PARIAMAN, KLIKPOSITIF– Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) II Padang, Laksamana Pertama TNI Endra Sulistiyono lakukan monitoring ke Kota Pariaman.
Danlantamal tersebut disambut Walikota Pariaman, Genius Umar beserta Wawako Mardison Mahyuddin di ruang kerja walikota di Kantor Balaikota.
Laksamana Pertama TNI Endra Sulistiyono menggantikan Laksamana Pertama TNI Hargianto yang memasuki masa purna bhakti pada jabatannya sebagai Komandan Lantamal II Padang dan telah serah terima jabatan pada 2 November 2021 lalu.
Dalam monitoring lapangannya, ia didampingi Wawako Pariaman Mardison Mahyuddin bersama Asisten II Walikota Pariaman Elfis Chandra dan Kadis, Satpol-PP dan Damkar Alfian.
Ia bersama rombongan perwira tinggi di Lantamal II Padang dan rombongan Pemkot Pariaman meninjau langsung monumen TNI AL yang terletak di kawasan Muaro Pantai Gandoriah Kota Pariaman yang lengkap dengan tank perang dan meriamnya.
Laksamana Pertama TNI Endra Sulistiyono, ungkapkan bangganya dan harunya atas upaya dari Pemkot Pariaman yang telah mampu mempertahankan nilai historis dan sejarah perjuangan TNI dalam upaya mempertahankan NKRI pada zaman perang.
” Ini menjadi suatu penghargaan dan penghormatan kepada para pejuang kemerdekaan RI yang gugur dalam upaya mempertahankan kemerdekaan RI pada zamannya, semoga hal ini menjadi sebuah catatan sejarah dan pembelajaran bagi generasi muda Indonesia khususnya Kota Pariaman,” ungkapnya, Rabu 15 Desember 2021.
Ia juga melihat beberapa perencenaan pengembangan potensi kemaritiman yang ada di Kota Pariaman, termasuk melihat lokasi penempatan kapal perang dari TNI Angkatan Laut KRI Teluk Ratai 509 yang telah dihibahkan ke Pemkot Pariaman yang nantinya akan menjadi museum angkatan laut di Kota Pariaman melalui gagagsan Walikota Pariaman Genius Umar.
Mardison Mahyuddin berharap pihak Danlantamal II Padang dan TNI-AL mendukung penuh upaya Pemkot Pariaman dalam mengembangkan potensi maritim dan menjadi nilai wisata dan edukasi bagi generasi muda bangsa ini.
“Pemkot Pariaman telah siapkan beberapa program, dan pembebasan lokasi dan perencanaan pembangunan yang akan dijadikan lokasi tempat bersandarnya Kapal perang dari TNI Angkatan Laut KRI Teluk Ratai 509 di kawasan Pauh Barat, sehingga ini akan menjadi upaya peningkatan ekonomi bagi masyarakat,” tutup Mardison.






