Rabu, 09 Sep 2026 - 16:55 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Nasional

Badan Geologi: Gempa Bumi Merusak Sepanjang 2021 Tertinggi dalam 20 Tahun Terakhir, Ada yang Picu Tsunami

Artinya kejadian gempa bumi tersebut telah mengakibatkan terjadinya korban jiwa, kerusakan bangunan, kerusakan lingkungan dan kerugian harta benda,

redaksi
Kamis, 6 Jan 2022 | 13:13 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Koordinator Mitigasi Gempa Bumi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Supartoyo, mengatakan, berdasarkan catatan dari Badan Geologi, sejak tahun 2000 hingga 2021 telah terjadi sebanyak 5 hingga 26 kejadian gempa bumi merusak (destructive earthquake) di Indonesia.

“Artinya kejadian gempa bumi tersebut telah mengakibatkan terjadinya korban jiwa, kerusakan bangunan, kerusakan lingkungan dan kerugian harta benda,” kata Supartoyo.

Ia menambahkan, di tahun 2021, Badan Geologi mencatat telah terjadi sebanyak 26 kejadian gempa bumi merusak di Indonesia. Kejadian gempa bumi merusak pada tahun 2021 merupakan tertinggi dalam kurun 20 tahun terakhir.

Baca Juga

Gempa M4,4 di Laut Kaur Bengkulu Dirasakan hingga Pessel

Rabu, 9 Sep 2026 | 09:37 WIB
gempa pessel, 9/8

24 Gempa Tercatat di PGR VI Selama Sepekan, Satu Terasa di Bengkulu

Jumat, 4 Sep 2026 | 12:10 WIB

Kejadian gempa bumi merusak tahun 2021 diawali dengan gempa bumi di Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah tanggal 4 Januari 2021 dan diakhiri oleh kejadian gempa bumi Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku pada tanggal 30 Desember 2021. Kejadian gempa bumi merusak tersebut mengakibatkan jumlah korban jiwa 119 orang meninggal dan 6.803 orang luka-luka.

“Selama tahun 2021 kejadian gempa bumi yang mengakibatkan dampak besar adalah gempa bumi Mamuju tanggal 15 Januari 2021 dengan magnitudo (M 6,2) pada kedalaman 10 km. Kejadian gempa bumi ini mengakibatkan 105 meninggal, 6.489 orang luka-luka dan kantor Gubernur Sulawesi Barat mengalami rusak berat. Selain itu terjadi gerakan tanah cukup masif yang menutup jalur trans Sulawesi di daerah Tappalang, retakan tanah dan likuefaksi,” jelas Supartoyo.

Sepanjang tahun 2021, terdapat satu kejadian gempa bumi merusak yang memicu terjadinya tsunami yaitu kejadian gempa bumi Teluk Taluti, Kabupaten Maluku Tengah tanggal 16 Juni 2021. Tsunami dipicu oleh gerakan tanah akibat guncangan gempa bumi dengan magnitudo (M 6,1) pada kedalaman 10 km. Tsunami teramati di Pelabuhan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah dengan tinggi rendaman (flow depth) sekitar 1 meter.

Pada tahun 2021 terjadi gempa bumi swarm (swarm earthquake) pada tanggal 23 Oktober hingga awal bulan November 2021 yang mengakibatkan kerusakan bangunan di daerah Ambarawa, Kabupaten Semarang. Menurut BMKG kejadian gempa bumi swarm ini diakibatkan oleh sesar aktif berarah utara – selatan. Sesar aktif ini sebelumnya belum teridentifikasi.

Kejadian gempa bumi merusak tahun 2021 sebagian besar bersumber dari sesar aktif, dan beberapa yang bersumber dari zona penunjaman.

Dari kejadian gempa bumi merusak tahun 2021 itu, terdapat beberapa kejadian gempa bumi yang sumbernya belum teridentifikasi sebelumnya, seperti gempa bumi Tehoru, Maluku Tengah, tanggal 16 Juni 2021, gempa bumi Mamasa tanggal 22 Juli 2021, gempa bumi Tojo-Una-Una (tanggal 26 Juli 2021 dan 28 Agustus 2021), gempa bumi Brebes tanggal 28 September 2021, gempa bumi Bangli-Karangasem tanggal 16 Oktober 2021, gempa bumi Ambarawa tanggal 23 Oktober hingga awal bulan November 2021, gempa bumi Seram Utara tanggal 4 November 2021, dan gempa bumi Kepulauan Selayar tanggal 14 Desember 2021.

Supartoyo mengingatkan, kegiatan penyelidikan gempa bumi harus terus dilakukan guna mengetahui karakteristik sumber-sumber gempa bumi yang belum teridentifikasi.

“Karakteristik sumber-sumber gempa bumi tersebut harus diidentifikasi sebagai masukan untuk melakukan pemutakhiran Peta Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gempa Bumi. Peta KRB Gempa Bumi berguna untuk mendukung kegiatan mitigasi gempa bumi dan masukan pada revisi penataan ruang. Hanya dengan upaya mitigasi, risiko dari kejadian gempa bumi yang mungkin akan berulang di kemudian hari akan dapat diminimalisir,” tutup Supartoyo.

Tags: EsdmGempa Bumigempa bumi merusakjumlah gempa 2021PeristiwaTsunami

Berita Lainnya

Gempa M4,4 di Laut Kaur Bengkulu Dirasakan hingga Pessel

Rabu, 9 Sep 2026 | 09:37 WIB
gempa pessel, 9/8

24 Gempa Tercatat di PGR VI Selama Sepekan, Satu Terasa di Bengkulu

Jumat, 4 Sep 2026 | 12:10 WIB

Lima Kali Gempa Terjadi di Sumbar, Bukittinggi Diguncang Berulang

Sabtu, 29 Agu 2026 | 10:40 WIB

Pasaman Barat Diguncang Gempa M2,1, Kedalaman 15 Kilometer

Selasa, 25 Agu 2026 | 18:20 WIB
Selanjutnya

Bukan ke AC Milan Atau Genoa, Gianluca Di Marzio Sebut Piatek Akan Gabung Fiorentina

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara