Sabtu, 07 Nov 2026 - 13:34 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Nasional

Supardi Ajak Lulusan SMK Buka Lapangan Kerja Bidang Pertanian

Buka lapangan kerja

redaksi
Senin, 3 Jan 2022 | 21:59 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

LIMAPULUHKOTA,KLIKPOSITIF – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat, Supardi mengajak lulusan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Pembangunan Pertanian (PP) Padang Mangateh, Kabupaten Limapuluh Kota membuka lapangan pekerjaan sendiri, khususnya sektor pertanian. Hal itu diungkapkan saat menjadi pembina upacara bendera, Senin, 3 Januari 2022.

“Salah satu fokus pembangunan Sumbar dalam beberapa tahun kedepan adalah memajukan sektor pertanian, kehadiran lulusan SMK yang memiliki keahlian pada bidang tersebut sangat diperlukan untuk menyukseskan program pemerintah daerah tersebut,” katanya.

Ia mengajak para lulusan SMK mengubah pola pikir untuk tidak mencari pekerjaan setelah menyelesaikan pendidikan, melainkan membuka lapangan pekerjaan sendiri.

Jangan terlalu termotivasi untuk berkerja pada sektor formal seperti ASN maupun yang lainya, para lulusan harus bisa menciptakan peluang sendiri dan memberikan dampak lebih terhadap masyarakat sekitar.

“Tidak harus menjadi ASN, lulusan SMK memang dipersiapkan untuk membuka lapangan pekerjaan sendiri,” tegasnya.

Secara geografis lanjut Supardi, Sumbar merupakan wilayah agraris dengan lahan pertanian yang potensial, maka dari itu sektor pertanian masuk dalam program unggulan gubernur yang ditungakan dalam RPJMD provinsi tahun 2022.

“Untuk penunjang pembangunan pertanian pemerintah provinsi mengucurkan anggaran puluhan miliar untuk memajukan sektor ini. Banyak bantuan nantinya untuk kelompok-kelompok tani, masuk didalamnya bantuan sapi dan unggas,” katanya.

Pengotimlan lulusan SMK pada dunia kerja merupakan program strategis pemerintah pusat, sehingga itu menjadi perhatian kusus bagi provinsi, kabupaten hingga kota.

Secara prinsip, kata Supardi, pendidikan vokasi dianggap berhasil, jika siswa dan siswi SMK sudah memiliki sistem keterserapan yang baik bagi lulusannya. Hal itu ditandai dengan keterampilan lulusan sekolah yang menarik perhatian industri.

Baca Juga

DPRD Sumbar Temukan 22 Aset Bermasalah Senilai Rp79 Miliar, Dua BUMD Belum Tuntas Dilikuidasi

Sabtu, 7 Nov 2026 | 13:00 WIB

Peserta Bimtek Apresiasi Perhatian Muhidi, Berharap UMKM Bungus Semakin Maju

Jumat, 6 Nov 2026 | 10:30 WIB

Untuk itu perlu perhatian bersama agar pola pendidikan vokasi diperkuat secara kelembagaan dan sarana pra sarana.

“Khusus SMK PP Pihaknya akan mengupayakan kerjasama dengan pemerintah provinsi agar lulusan diberikan kemudahan kemudahan untuk modal masa depan,” ungkapnya.

Usai menjadi pembina upacara, Supardi menyerahkan bantuan 13 unit komputer all in one untuk sekolah tersebut, tidak hanya komputer namun juga printer.

Sementara itu Kepala SMK PP Negeri Padang Mengateh, Syarbaini mengatakan dalam beberapa tahun terakhir pihaknya telah melakukan uji kompetensi profesi bidang peternakan untuk siswa yang akan lulus, minimal 100 orang. Jika lulus uji tersebut para siswa akan mendapatkan sertifikat kompetensi yang akan berlaku pada tingkat Asia.

Namun apa yang dokumen yang dikeluarkan untuk bekal siswa tersebut ada juga yang tidak berlaku, untuk besar harapan kepada Ketua DPRD Sumbar untuk penggunanan sebagaimana mestinya dokumen tersebut.

SMK PP merupakan satu-satunya sekolah pertanian kususnya bidang peternakan Di Sumatera yang telah mengeluarkan sertifikat kopetensi bagi siswa, harapnya kedenpan para tegana teknis peternakan akan diisi oleh tenaga tenaga kompeten.

Menurutnya para siswa yang nantinya dinyatakan berkompeten akan mendapatkan sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

“Mereka bukan hanya tenaga kerja, tapi menjadi tenaga profesional, kalau sudah punya sertifikat ini, tentu mereka tidak hanya memiliki kemampuan tapi juga memiliki pengakuan dalam bekerja,” katanya.

Tags: Dprd SumbarLapangan KerjaLimapuluh KotaPadang MangatehPertanianSmk

Berita Lainnya

DPRD Sumbar Temukan 22 Aset Bermasalah Senilai Rp79 Miliar, Dua BUMD Belum Tuntas Dilikuidasi

Sabtu, 7 Nov 2026 | 13:00 WIB

Peserta Bimtek Apresiasi Perhatian Muhidi, Berharap UMKM Bungus Semakin Maju

Jumat, 6 Nov 2026 | 10:30 WIB

Dorong Produk Lokal Naik Kelas, Anggota DPRD Sumbar Irwan Zuldani Berikan Bimtek Merek IKM Disperindag

Kamis, 5 Nov 2026 | 09:59 WIB

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Ajak Pelajar Hormati Guru dan Perkuat Literasi

Rabu, 4 Nov 2026 | 10:00 WIB
Selanjutnya
Wali Kota Solok, H. Zul Elfian Umar saat rapat bersama OPD di Balaikota Solok.(Prokomp)

Awali Tahun 2022, Wako Solok Minta OPD Tancap Gas

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara