DHARMASRAYA, KLIKPOSITIF – Kabupaten Dharmasraya di kepung banjir dan tanah longsor, sejak Sabtu dan Minggu (30-31/12). Sedikitnya tujuh dari 11 Kecamatan yang ada terdampak, seperti Kecamatan Koto Besar, Asam Jujuhan, Koto Baru, Kecamatan Pulau Punjung, Kecamatan Sitiung, Sembilan Koto, Kecamatan Koto Salak dan lainnya.
Akibatnya ratusan rumah terendam banjir. dan fasilitas umumnya lainnya seperti rumah ibadah, jembatan gantung, sekolah, areal pertanian, ternak dan lainya juga turut terdampak.Bahkan sebahagian warga terpaksa di evakuasi demi keselamatan dan keamanan .
Khusus Kecamatan Sembilan Koto di samping musibah banjir anda musibah banjir yang terjadi di Nagari Silago, juga terjadi tanah longsor, tepatnya di Jorong Mudik, Nagari Banai , yang menyebabkan terputusnya jalan penghubung antar jorong, dan juga mengakibatan kerusakan dua unit rumah warga setempat
Hal itu diungkapkan Kepala BPBD Eldison melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Dharmasraya, Ardianus Efendi. Minggu (31/12) banjir makin meluas, menyusul meluapnya sejumlah Sungai seperti Sungai Batanghari, Batang Siat dan lainnya. Namun Kecamatan yang terparah, terdampak banjir adalah Kecamatan Koto Baru dan Kecamatan Koto Besar kedalaman air mencapai dua meter. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, begitupun dengan total kerugiaan juga belum bisa di prediksikan
Menurutnya, wilayah dilanda banjir meliputi, Nagari Bonjol, dan Nagari Abai Siat berada di Kecamatan Koto Besar. Sementara di Kecamatan Asam Jujuhan, warga terdampak banjir, berada di Nagari Sinamar dan Nagari Tanjung Alam.
Sedangkan di Kecamatan Koto Baru, terkena banjir adalah Nagari Ampang Kuranji dan Nagari Koto Baru. Di Kecamatan Pulau Punjung, baniir melanda Nagari Gunung Selasih, dan Nagari Empat Koto Pulau Punjung. Sementara di Kecamatan Koto Salak terendam banjir juga dialami oleh warga Nagari Padukuan.
Di katakanya, hal tersebut dikarenakan meluapnya beberapa sungai melintas daerah itu, seperti Sungai Batanghari berada di Kecamatan Pulau Punjung, Sungai Siek, dan Sungai Piruko berada di Koto Baru, Sungai Batang Nobuan berada di Koto Besar, dan Sungai Batang Osom berada di Asam Jujuhan.
“Sejak Sabtu (30/12) kita sudah melakukan evakuasi di daerah Abai dan Bonjol, dengan mengerahkan dua unit perahu karet. Di samping itu Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan, juga langsung ke TKP, jajaran Polres Dharmasraya, TNI, Brimob, perangkat Nagari dan lainya bahu membahu melakukan evakuasi.
Sampai dengan Minggu (31/12) kita masih stand by di lapangan seperti di Kecamatan Koto Baru dan Kecamatan Koto Besar,. Di samping itu juga sudah di dirikan dua buah tenda untuk warga di Nagari Abai dan dapur umum di Nagari Bonjol dan Nagari Abai yang berada di Kecamatan Koto Besar. Sementara di Kecamatan Koto Baru, tepatnya di Nagari Ampang Kuranji, kondisi banjir juga parah







