Selasa, 22 Sep 2026 - 05:11 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Angka Stunting Rendah di Payakumbuh, Puluhan Anak dapat Bapak Asuh

Eko Fajri
Senin, 5 Sep 2022 | 11:43 WIB
Stunting di Payakumbuh

Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi saat pembahasan stunting daerah itu

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF, PAYAKUMBUH – Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi mengatakan, Payakumbuh termasuk daerah yang rendah dalam hal stunting di Sumatera Barat.

Hal itu disampaikan Riza saat melakukan evaluasi program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) yang telah mulai terlaksana pada daerah itu sejak setengah bulan yang lalu.

Program BAAS dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) disebutkan telah mendapat respon positif oleh masyarakat.

Riza melihat angka stunting termasuk rendah di Payakumbuh karena tingginya kepedulian dan kesadaran masyarakat.

“Angka stunting kita itu sekitar 4,7 persen, dan termasuk yang terendah di Sumbar.

“Ada beberapa daerah, yang bahkan angka stuntingnya lebih dari 20 persen,” kata Wako Riza Falepi kepada media di Payakumbuh, Senin ( 5 September 2022 ).

Riza menambahkan, walaupun angka stunting di Payakumbuh termasuk yang terendah, tapi pemerintah tidak boleh berpangku tangan saja.

Artinya, angka yang 4,7 persen tersebut harus segera tuntas.

“Sebenarnya stunting ini tidak lepas dari kemiskinan. Makanya disini saya mengajak, mari bersama-sama kita untuk menanggulangi kemiskinan ini.

Supaya kebutuhan gizi untuk masyarakat kita tercukupi,” ucapnya.

Wako juga meminta agar lebih serius lagi menangani stunting ini.

Jangan hanya sekedar kejar tayang semata atau mencari popularitas. Karena ini tanggung jawab dunia akhirat.

Baca Juga

Perkuat Program Pembangunan, Kabupaten Solok Luncurkan SPKPD

Rabu, 16 Sep 2026 | 20:19 WIB

Wakili Sumbar di Pentas FEMI 2026, Remaja Asal Kota Solok Raih 2 Penghargaan Bergengsi

Selasa, 8 Sep 2026 | 22:09 WIB

“Disini banyak orang yang ingin berpartisipasi. Tinggal lagi kita untuk menjaga kridebilatas kita,” ujarnya.

Ia menambahkankan, bahwasanya bantuan yang diberikan itu sampai. Laporkan kepada yang bersangkutan untuk apa saja dibelikan bantuan yang mereka berikan.”Saya mengajak, bagi masyarakat kita yang telah berkecukupan jadilah bapak asuh untuk anak-anak kita yang stunting ini.” harapnya.

“Karena sedikit bantuan yang kita berikan, begitu berarti bagi mereka. Sehingga kebutuhan gizi mereka dapat terpenuhi, dan tidak ada lagi generasi penerus kita yang stunting di Payakumbuh,” tukuknya.

26 Orang Anak Miliki Bapak Asuh Melalui Program BAAS Payakumbuh

Sementara itu Kepala Dinas DP3AP2KB Kota Payakumbuh AH Agustion mengatakan sejak program BAAS tersebut diluncurkan, sudah ada delapan orang yang menjadi bapak asuh stunting di Payakumbuh.

“Termasuk Bapak Wali Kota kita, beliau telah menjadi bapak asuh untuk beberapa orang anak stunting di Payakumbuh,” katanya.

“Sampai saat ini sudah ada 26 orang anak yang memiliki bapak asuh,” ungkapnya.

Agustion menjelaskan, untuk tahap awal ini, enam bulan pertama akan diberikan bantuan bahan pangan utama untuk perbaikan gizi anak-anak ini.

“Program BAAS ini sangat membantu. Dan kita juga akan terus mencarikan bapak asuh untuk pemenuhan gizi anak-anak kita yang terkena stunting ini,” ucapnya.

“Selain itu, kita juga berkolaborasi dengan beberapa OPD, agar penanganannya bisa lebih cepat lagi,” tambahnya.

472 Anak di Payakumbuh Terdata Stunting

Despriyani, Dinas Kesehatan yang merupakan Sub Koordinator Kesga Gizi menyebutkan, berdasarkan data dari sistem Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM) pada Februari lalu tercatat 472 anak yang terkena stunting dari 10.227 anak atau 4,7 persen.

“Kita telah melakukan pendataan di 47 kelurahan. Dan untuk data terbaru akan kita update di September ini. Mudah-mudahan angkanya akan terus menurun,” ucapnya.

Ia juga mengatakan, pihaknya telah bekerja sama dengan Kantor Urusan Agama untuk melakukan pemeriksaan kepada calon pengantin tiga bulan sebelum menikah untuk meminimalisir terjadinya stunting.

“Nanti, setiap calon pengantin tidak perlu khawatir karena pemeriksaan ini tidak akan menjadi penghalang untuk menikah,” ujarnya.

“Bila hasil dari pemeriksaan itu terdapat hal yang harus koreksi, maka calon pengantin akan mendapat pendampingan sebelum merencanakan kehamilannya,” terangnya.

Selain itu, Dinkes Kota Payakumbuh juga sudah membentuk interfensi spesifik dengan melakukan pendataan kepada ibu hamil yang beresiko stunting, bayi/balita serta melakukan pembinaan sejak dini kepada remaja putri mulai dari SMP.

“Kami optimis program pendampingan dan pemeriksaan ini akan sukses dalam menurunkan angka stunting di Kota Payakumbuh,” pungkasnya.

Tags: daerahNasionalPayakumbuhStuntingSumbar

Berita Lainnya

Perkuat Program Pembangunan, Kabupaten Solok Luncurkan SPKPD

Rabu, 16 Sep 2026 | 20:19 WIB

Wakili Sumbar di Pentas FEMI 2026, Remaja Asal Kota Solok Raih 2 Penghargaan Bergengsi

Selasa, 8 Sep 2026 | 22:09 WIB

PKK Kota Solok Juara Umum Kategori Outbond Jambore Tingkat Sumbar di Bukittinggi

Jumat, 4 Sep 2026 | 10:34 WIB

IHR Merdeka Cup 2026 di Payakumbuh, Perpaduan Pacuan Tradisional dan Moderen

Minggu, 23 Agu 2026 | 23:22 WIB
Selanjutnya

Rayakan Harpelnas, BPJS Ketenagakerjaan Dorong Pekerja Indonesia Tumbuh dan Kuat

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara