SOLSEL, KLIKPOSITIF – Ketua DPRD Solok Selatan Zigo Rolanda mengatakan para penyuluh pertanian di daerah itu merupakan motor penggerak program pemerintah, khususnya program unggulan peningkatan ekonomi kerakyatan dan daya saing daerah melalui pengembangan sektor pertanian.
Hal itu disampaikan Zigo saat menyampaikan materi dalam kegiatan training of trainer (TOT) dengan tema membangun profesionalisme penyuluh dalam rangka menyukseskan program suka sapi dan desa korporasi sapi untuk menuju masyarakat Solok Selatan maju bersama sejahtera untuk semua di Hotel Pesona Alam Sangir Padang Aro, Senin (20/12/2021).
“Para penyuluh ini adalah garda terdepan sebagai motor penggerak suksesnya program pemerintah pada sektor pertanian untuk mensejahterakan petani, sebab penduduk Solok Selatan 50 persennya adalah petani, ” kata Zigo
Untuk itu imbuhnya, koordinasi antar penyuluh harus intens sehingga penyuluh pertanian bisa memetakan potensi produk pertanian Solok Selatan sehingga kelompok tani yang didampinginya tidak merugi.
“Misalnya, Jika petani di kecamatan Sangir rata-rata menanam cabe maka penyuluh di KPGD jangan lagi menyarankan kelompok tani yang didampinginya menanam cabe, agar saat panen produksi tidak melimpah yang menyebabkan harga jatuh di pasaran, ” katanya.
Plt. Kepala Dinas pertanian Solok Selatan Richi Amran didampingi Kabid penyuluhan Joni pardilo mengatakan saat ini di daerah itu ada 57 penyuluh pertanian, 25 diantaranya PNS dan 32 pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK).
“Kegiatan TOT ini sebagai upaya peningkatan SDM penyuluh pertanian agar penyuluh dapat lebih memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing dalam pelaksanaan di lapangan sehingga kita datangkan beberapa pemateri di bidang tersebut, ” katanya.







