Sabtu, 07 Nov 2026 - 10:15 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News

BNPB Libatkan Empat Perguruan Tinggi Assessment Kerusakan Pasca Gempa Pasbar

Joni A. K.
Kamis, 3 Mar 2022 | 20:06 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

PADANG, KLIKPOSITIF – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkul mahasiswa dari empat perguruan tinggi di Sumbar untuk melakukan assessment dan memetakan kerusakan rumah pasca gempa magnitudo 6,2 yang mengguncang Pasaman Barat beberapa hari lalu.

Ketua Rehabilitasi dan Rekonstruksi Universitas Andalas Dr. Febrin Anas Ismail, MT menyebutkan empat perguruan tinggi yang terlibat dalam proses assessment lanjutan ini diantaranya Universitas Andalas, Universitas Negeri Padang (UNP), Universitas Bung Hatta (UBH), dan Institut Teknologi Padang (ITP).

“Prosesnya akan dilaksanakan selama sepuluh hari ke depan,” ujar Febrin, Kamis (3/3).

Disampaikannya ada 106 mahasiswa beserta koordinator nantinya akan melakukan pendataan dan menginput data secara online di lapangan sehingga data realtime yang masuk di inaRISK selalu update.

Menurutnya data yang ada sekarang selalu berubah sehingga masyarakat juga bingung apakah rumahnya bisa direhab atau dibangun kembali.

Selain itu, Febrin juga menyampaikan ada inovasi baru untuk memperbaiki rumah-rumah yang retak akibat bencana gempa ini yakni dengan menggunakan teknologi ferrocement layer atau kawat anyam yang dilapisi semen.

“Jika rumah masih berdiri kokoh dan hanya menimbulkan keretakan pasca gempa, maka rumah tersebut dapat diperbaiki dan dapat diperkokoh dengan kawat anyam ke dinding atau sudut dinding,” tambahnya yang didampingi Prof. Fauzan Ketua Pusat Studi Bencana Universitas Andalas saat pelepasan mahasiswa ke pasaman pada Kamis (3/3) di UPT BNPB Pusdalops Padang.

Selain melakukan proses assessment mahasiswa juga mensosialisasikan proses perbaikan rumah masyarakat.

Baca Juga

Fakultas Pertanian Unand Dorong Petani Gunakan Bakteri Endofit Untuk Padi Sehat

Senin, 26 Okt 2026 | 12:02 WIB

Pasaman Barat Diguncang Gempa M2,1, Kedalaman 15 Kilometer

Selasa, 25 Agu 2026 | 18:20 WIB

Sementara itu, Rektor Universitas Andalas Prof. Yuliandri mengatakan, sebelumnya Unand telah mengirimkan tiga tim ke lokasi terdampak bencana gempa bumi di Pasaman dan sekitarnya.

Tiga tim ini terdiri tim dokter dari rumah sakit Universitas Andalas, Pusat Tanggap Bencana dari Fakultas Keperawatan dan Kesmas, serta Pusat Studi Bencana.

Pusat Studi Bencana telah melakukan quick assessment dan pemetaan awal pasca gempa, namun perlunya assessment lanjutan dengan bekerja sama dengan BNPB melibatkan mahasiswa teknik sipil di empat perguruan tinggi yang ada di Sumbar.

Rektor Yuliandri menekankan kepada seluruh mahasiswa agar bergandengan tangan membantu masyarakat dan pemerintah, jaga kondisi kesehatan dan komunikasi serta kerjakan dengan sepenuh hati dan tuntas.

“Dalam setiap interaksi, tinggalkan kesan positif, tinggalkan kesan yang menyenangkan,” ujar rektor.

Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansyah melepas mahasiswa secara resmi yang didampingi Rektor Universitas Andalas dan Rektor Universitas Bung Hatta Prof. Tafdil Husni, SE, MBA.

Ia mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dari empat Perguruan Tinggi di Sumbar sebagai relawan mapping rumah rusak akibat gempa bumi yang menguncang pasaman barat dan sekitarnya. “Karena rumah rusak ada kategorinya diantaranya Rusak Ringan (RR), Rusak Sedang (RS), dan Rusak Berat (RB),” terangnya.

Diharapkannya kegiatan ini bisa menjadi contoh untuk seluruh wilayah Indonesia dan tentunya jadi amal ibadah.

 

Tags: bantuan gempaGempa Pasaman BaratKorban Gempa Pasaman BaratUnand

Berita Lainnya

Fakultas Pertanian Unand Dorong Petani Gunakan Bakteri Endofit Untuk Padi Sehat

Senin, 26 Okt 2026 | 12:02 WIB

Pasaman Barat Diguncang Gempa M2,1, Kedalaman 15 Kilometer

Selasa, 25 Agu 2026 | 18:20 WIB

UNANDRun 2026 Hadir Meriahkan Dies Natalis ke-70 Universitas Andalas

Jumat, 7 Agu 2026 | 10:55 WIB

Sumbar Diguncang Tujuh Kali Gempa Tektonik dalam Sehari, BMKG Pastikan M4,6 Tak Berpotensi Tsunami

Sabtu, 18 Jul 2026 | 16:05 WIB
Selanjutnya
Masjid Al-Aqsa

Supermarket Besar di Inggris Tarik Kalender Ramadhan Karena Lokasi Masjid Al-Aqsa

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara