Minggu, 15 Feb 2026 - 04:22 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Pupuk Subsidi Macet, Petani di Padang Pariaman Menjerit

Rehasa
Selasa, 22 Mar 2022 | 16:22 WIB
Pupuk subsidi

Petani di Padang Pariaman

Share on FacebookShare on Twitter

PADANGPARIAMAN, KLIKPOSITIF- Kelompok Tani Alfajri di Nagari Aua Malintang Padang Pariaman mengeluhkan penyusutan hasil panen akibat pemberian pupuk yang terlambat. Mereka mengatakan hasil panen padi tidak sesuai yang diharapkan lantaran terjadi penyusutan.

“Penyusutan ini karena terlambatnya pemberian pupuk sehingga buah padi tidak lebat,” ungkap Dahlan Harun, Ketua Kelompok Tani Alfajri, Selasa 22 Maret 2022.

Dahlan membeberkan, terlambatnya pemberian pupuk bukan karena salah dari petani melainkan karena ketersediannya yang mengalami kemacetan.

“Jadi pas waktu masa pemupukan, kami datangi penyalur pupuk subsidi di nagari ini. Saat itu penyalur mengatakan bahwa pupuk subsidi belum datang,” jelas Dahlan.

Perihal itulah yang membuat tanaman padi di sana terlambat pemupukan sehingga mempengaruhi hasil panen.

“Kalau dibeli pupuk non subsidi harganya sangat tinggi. Tak sanggup kami membelinya dalam skala banyak,” ujarnya.

Baca Juga

Anggota DPR RI Willy Aditia Hibahkan Mobil Operasional untuk SMPN 1 Kota Solok

Sabtu, 14 Feb 2026 | 20:52 WIB

Rektor Unand Efa Yonnedi Bekali Para Wisudawan Hadapi Era Kompetisi yang Semakin Rumit

Sabtu, 14 Feb 2026 | 17:24 WIB

Dia mengatakan harga pupuk subsidi Rp 130 ribu per karung. “Kalau pupuk non subsidi mencapai 700 ribu rupiah. Selisih harga demikian berat bagi kami,” ulas Dahlan.

Dahlan beserta 40 anggotanya terpaksa menerima hasil panen yang sedikit karena macetnya pupuk subsidi di kawasan tersebut.

“Kami berharap pemerintah mencarikan solusi. Hasil panen kami tergantung pada pupuk. Jika persoalan ini masih berlarut, tambah susah hidup kami,” katanya

Berita Lainnya

Anggota DPR RI Willy Aditia Hibahkan Mobil Operasional untuk SMPN 1 Kota Solok

Sabtu, 14 Feb 2026 | 20:52 WIB

Rektor Unand Efa Yonnedi Bekali Para Wisudawan Hadapi Era Kompetisi yang Semakin Rumit

Sabtu, 14 Feb 2026 | 17:24 WIB

Pemko Padang Dorong Program Strategis LPTQ, Wujudkan Generasi Muda Qurani yang Unggul

Sabtu, 14 Feb 2026 | 15:18 WIB

50 Ton Beras dari Dani Faizal Disalurkan, Wako Fadly Amran: Semoga Jadi Teladan Kepedulian

Sabtu, 14 Feb 2026 | 15:11 WIB
Selanjutnya
Ilustrasi

Tarif PPN Naik Mulai Bulan Depan, Menkeu: Masih Dibawah Rata-rata Dunia

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara