Sabtu, 07 Nov 2026 - 10:16 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Ratusan Ternak Terjangkit PMK di Padang Pariaman, Penanganan Terkendala Hal Ini

Rehasa
Senin, 30 Mei 2022 | 16:05 WIB
Hewan ternak

Hewan ternak

Share on FacebookShare on Twitter

PADANGPARIAMAN, KLIKPOSITIF– Dinas Kesehatan Hewan Kabupaten Padang Pariaman mengungkapkan perkembangan virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di wilayah tersebut.

Hingga kini tercatat sebanyak 297 hewan ternak terjangkit virus PMK.

Baca Juga

Raih 139 Emas, Kota Solok Peringkat Dua Porprov ke-XVI Sumbar

Kamis, 15 Okt 2026 | 10:27 WIB

Koto Gadang, Nagari Tanpa Sumur Bor

Jumat, 9 Okt 2026 | 16:34 WIB

“Kasus ini tersebar di 13 Kecamatan dan baru tiga ekor yang dinyatakan sembuh,” ungkap Dokter Hewan Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan Padang Pariaman, drh. Devi Yanti, Senin 30 Mei 2022.

Ia menjelaskan, tiga ekor yang sembuh itu adalah kasus pertama yang di Kecamatan Ulakan Tapakih.

“PMK ini berkembang cepat namun untuk penyembuhan memerlukan waktu yang cukup lama.

Menurutnya, sampai benar-benar sembuh itu memang butuh waktu yang panjang, karena ada luka-luka yang perlu waktu dalam penyembuhan.

“Selama ini kami selalu melakukan investigasi penyakit pada tiap kasus. Kami lakukan pengobatan untuk ternak yang sakit bahkan melakukan penutupan pasar ternak serta pemyemprotan disinfektan,” jelas dokter itu.

Kendala yang dihadapi

Kendatipun demikian, ia mengakui saat ini tidak semua yang bisa terjangkau karena keterbatasan anggaran.

“Untuk itu kami berupaya untuk mengajukan permohonan penambahan anggaran kepada pemerintah Padang Pariaman untuk melengkapi sarana dan prasarana dalam penanggulangi PMK,” ungkapnya.

Stok obat di Padang Pariaman saat ini bisa dikatakan sudah habis, karena jumalah sapi di Padang Pariaman sekitar 44 ribu.

“Kita memang berharap ada bantuan dari pusat, karena hingga saat ini belum ada. Banyak kekurangan dalam penanganan ini, seperti obat, vaksin dan APD,” sebut dia

Tags: daerahhewanHewan TernakNasionalPadang PariamanpmkSumbar

Berita Lainnya

Raih 139 Emas, Kota Solok Peringkat Dua Porprov ke-XVI Sumbar

Kamis, 15 Okt 2026 | 10:27 WIB

Koto Gadang, Nagari Tanpa Sumur Bor

Jumat, 9 Okt 2026 | 16:34 WIB

Ratusan Taekwondoin Ramaikan Porprov XVI Cabor Taekwondo di Kota Beras

Sabtu, 3 Okt 2026 | 17:23 WIB

Perkuat Program Pembangunan, Kabupaten Solok Luncurkan SPKPD

Rabu, 16 Sep 2026 | 20:19 WIB
Selanjutnya

Sutan Riska Tinjau Kodim 0310 untuk Lihat Pembagian BLT kepada PKL

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara