Sabtu, 07 Nov 2026 - 13:11 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Nasional

Upaya Menurunkan Angka Stunting di Dharmasraya

Fitria Marlina
Jumat, 11 Agu 2023 | 16:21 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF -Jika angka stunting di bawah 19 persen, maka angka stunting akan berada pada posisi aman. Tapi jika sudah pada persentase 24 persen bahkan hampir 25 persen, ini merupakan kondisi yang sangat mengkhawatirkan.

Artinya dari 10 orang Balita yang ada, maka dua atau tiga orang Balita tersebut adalah stunting. Ini, tentu akan menganggu Sumber Daya Manusia (SDM) di sekitar lingkungan yang tentu saja akan berimbas pada penyediaan SDM yang berkualitas, tegasnya

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sumatera Barat Fatmawati. Dalam acara Sosialisasi, advokasi dan KIE penurunan stunting di Sumbar bersama anggota DPR RI Komisi 1X Darul Siska pada Jumat (11/7) di gedung GPU Kecamatan Pulau Punjung. Tampak hadir Camat Pulau Punjung Yulius. Kepala Dinas Sosial P3APPKB diwakili Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Yusni Sri Hartati, Bundo Kanduang, Pemuda dan lainnya.

Baca Juga

Penggilingan Gabah Kerja Sama dengan Bulog Sumbar, Petani dan Huller di Dharmasraya Rasakan Manfaat

Jumat, 27 Feb 2026 | 17:32 WIB

Koperasi Merah Putih Diresmikan, PLN Berikan Listrik Andal

Kamis, 24 Jul 2025 | 10:12 WIB

Sementara itu, angka stunting di Kabupten Dharmasraya naik dari posisi 19 persen menjadi 24 persen lebih di tahun 2022, hal itu berdasarkan hasil dari Survey Status Gizi Indonesia (SSGI). Untuk itu berbagai cara akan dilakukan dalam upaya percepatan penurunan angka stunting baik di Dharmasraya maupun di Sumatera Barat.

“Untuk itu kita tidak henti-hentinya melakukan advokasi,, sosialisasi dan menyampaikan informasi kepada masyarakat, agar tetap peduli dan harus melakukan apa saja untuk membantu mencegah stunting. Pemberian gizi yang seimbang akan dan menutup celah stunting. Banyak hal yang bisa dilakukan atau di perhatikan diantaranya dengan penyiapan usaha prefentif, mulai dari calon penganten, kalau bisa menikah di usia 21 tahun untuk perempuan dan 25 tahun untuk laki-laki. Karena di usia tersebut di anggap sudah siap dari segala hal, seperti siap mental, finansial, phisikologi, lingkungan terutama kesehatan, ” urai Fatmawati.

Di samping itu, juga dilakukan pemberian tablet tambah darah,. Khusus di Kabupaten Dharmasraya, sebanyak 20 persen, pasangan yang akan menikah, masih menderita anemia. Jika tidak di dampingi, maka juga akan memberikan celah atau akan melahirkan anak stunting. Dan bagi ibu hamil juga harus rutin memeriksakan diri ke Faskes, sebanyak enam kali, sehingga tahu akan perkembangan janin. Dan setelah lahir anak juga harua di beri ASI eksklusif selama enam bulan atau tanpa ada makanan pendamping ASI, tegas Fatmawati.

Hal senada diungkapkan anggota DPR RI Komisi IX Darul Siska, kasus stunting merupakan kasus yang harus di fikirkan secara bersama-sama. Terutama orang tua, kerabat dan seluruh stakeholder yang ada. “Menyelamatkan anak stunting harus merupakan skala prioritas, karena ada dua generasi yang harus diselamatkan, yakni generasi hari ini dan generasi mendatang,” tegasnya.

Bapak Asuh

Sementara itu Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Yusni Sri Hartati, menjelaskan, Hingga saat ini tercatat 242 bapak asuh Stunting. Angka tersebut menduduki posisi pertama di sumbar, bahkan Dharmasraya di beri penghargaan oleh Gubernur Sumbar.

Tags: angka stuntingPemkab Dharmasraya

Berita Lainnya

Penggilingan Gabah Kerja Sama dengan Bulog Sumbar, Petani dan Huller di Dharmasraya Rasakan Manfaat

Jumat, 27 Feb 2026 | 17:32 WIB

Koperasi Merah Putih Diresmikan, PLN Berikan Listrik Andal

Kamis, 24 Jul 2025 | 10:12 WIB

Dharmasraya Jadi Sorotan, Nagari Sungai Duo Terpilih jadi Mock Up KDMP Nasional di Sumbar

Senin, 21 Jul 2025 | 17:11 WIB

Dharmasraya Tambah Kuota BPJS PBI Pusat Sebanyak 23.639 Jiwa

Minggu, 20 Jul 2025 | 18:16 WIB
Selanjutnya

Wako Pariaman: IMP Penting untuk Keberhasilan Program KB

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara