Minggu, 31 Mei 2026 - 10:59 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Diduga Ganggu Istri Wali Nagari, Forum Wali Nagari Batang Kapas Pessel Minta Kemendes Pecat Oknum PDTI

Kiki Julnasri
Selasa, 29 Mar 2022 | 14:00 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

PESSEL, KLIKPOSITIF– Forum Wali Nagari Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pessel (Pesisir Selatan), Sumatera Barat meminta Kementerian Desa berhentikan Oknum PDTI (Pendamping Desa Teknik Infrastruktur).

PDTI wilayah Kecamatan Batang Kapas, berinisial RY terduga telah melakukan perbuatan amoral.

Perbuatan amoral dengan mengganggu istri wali nagari dengan telepon video telanjang.

Ketua Forum Wali Nagari Kecamatan Batang Kapas, Ulil Amri mengungkapkan akibat hal tersebut, Forum Wali Nagari Kecamatan Batang Kapas menolak keberadaan RY.

“Secara resmi surat permintaan penggantian saudara RY, sudah langsung kami kirim ke Dinas PMD provinsi dan kabupaten serta Camat, kami meminta ia dipindahkan dari Batang Kapas,” ungkap Ulil Amri.

Peristiwa dugaan perbuatan amoral oknum PDTI dilaporkan salah seorang wali nagari.

Salah seorang wali nagari melaporkan perbuatan pelaku ke Forum Wali Nagari.

Dalam Forum Wali Nagari, seluruh wali nagari sepakat meminta oknum PDTI segera diganti.

Perihalnya, perbuatan oknum PDTI dinilai telahΒ  tidak kondusifnya kinerja PDTI dengan wali nagari.

Dalam handphone sang istri, salah seorang wali nagari menemukan bukti video call telanjang petugas PDTI. Video call itu tersimpan dalam berbentuk screenshot. Oknum RY terlihat tanpa busana.

“RY menelepon menggunakan video whatsapp. Itu terjadi akhir Desember 2021, dan kami minta segera ada tindaklanjutnya dari Kemendes,” ujarnya.

Terkait hal itu, sebagai Ketua Forum Nagari dan sebagai suami korban, ia meminta oknum RY segera mendapat sanksi.

Ia berharap, Kemendes bisa mengeluarkan surat penghentiannya sebagai PDTI Batang Kapas.

“Saya menilai ini tidak pantas dan atas kesepakatan Forum Nagari Batang Kapas, kami sepakat RY untuk diganti dan diberhentikan sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Surat Permohonan PDTI Kecamatan Batang Kapas

Forum Wali Nagari Kecamatan Batang Kapas mengaku telah mengirim surat resmi kepada Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Pessel.

Baca Juga

Kota Solok Pelopor Peralihan Total Transaksi Keuangan Daerah Berbasis Syariah di Sumbar

Jumat, 29 Mei 2026 | 23:16 WIB
Petani di lereng Gunung Singgalang panen cabe

Petani Lereng Gunung Singgalang Manfaatkan KUR Hadapi Kondisi Sulit

Rabu, 27 Mei 2026 | 18:21 WIB

Selain TAPM Pessel, Forum Nagari Wali Nagari Batang Kapas juga menembuskan surat tersebut ke Ketua Tim KPW II Sumbar, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Sumbar dan Kabupaten Pessel.

Menurut Ulil Amri, surat itu tertanggal 4 Januari 2022 lalu, ia mengharapkan surat itu segera menjadi pertimbangan Kemendes melalui Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM).

“Sebab kalau tidak segera dipindahkan akan membuat koordinasi RY tidak berjalan di Batang Kapas. Karena kami telah sepakat menolaknya,” tegasnya.

TAPM Pessel Tindaklanjuti Kasus PDTI ke Kemendes

Koordinator TAPM Pessel, Budi membenarkan, adanya surat Forum Wali Nagari Batang Kapas terkait pelaporan perbuatan amoral oknum PDTI dari Forum Wali Nagari Batang Kapas.

Ia mengatakan, terkait pelaporan tersebut pihaknya sudah menindaklanjuti ke tingkat Koordinator Pendamping Wilayah (KPW) II Sumbar dan meneruskan ke Kemendes.

Namun, sejauh ini terkait hal tersebut pihaknya masih menunggu kebijakan lebih lanjut dari KPW II Sumbar dan Kemendes.

“Kita masih menunggu kebijakan lanjutan dari pimpinan. Dan kewenangan itu ada Kemendes langsung,” terangnya.

Tags: daerahkemendesNagari di Batang KapasNasionalPDTIPesselSumbar

Berita Lainnya

Kota Solok Pelopor Peralihan Total Transaksi Keuangan Daerah Berbasis Syariah di Sumbar

Jumat, 29 Mei 2026 | 23:16 WIB
Petani di lereng Gunung Singgalang panen cabe

Petani Lereng Gunung Singgalang Manfaatkan KUR Hadapi Kondisi Sulit

Rabu, 27 Mei 2026 | 18:21 WIB
Penginapan Kristine berdiri sejak tahun 2004 di bibir pantai Pulau SIpora, Kabupaten Kepulauan Mentawai

20 Tahun Lebih Berdiri di Mentawai, Kristine Beradaptasi dengan Transaksi Digital

Senin, 25 Mei 2026 | 13:04 WIB

Polda Sumbar Ingatkan Warga Untuk Waspadai Aktivitas Digital Ilegal

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:01 WIB
Selanjutnya
Will Smith

Will Smith Akhirnya Minta Maaf Kepada Chris Rock di Instagram

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Β© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara