KLIKPOSITIF – Puluhan ton ikan yang ada di keramba Danau Maninjau mati dalam 3 hari terakhir ini.
Pantauan KATASUMBAR jaringan Klikpositif.com, bangkai-bangkai ikan dibiarkan mengapung di pinggir danau dan menimbulkan bau busuk, sebagian lainnya sudah warga kuburkan.
Salah satu warga, Des mengatakan, peristiwa ini akibat adanya angin kencang yang mengaduk-aduk keramba.
“Ikan yang mati itu semuanya yang di keramba, kalau yang di luar keramba tidak ada,” jelasnya Rabu 3 Februari 2021.
Ia mengatakan, fenomena ini lumrah terjadi tiap tahun, warga lokal menyebut “tubo belerang”.
“Namun kejadian awal tahun ini tak sebesar tahun sebelumnya. Dahulu memutih danau karena bangkai,” ucapnya.
Sementara, Sekcam Tanjung Raya Alfian mengatakan, akibat fenomena ini kemungkinan puluhan ton ikan mati.
“Lokasinya di Nagari Maninjau, Bayua, dan Koto Malintang, yang paling banyak mungkin di Nagari Maninjau,” katanya.
Akibat kejadian ini, peternak mengalami kerugian ratusan juta hingga milyaran rupiah.