AGAM, KLIKPOSITIF – Petani hanyut di Agam ditemukan dalam kondisi meninggal di Sungai Nanggang Tapian Kandih.
Tubuh korban tersangkut kayu, Rabu 31 Agustus 2022 sekitar pukul 09.40 WIB.
“Jasad korban tersangkut sekitar 3 kilometer dari sepeda motor terparkir,” kata Kalaksa BPBD Agam, Bambang Warsito pada KLIKPOSITIF.
Korban langsung dibawa ke rumah untuk disemayamkan.
Dalam pencarian, BPBD Agam membagi tim jadi IV Seru. Seru I dan II menyisir ladang atau darat.
Kemudian seru III menyisir tepi sungai dan seru IV menyisir sungai dengan perahu.
“Tim gabungan terdiri dari BPBD, TNI, Polri, PMI, Pol PP Damkar dan masyarakat,” ujarnya.
Petani Hanyut di Agam, Motor Terparkir di Tepi Sungai
Sebelumnya, petani di Agam hilang saat hendak pergi ke kebun di Jorong Koto Gadang Nagari Salareh Aia Kecamatan Palembayan.
Petani bernama Andriman Agus (21) itu tidak kunjung pulang saat berangkat ke kebun, Selasa 30 Agustus 2022.
Motor korban terparkir di pinggir Sungai Nanggang Tapian Kandih.
“Dugaan sementara korban hanyut saat hendak menyeberang,” kata Kalaksa BPBD Agam, Bambang Warsito, Rabu pagi.
BPBD Agam menerima informasi petani hilang itu pukul 18.22 WIB. Hingga pukul 21.00 WIB, BPBD Agam dan pihak terkait lainnya melakukan pencarian.
Tim sudah melakukan penyisiran di sungai sejauh 1 kilometer. Karena sudah gelap, pencarian berhenti dan berlanjut pagi tadi.
Pagi ini, tim gabungan kembali melanjutkan pencarian. BPBD Agam menurunkan perahu fiber untuk menyisir sungai.
Pencarian korban juga melibatkan personel TNI, Polri, PMI, pihak nagari dan masyarakat setempat.






