SOLSEL, KLIKPOSITIF- Presiden Sorgum Indonesia (PSI), yang juga Staf Ahli Kementerian Pertanian RI MH.Sultan Chaniago mengatakan Kabupaten Solok Selatan dijadikan pilot project tanaman sorgum terintegrasi di Indonesia.
“Untuk pemasaran jangan ragu, karena Sorgum Indonesia siap menampung hasil panen sorgum melalui kontrak langsung dengan para petani,” kata Sultan Chaniago saat penandatanganan Sorgum di Lahan Polres Solok Selatan Kamis, 17 November 2022.
Turut hadir pada kegiatan tersebut Area Manager Bank Syariah Indonesia (BSI) Sumatera Barat Aidil Bustamir, Sekdakab Dr. Syamsurizaldi, Wakapolres, dan PJU polres lainnya serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah kabupaten Solok Selatan.
Dia mengungkapkan dari lebih kurang sembilan Propinsi, dan 120 Bupati yang telah ditemuinya, Bupati Solok Selatan Khairunas ini beda dengan yang lain disebabkan semangat dan dukungannya sangat luar biasa dalam pengembangan Sorgum.
“Termasuk perhatian besar Pak Bupati kepada para Penyuluh Pertanian, bahkan keputusan melantik para penyuluh sebagai fungsional beliau instruksikan langsung di lapangan ketika penanaman perdana sorgum kemarin,” katanya
“Insha Allah tanggal 30 November besok, jika tidak ada hambatan, Bapak Menteri Pertanian kita undang kesini dengan beberapa menteri lain. Nanti kita tampilkan juga design besar perencanaan pembangunan sorgum di Solok Selatan,” imbuhnya
Sementara itu Kapolres Solok Selatan AKBP Arief Mukti Surya Adhi Sabhara Mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bupati Solsel dan Presiden Sorgum Indonesia atas penanaman Sorgum tersebut.
“Tanah kami yang akan ditanam ada 3,5 Ha. Dengan dijadikannya lahan polres sebagai pilot project tanaman sorgum.Ini adalah sebuah kepercayaan kepada kami”, kata Arif Mukti
Dia berharap tanaman ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, yang akhirnya dapat meningkatkan situasi kantibmas.
“Melalui Babhinkantibmas, pihak kepolisian juga siap mendukung berbagai usaha pertanian masyarakat”, katanya.
Sedangkan Bupati Solok Selatan Khairunas mengatakan hal ini adalah bentuk dukungan dan kolaborasi berbagai pihak.
“Sorgum ini “oleh-oleh” dalam kunjungan kami ke Kementan beberapa waktu lalu, dengan harapan dapat membantu perekonomian petani di Solok Selatan,” katanya
Tadi kami juga dapat informasi, imbuhnya bahwa pada akhir bulan ini akan ada kunjungan dari Kementerian Pertanian ke Solsel terkait penanaman sorgum ini.
“Ini adalah hal baru, dan menjadi tantangan bagi kita semua. 50 orang penyuluh pertanian diterjunkan dalam rangka mensukseskan program yang terkait dengan upaya penciptaan ketahanan pangan ini. Termasuk dengan mengikutsertakan peran babhinkantibmas nantinya, melalui Polres Solsel. Jika ini berjalan lancar, Solok Selatan siap menyediakan lahan hingga 9 ribu Ha,” katanya.







