Solok, Klikpositif – Kondisi Kecamatan Tigo Lurah yang masih terikat ketertinggalan dan keterisoliran menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Solok. Tidak sendiri, Pemkab Solok turut dibantu anggota DPR RI, Athari Gauthi Ardi.
Berbagai program pembangunan dari dana APBN hingga APBD mengalir ke Kecamatan Tigo Lurah. Anggaran melalui program pembangunan infrastruktur tersebut bahkan angkanya mencapai puluhan miliar rupiah.
Wali Nagari Baru Bajanjang, Sabirin mengatakan, program pembangunan di Tigo Lurah sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Mulai dari program BSPS, PISEW hingga pembangunan jalan penghubung antara Kapujan – Rimbo Data.
“Tahun ini Kecamatan Tigo Lurah mendapatkan bantuan BSPS sebanyak 76 unit. Tahun sebelumnya 20 unit, ditambah 100 unit tahun 2021. Kemudian program PISEW di Nagari Simiso dengan dana Rp500 juta,” ungkap Sabirin saat menerima Kunker Bupati Solok, Epyardi Asda dan legislator Athari Gauthi Ardi, Sabtu (26/8/2023) di Nagari Batu Bajanjang.
Yang tidak kalah menggembirakan masyarakat, adanya anggaran pembangunan jalan Kapujan-Rimbo Data dengan total anggaran Rp39 miliar. Akses jalan itu nantinya akan mendorong kemajuan Tigo Lurah dan juga menggerakkan perekonomian.
“Saat ini, secara keseluruhan, dana yang masuk ke Kecamatan Tigo Lurah lebih kurang Rp58 miliar. Mewakili masyarakat, kami sangat berterimakasih terhadap anggota DPRD RI ibu Athari Gauthi Ardi dan Bupati Solok H. Epyardi Asda yang sangat memperhatikan Tigo Lurah,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Solok, H. Epyardi Asda menyampaikan apresiasi terhadap wali nagari dan masyarakat Tigo Lurah yang senantiasa kompak. Semuanya satu suara dan langkah demi kemajuan Tigo Lurah dan Kabupaten Solok.
“Bersama-sama kita membangun Tigo Lurah dan juga Kabupaten Solok. Dengan bantuan dari anggota DPR RI Athari Gauthi Ardi dan juga semua pihak, kita berjuang melepaskan Tigo Lurah dari daerah tertinggi dan terisolir,” bebernya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Epyardi Asda dan Athari juga sekaligus mendengarkan berbagai usulan pembangunan dari masyarakat Batu Bajanjang. Setidaknya ada 42 usulan pembangunan yang disampaikan. Mayoritas pembangunan infrastruktur.






