Jemput Ompreng MBG di Pessel, Mengaku Harus Ganti Rp80 Ribu Jika Hanyut

Rabu, 29 Jul 2026 | 10:04 WIB

Heboh, Bangunan Mirip Klenteng di Kawasan Pulau Cubadak Tuai Reaksi

Senin, 20 Apr 2026 | 17:30 WIB

Tarif Masuk dan Parkir Pantai Carocok Painan Dikeluhkan Saat Libur Lebaran

Kamis, 26 Mar 2026 | 11:31 WIB
Jembatan Akar di Pessel

QRIS Diterapkan, Pemkab Pessel Kerjasama dengan Bank Nagari Kejar PAD Pariwisata Selama Lebaran

Rabu, 18 Mar 2026 | 11:09 WIB
Selanjutnya

Status Gunung Marapi Naik Menjadi Siaga, Gubernur Sumbar Himbau Masyarakatnya Agar Meningkatkan Kewaspadaan

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Β© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara