KLIKPOSITIF – Penjabat (Pj) Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda mengatakan, saat ini dunia tengah menghadapi kondisi peliknya ketidakpastian ekonomi. Serta menghadirkan pada keputusan yang sulit untuk menjaga kesehatan ekonomi.
“Untuk menghadapi tantangan yang timbul dari ketidakpastian ekonomi global tersebut, makanya kita membutuhkan data yang berkualitas dan valid untuk mengambil kebijakan dan keputusan yang tepat,” kata Pj. Wako Rida Ananda.
Ia menambahkan, untuk itu Rakor Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) tahun 2022 penting artinya untuk memiliki data sosial ekonomi yang mencakup total penduduk.
“Dengan adanya pendataan awal REGSOSEK ini, kita berharap dapat menangkap dinamika kesejahteraan dan dapat menjadi sumber rujukan data untuk mendapatkan target yang tepat serta integrasi program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.
Hal itu sampaikan PJ wali kota dalam pembukaan Rakor Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek).
Berdasarkan Arahan Presiden Joko Widodo pada 16 Agustus lalu, pelaksanaan Regsosek ini merupakan hal yang mendesak bagi bangsa Indonesia untuk memiliki data sosial ekonomi yang mencakup total penduduk.
PJ Wako Payakumbuh memberikan apresiasi kepada semua pihak atas upaya, dukungan dan komitmen sehingga pembangunan di Kota Payakumbuh dapat berjalan dengan baik.
“Kami juga mengapresiasi BPS Kota Payakumbuh sebagai instansi terpercaya dalam memotret indikator pembangunan yang valid, akurat dan berkualitas,” ucapnya.
2 Kegiatan BPS tahun 2022
Sementara itu Kepala BPS Kota Payakumbuh Dessi Febriyanti mengatakan dalam upaya mendapatkan data yang berkualitas tersebut, tahun 2022 ini ada dua kegiatan besar BPS.
“Kita baru selalai melaksanakan pendataan Sensus Penduduk Lanjutan. Dan Pendataan Regsosek ini akan kita laksanakan pada tanggal 15 Oktober sd 14 November tahun 2022 ini,” katanya.
“Harapan kita dengan pendataan awal Regsosek ini mampu membantu memberikan solusi dari sisi data perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat, sehingga nantinya indikator-indikator makro ini akan menunjukkan tren perbaikan,” pungkasnya.






